Keputusan PDI-P Usung Pradi-Afifah di Pilkada Depok 2020 Dianggap Sudahi Desas-desus

Kompas.com - 18/07/2020, 08:56 WIB
Pengumuman Tahapan II 45 Pasangan Calon Kepala Daerah PDI-P untuk Pilkada Serentak 2020, Jumat (17/7/2020). Dokumen PDI-PPengumuman Tahapan II 45 Pasangan Calon Kepala Daerah PDI-P untuk Pilkada Serentak 2020, Jumat (17/7/2020).

DEPOK, KOMPAS.com - DPP PDI Perjuangan telah menerbitkan surat keputusan mengenai rekomendasi resmi pasangan yang akan diusung dalam Pilkada Depok 2020, yakni Pradi Supriatn-Afifah Aliyah.

Pradi adalah kader Gerindra dan Afifah kader PDI-P. Koalisi dua parpol tersebut cukup untuk mendaftarkan pasangan calon ke KPU.

Keputusan itu disampaikan di DPP PDI-P Jakarta, Jumat (17/7/2020) kemarin. Dengan demikian, Pradi-Afifah menjadi pasangan pertama yang akan bertarung dalam Pilkada Depok.

Baca juga: Resmi, PDI-P dan Gerindra Koalisi Usung Pradi Supriyatna-Afifa Alia di Pilkada Depok

Ketua DPC PDI-P Kota Depok, Hendrik Tangke Allo beranggapan bahwa hal ini menyudahi desas-desus soal calon wali kota dan wakil wali kota Depok yang akan diusung koalisi Gerindra-PDI-P.

"Terjawab sudah. Ketika PDI-P memberikan rekomendasi nama kepada DPP nama Pradi-Afifah, kami tidak main-main. Kami buktikan bahwa kami komitmen sejak awal sampai akhirnya hari ini diumumkan langsung oleh DPP partai," ujar Hendrik kepada wartawan, Jumat.

"Jika di luar ada yang berspekulasi akan ada nama lain yang muncul, maka saya anggap gugur. Ini keputusan DPP Partai sudah tidak bisa diganggu gugat, PDI-P dan Gerindra tidak bisa dipisahkan di Kota Depok," imbuhnya.

Namun demikian, kendati keputusan rekomendasi PDI-P sudah dikantongi, tetapi Gerindra belum kunjung menerbitkan keputusan sejenis soal pengusungan Pradi-Afifah di Pilkada Depok 2020.

Baca juga: Alasan Gerindra-PDI-P Usung Pradi-Afifah di Pilkada Depok 2020

Pihak Gerindra menjamin bahwa terbitnya rekomendasi itu tak akan butuh waktu lama.

Pradi Supriatna, wakil wali kota Depok saat ini yang juga menjabat Ketua DPC Gerindra Kota Depok, memastikan bahwa isi surat keputusan rekomendasi dari DPP partainya tidak akan berbeda dengan rekomendasi PDI-P mengenai pencalonannya dengan Afifah.

"Insya Allah dalam waktu dekat, rekomendasi yang sama akan dikeluarkan oleh DPP Gerindra. Tentu saja ini masih menjadi hak dan keputusan DPP," ujar Pradi, Jumat.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menolak Ditindak karena Tak Pakai Masker, Pria Ini Malah Minta Ditembak Polisi

Menolak Ditindak karena Tak Pakai Masker, Pria Ini Malah Minta Ditembak Polisi

Megapolitan
Sudah Ditetapkan KPU, Tiga Paslon Pilkada Tangsel Baru Boleh Kampanye 26 September

Sudah Ditetapkan KPU, Tiga Paslon Pilkada Tangsel Baru Boleh Kampanye 26 September

Megapolitan
Satpol PP Jakbar Sebut Banyak Ojol Tak Jalankan Sanksi PSBB dengan Alasan Antar Pesanan

Satpol PP Jakbar Sebut Banyak Ojol Tak Jalankan Sanksi PSBB dengan Alasan Antar Pesanan

Megapolitan
Wagub DKI Jakarta: Tingkat Kesembuhan Pasien Covid-19 Naik, Tingkat Kematian Turun

Wagub DKI Jakarta: Tingkat Kesembuhan Pasien Covid-19 Naik, Tingkat Kematian Turun

Megapolitan
Polisi Tangkap 10 Tersangka Kasus Aborsi di Jakpus, Ini Peran Mereka

Polisi Tangkap 10 Tersangka Kasus Aborsi di Jakpus, Ini Peran Mereka

Megapolitan
Diduga Gangguan Jiwa, Seorang Pengemudi Diamankan Saat Operasi Yustisi

Diduga Gangguan Jiwa, Seorang Pengemudi Diamankan Saat Operasi Yustisi

Megapolitan
Seminggu Pengetatan PSBB, Uang Denda Pelanggar di Jakbar Mencapai Rp 43,5 Juta

Seminggu Pengetatan PSBB, Uang Denda Pelanggar di Jakbar Mencapai Rp 43,5 Juta

Megapolitan
Dinilai Aneh, Napi Kabur dari Lapas Tangerang Tanpa Bekas Tanah

Dinilai Aneh, Napi Kabur dari Lapas Tangerang Tanpa Bekas Tanah

Megapolitan
KPU Tetapkan Tiga Paslon dalam Pilkada Tangsel: Muhamad-Sara, Azizah-Ruhamaben, dan Benyamin-Pilar

KPU Tetapkan Tiga Paslon dalam Pilkada Tangsel: Muhamad-Sara, Azizah-Ruhamaben, dan Benyamin-Pilar

Megapolitan
Asap Hitam Tebal di Jalan Sawangan Depok, Warga Bakar Ranting Merembet ke Kabel

Asap Hitam Tebal di Jalan Sawangan Depok, Warga Bakar Ranting Merembet ke Kabel

Megapolitan
Jadi Tempat Isolasi Pasien Covid-19 di Bekasi, Hotel Ini Sudah Terapkan Protokol Kesehatan

Jadi Tempat Isolasi Pasien Covid-19 di Bekasi, Hotel Ini Sudah Terapkan Protokol Kesehatan

Megapolitan
Kemenkumham Ingin Napi yang Kabur dari Lapas Tangerang Dieksekusi Mati jika Tertangkap

Kemenkumham Ingin Napi yang Kabur dari Lapas Tangerang Dieksekusi Mati jika Tertangkap

Megapolitan
Polisi Tangkap 10 Pelaku Praktik Aborsi Ilegal di Jakarta Pusat

Polisi Tangkap 10 Pelaku Praktik Aborsi Ilegal di Jakarta Pusat

Megapolitan
Wagub DKI Klaim Kepatuhan Perkantoran Terhadap Protokol Kesehatan Meningkat pada Pekan Pertama PSBB

Wagub DKI Klaim Kepatuhan Perkantoran Terhadap Protokol Kesehatan Meningkat pada Pekan Pertama PSBB

Megapolitan
Kakanwil Kemenkumham Sebut Tak Masuk Akal Napi Bikin Terowongan untuk Kabur dari Lapas Tangerang

Kakanwil Kemenkumham Sebut Tak Masuk Akal Napi Bikin Terowongan untuk Kabur dari Lapas Tangerang

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X