Kompas.com - 09/09/2020, 12:54 WIB

DEPOK, KOMPAS.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Depok resmi mengumumkan visi-misi tiap bakal pasangan calon di Pilkada Depok 2020.

Bakal pasangan calon Pradi Supriatna-Afifah Alia menawarkan slogan visi berbunyi "Kota Depok Mengayomi Semua", dengan dokumen lengkap dapat diakses di sini.

Visi tersebut diturunkan jadi beberapa pokok. Pertama, "Kota Depok Mengayomi", di mana pemerintah kota akan berperan sebagai "penyedia layanan, memberi perlindungan dan rasa aman, serta bertanggung jawab memfasilitasi warga dalam mengusahakan kehidupan yang layak".

Baca juga: Dukungan Koalisi Gemuk Bukan Jaminan Menang bagi Pradi-Afifah di Pilkada Depok

Kedua, "Depok Milik Semua", di mana pemerintah kota menyediakan layanan perlindungan dan kesejahteraan terhadap semua warga tanpa diskriminasi dengan akses yang mudah, selain juga memelihara lingkungan hidup agar mendukung rasa aman, perlindungan, dan kesejahteraan warga.

Misi

Pradi-Afifah menawarkan 5 misi yang dijabarkan secara detail.

1. Pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan yang profesional dan transparan. Beberapa hal yang disorot yakni:

• aksesibilitas dan kualitas pelayanan publik melalui mal pelayanan publik kota

• pengembangan layanan publik berbasis IT

• peningkatan layanan penerbitan akta kelahiran dan pelayanan administrasi kependudukan

Baca juga: Idris versus Pradi, Duel Wali Kota Lawan Wakilnya di Pilkada Depok 2020

2. Mewujudkan sumber daya manusia sehat, cerdas, berdaya saing, dan bahagia. Beberapa hal yang disorot adalah:

• pemerataan aksesibilitas dan kualitas pendidikan formal dan nonformal

• meningkatkan kualitas layanan KB dasar dan kecukupan gizi warga

3. Harmonisasi sarana dan prasarana kota dengan memperhatikan daya dukung. Beberapa hal yang disorot di antaranya:

• integrasi transportasi dengan wilayah Jabodetabek

• meningkatnya kualitas dan kuantitas jalan arteri maupun kolektor

• perbaikan infrastruktur air atau sodetan, meningkatnya pengendalian banjir

• peningkatan pemilahan sampah rumah tangga, revitalisasi smart waste management, konversi sampah ke energi

4. Keamanan dan ketertiban umum. Salah satu yang jadi sorotan adalah meningkatkan infrastruktur untuk menciptakan rasa aman (lampu jalan, CCTV, patroli).

5. Memberdayakan masyarakat dan menciptakan seluas-luasnya kesempatan berusaha. Beberapa hal yang disorot yakni:

• kemudahan mendapatkan kredit modal usaha

• meningkatnya kapasitas fiskal daerah

• meningkatnya penerapan teknologi dan inovasi pengembangan ekonomi hijau dan ekonomi kreatif

Sebagai informasi, Pradi Supriatna merupakan kader Gerindra sekaligus calon petahana, karena saat ini ia menjabat sebagai Wakil Wali Kota Depok.

Sementara itu, Afifah Alia adalah kader perempuan PDI-P yang sempat mencalonkan diri sebagai anggota DPR RI pada Pileg 2019 lalu, namun gagal lolos ke Senayan.

Keduanya diusung Gerindra dan PDI-P ditambah dengan dukungan Golkar, PKB, PAN, dan PSI dengan total dukungan 37 kursi di DPRD.

Mereka akan menghadapi duet Mohammad Idris-Imam Budi Hartono di Pilkada Depok 2020.

Mohammad Idris merupakan Wali Kota Depok saat ini. Ia berasal dari kalangan nonpartai namun dekat dengan PKS.

Sementara itu, Imam Budi Hartono merupakan kader PKS yang juga anggota DPRD Provinsi Jawa Barat. Ia juga sudah 2 periode menjabat anggota DPRD Kota Depok.

Pasangan Idris-IBH diusung oleh PKS berbekal 12 kursi di parlemen, ditambah Demokrat dengan 3 kursi dan PPP dengan 2 kursi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

7 Tempat Nobar Piala Dunia di Tangerang

7 Tempat Nobar Piala Dunia di Tangerang

Megapolitan
Rute Ganjil Genap di Jakarta Desember 2022

Rute Ganjil Genap di Jakarta Desember 2022

Megapolitan
Rute Transjakarta 4F Pinang Ranti-Pulo Gadung

Rute Transjakarta 4F Pinang Ranti-Pulo Gadung

Megapolitan
Terinfeksi Bakteri, 12.859 Kilogram Benih Sayuran Impor Asal Belanda Dimusnahkan

Terinfeksi Bakteri, 12.859 Kilogram Benih Sayuran Impor Asal Belanda Dimusnahkan

Megapolitan
Kurir Tertangkap Basah Saat Asik 'Nyabu' di Kampung Bahari, Nekat Lompat dari Lantai Dua untuk Kabur

Kurir Tertangkap Basah Saat Asik "Nyabu" di Kampung Bahari, Nekat Lompat dari Lantai Dua untuk Kabur

Megapolitan
Tangani Kasus Relokasi SDN Pondok Cina 1, Deolipa Akan Pidanakan Wali Kota Depok

Tangani Kasus Relokasi SDN Pondok Cina 1, Deolipa Akan Pidanakan Wali Kota Depok

Megapolitan
Harga Ayam hingga Cabai Naik di Pasar Anyar Tangerang, Pedagang: Makin Sepi Saja Pembeli...

Harga Ayam hingga Cabai Naik di Pasar Anyar Tangerang, Pedagang: Makin Sepi Saja Pembeli...

Megapolitan
Harga Cabai Rawit Merah di Pasar Jombang Tangsel Tembus Rp 70.000 Per Kilogram

Harga Cabai Rawit Merah di Pasar Jombang Tangsel Tembus Rp 70.000 Per Kilogram

Megapolitan
Kasus Ditutup, Jenazah Sekeluarga yang Tewas di Kalideres Segera Diserahkan ke Keluarga

Kasus Ditutup, Jenazah Sekeluarga yang Tewas di Kalideres Segera Diserahkan ke Keluarga

Megapolitan
Terpeleset ke Selokan Saat Mandi Hujan, Bocah 2 Tahun di Setiabudi Tewas

Terpeleset ke Selokan Saat Mandi Hujan, Bocah 2 Tahun di Setiabudi Tewas

Megapolitan
Polisi Kembali Obrak-abrik Kampung Bahari, Tangkap Pengguna yang Sedang Asik Nyabu

Polisi Kembali Obrak-abrik Kampung Bahari, Tangkap Pengguna yang Sedang Asik Nyabu

Megapolitan
Dian 'Denial' Ibunya Telah Meninggal, Salah Satu Alasan Renny Margaretha Tak Dimakamkan

Dian "Denial" Ibunya Telah Meninggal, Salah Satu Alasan Renny Margaretha Tak Dimakamkan

Megapolitan
Dugaan Adanya Paham Apokaliptik di Balik Tewasnya Satu Keluarga Kalideres Terbantahkan

Dugaan Adanya Paham Apokaliptik di Balik Tewasnya Satu Keluarga Kalideres Terbantahkan

Megapolitan
'Chat' Emosional di Ponsel Keluarga Kalideres Ditulis Dian, Berisi Curhat Percintaan dan Motivasi

"Chat" Emosional di Ponsel Keluarga Kalideres Ditulis Dian, Berisi Curhat Percintaan dan Motivasi

Megapolitan
Psikolog Nilai Renny Margaretha Miliki Kepribadian Kuat, Kecil Kemungkinan Bunuh Diri

Psikolog Nilai Renny Margaretha Miliki Kepribadian Kuat, Kecil Kemungkinan Bunuh Diri

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.