Polisi Pulangkan Sejumlah Pedemo Tolak Omnibus Law yang Diamankan di Sekitar Istana

Kompas.com - 21/10/2020, 11:44 WIB
Pelajar saat ditangkap polisi di Kawasan Patung Kuda, jalan M.H Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (20/10/2020) KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGPelajar saat ditangkap polisi di Kawasan Patung Kuda, jalan M.H Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (20/10/2020)

JAKARTA, KOMPAS.com - Polda Metro Jaya mengamankan 33 pedemo yang menolak omnibus law Undang-Undang Cipta Kerja di sekitaran Istana Negara, Jakarta pada Selasa (20/10/2020) kemarin.

Setelah dilakukan pemeriksaan, saat ini beberapa di antaranya sudah dipulangkan.

"Iya ini pagi ini sudah kita pulangkan. Rata-rata pelajar, pengangguran, sama anarko," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus kepada wartawan, Rabu (21/10/2020).

Yusri menjelaskan, sejumlah pedemo yang diamankan itu sudah diperiksa oleh polisi.

Baca juga: 33 Pelajar Diamankan Saat Demo di Sekitar Istana, Kapolda Duga Kelompok Anarko

Hasilnya, mereka mendapatkan ajakan untuk mengikuti aksi unjuk rasa yang kemudian akan berujung ricuh.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kita amankan macam-macam dari handphone mereka, semuanya ada (ajakan demo). (barang bukti sajam) Tidak ada," kata Yusri.

Sebelumnya, belasan remaja yang hendak mengikuti unjuk rasa di kawasan Patung Kuda Arjuna Wiwaha diamankan polisi.

Pantauan Kompas.com pukul 14.25 WIB, belasan remaja ini tampak berjalan dari arah Medan Merdeka Timur mengarah masuk ke dalam barisan massa yang tengah unjuk rasa di kawasan Patung Kuda Arjuna Wiwaha.

Namun, belum sampai masuk dalam barisan massa, para remaja yang saat itu bergerombol langsung digiring masuk ke dalam Pos Polisi Monas di kawasan Patung Kuda.

Baca juga: Polisi Sebut Pelajar yang Terlibat Demo UU Cipta Kerja di Jakarta Hari Ini Berkurang

Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana mengatakan, sebanyak 33 pelajar diamankan polisi saat demo tolak Undang-undang Cipta Kerja di kawasan Istana Negara Jalan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (20/10/2020).

Halaman:


Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mahasiswa UPN Veteran Jakarta Demo di Kampus Terkait Kematian Rekannya Saat Pembaretan Menwa

Mahasiswa UPN Veteran Jakarta Demo di Kampus Terkait Kematian Rekannya Saat Pembaretan Menwa

Megapolitan
Polantas Penembak di Exit Tol Bintaro Belum Jadi Tersangka, Polda Metro Sebut Kurang Alat Bukti

Polantas Penembak di Exit Tol Bintaro Belum Jadi Tersangka, Polda Metro Sebut Kurang Alat Bukti

Megapolitan
Tak Pernah Kebagian Kuota, Warga Senang Akhirnya Bisa Vaksinasi Covid-19 Saat Belanja di Pasar

Tak Pernah Kebagian Kuota, Warga Senang Akhirnya Bisa Vaksinasi Covid-19 Saat Belanja di Pasar

Megapolitan
Buruh Berencana Gugat ke Pengadilan jika Anies Tak Revisi UMP 2022 Jakarta

Buruh Berencana Gugat ke Pengadilan jika Anies Tak Revisi UMP 2022 Jakarta

Megapolitan
Polda Metro Jaya Belum Tetapkan Anggotanya Jadi Tersangka Penembakan di Exit Tol Bintaro, Apa Alasannya?

Polda Metro Jaya Belum Tetapkan Anggotanya Jadi Tersangka Penembakan di Exit Tol Bintaro, Apa Alasannya?

Megapolitan
Pemkot Bekasi Kucurkan Dana Rp 2,1 Miliar untuk Atlet Peraih Medali PON XX Papua

Pemkot Bekasi Kucurkan Dana Rp 2,1 Miliar untuk Atlet Peraih Medali PON XX Papua

Megapolitan
Profil Ahmad Sahroni, 'Crazy Rich' Tanjung Priok yang Ditunjuk Anies Jadi Ketua Pelaksana Formula E

Profil Ahmad Sahroni, "Crazy Rich" Tanjung Priok yang Ditunjuk Anies Jadi Ketua Pelaksana Formula E

Megapolitan
Penembak di Exit Tol Bintaro adalah Polantas, Berawal Laporan Warga yang Merasa Dibuntuti

Penembak di Exit Tol Bintaro adalah Polantas, Berawal Laporan Warga yang Merasa Dibuntuti

Megapolitan
Pengelola Hotel dan Mal di Kota Tangerang Dilarang Gelar Pesta Tahun Baru 2022

Pengelola Hotel dan Mal di Kota Tangerang Dilarang Gelar Pesta Tahun Baru 2022

Megapolitan
Kronologi Penembakan Misterius di Exit Tol Bintaro, Berawal dari Warga yang Diikuti Mobil Tak Dikenal

Kronologi Penembakan Misterius di Exit Tol Bintaro, Berawal dari Warga yang Diikuti Mobil Tak Dikenal

Megapolitan
Pemkot Tangerang Terapkan PPKM Level 3 Saat Libur Natal dan Tahun Baru, Berikut Peraturannya

Pemkot Tangerang Terapkan PPKM Level 3 Saat Libur Natal dan Tahun Baru, Berikut Peraturannya

Megapolitan
Penembak Misterius di Tol Bintaro Ternyata Seorang Polisi Lalu Lintas

Penembak Misterius di Tol Bintaro Ternyata Seorang Polisi Lalu Lintas

Megapolitan
Antisipasi Varian Omicron, Wali Kota Tangerang Minta RS Tingkatkan Kewaspadaan

Antisipasi Varian Omicron, Wali Kota Tangerang Minta RS Tingkatkan Kewaspadaan

Megapolitan
Terekam CCTV, Aksi 2 Maling Curi Motor di Sunter

Terekam CCTV, Aksi 2 Maling Curi Motor di Sunter

Megapolitan
Sopir Mercy yang Lawan Arah di Tol JORR Ganti Biaya Perbaikan 2 Mobil yang Ditabraknya

Sopir Mercy yang Lawan Arah di Tol JORR Ganti Biaya Perbaikan 2 Mobil yang Ditabraknya

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.