Anak 12 Tahun Ditemukan Meninggal setelah Hanyut di Kali Ciliwung Depok

Kompas.com - 02/11/2020, 20:52 WIB
Ilustrasi THINKSTOCK.COMIlustrasi

DEPOK, KOMPAS.com - Seorang anak berinisial K (12) ditemukan telah meninggal dunia oleh warga Kalimulya, Cilodong, Depok, Senin (2/11/2020). Sebelumnya K diketahui hanyut di Kali Ciliwung, pada hari yang sama.

Kapolsek Sukmajaya AKP Ibrahim Sadjab berujar, tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, melainkan hanya luka di kepala karena korban tersangkut bebatuan di dekat area Jembatan Orange.

"Pada pukul 14.00, saksi pada saat jaga jembatan penyeberangan diberitahu oleh pengendara motor yang melintas jembatan bahwa ada orang hanyut," jelas Ibrahim melalui keterangan tertulisnya kepada wartawan.

"Sungai itu dangkal, korban menyangkut di bebatuan dasar sungai yang berjarak sekitar 3 meter dari pinggir sungai," lanjutnya.

Baca juga: Bocah Hanyut ke Kali Mampang, Warga Sebut Saluran Air Komplek Polri Pondok Karya Berbahaya

Terpisah, Kepala Bidang Penanggulangan Bencana Dinas Pemadam Kebakaran Kota Depok, Denny Romulo berujar, korban hanyut sekitar 3 kilometer dari lokasi kejadian di dekat Pintu Air Citayam.

"Korban sedang berenang berenang, kemudian dia hanyut. Cuma kita cek ke yang di sana, tidak ada yang merasa kehilangan," ujar Denny.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Karena tidak ada yang mengenali korban, maka jasad korban sementara dibawa ke RS Polri Kramatjati.

"Tinggi 150 cm, laki-laki, pakaian terakhir celana dalam abu-abu, rambut lurus pendek rapi, kulit sawo matang, kurus, berat sekitar 45 kilogram," jelas Denny soal ciri-ciri korban.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lurah Cijantung, Jakarta Timur, Meninggal Dunia karena Covid-19

Lurah Cijantung, Jakarta Timur, Meninggal Dunia karena Covid-19

Megapolitan
Pasien di RS Wisma Atlet Hari Ini Berkurang, Jadi 8.414

Pasien di RS Wisma Atlet Hari Ini Berkurang, Jadi 8.414

Megapolitan
MUI Imbau Warga di Zona Merah Ganti Shalat Jumat dengan Dzuhur

MUI Imbau Warga di Zona Merah Ganti Shalat Jumat dengan Dzuhur

Megapolitan
Catat, Ini Daftar 21 RS Rujukan Covid-19 di Kota Bogor

Catat, Ini Daftar 21 RS Rujukan Covid-19 di Kota Bogor

Megapolitan
Pemkot Bekasi Terima Rp 24 Miliar dari Kemenkes untuk Operasional RSUD

Pemkot Bekasi Terima Rp 24 Miliar dari Kemenkes untuk Operasional RSUD

Megapolitan
RS Hampir Penuh, Satgas Covid-19 Depok Sebut Kondisi Sudah Sangat Berat

RS Hampir Penuh, Satgas Covid-19 Depok Sebut Kondisi Sudah Sangat Berat

Megapolitan
Jakarta Buka Posko Siaga Covid-19 24 Jam, Tersebar di Semua Kelurahan

Jakarta Buka Posko Siaga Covid-19 24 Jam, Tersebar di Semua Kelurahan

Megapolitan
Imbau Dirikan Tenda Darurat Perawatan Pasien Covid-19, Anies: Rumah Sakit Sudah Penuh

Imbau Dirikan Tenda Darurat Perawatan Pasien Covid-19, Anies: Rumah Sakit Sudah Penuh

Megapolitan
Kasus Covid-19 Meledak, Jakarta Krisis Tenaga Kesehatan

Kasus Covid-19 Meledak, Jakarta Krisis Tenaga Kesehatan

Megapolitan
Liza Putri Noviana, Nakes Pertama di Wisma Atlet yang Gugur Terpapar Covid-19

Liza Putri Noviana, Nakes Pertama di Wisma Atlet yang Gugur Terpapar Covid-19

Megapolitan
Tangerang Zona Merah, Pemkot Imbau Shalat Jumat Diganti Zuhur

Tangerang Zona Merah, Pemkot Imbau Shalat Jumat Diganti Zuhur

Megapolitan
Ingat, Hari Ini Terakhir Lapor Diri PPDB Jakarta Jalur Zonasi SD dan Afirmasi SMP/SMA/SMK

Ingat, Hari Ini Terakhir Lapor Diri PPDB Jakarta Jalur Zonasi SD dan Afirmasi SMP/SMA/SMK

Megapolitan
Anies Sebut Sebagian Besar Pasien Covid-19 di Jakarta Bergejala Sedang

Anies Sebut Sebagian Besar Pasien Covid-19 di Jakarta Bergejala Sedang

Megapolitan
Anies: Menambah Tenaga Kesehatan Tak Bisa Secepat Penambahan Kasus Covid-19

Anies: Menambah Tenaga Kesehatan Tak Bisa Secepat Penambahan Kasus Covid-19

Megapolitan
Rekor Baru Covid-19 di Jakarta Capai 7.505, Semua Rumah Sakit Diminta Bangun Tenda Darurat

Rekor Baru Covid-19 di Jakarta Capai 7.505, Semua Rumah Sakit Diminta Bangun Tenda Darurat

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X