Jalan Bulungan Ditutup, Pengendara Mobil Tabrak Pembatas Jalan, lalu Marahi Satpam dan Satpol PP

Kompas.com - 08/01/2021, 23:23 WIB
Seorang pengendara motor mengaku sebagai warga di Jalan Mendawai 1 memaksa masuk ke Jalan Bulungan yang sedang ditutup karena PSBB Masa Transisi pada Jumat (8/1/2021) pukul 22.41 WIB. KOMPAS.com/WAHYU ADITYO PRODJOSeorang pengendara motor mengaku sebagai warga di Jalan Mendawai 1 memaksa masuk ke Jalan Bulungan yang sedang ditutup karena PSBB Masa Transisi pada Jumat (8/1/2021) pukul 22.41 WIB.

JAKARTA, KOMPAS.com - Seorang pengendara mobil Toyota Rush dengan pelat nomor B 1093 ZFP nekat menabrak penutup jalan dari pipa berisi semen di pertigaan Jalan Mendawai 1, Kramat Pela, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (8/1/2021) malam.

Pengendara tersebut memaksa untuk melewati jalan yang sedang ditutup karena pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi di kawasan Bulungan setiap akhir pekan.

Pantauan Kompas.com, mobil tersebut melaju cukup kencang dari arah selatan Jalan Bulungan menuju arah perempatan lampu merah.

Pengendara kemudian menabrak penanda jalan ditutup, lalu memarahi satpam Jalan Mendawai 1 yang tengah berjaga.

Satpam tersebut sempat kembali menutup jalan dan mengarahkan untuk melewati Taman Ayodya.

Namun, pengendara tersebut terus memaksa untuk lewat.

“Kalau ditutup saya mau lewat mana, enak aja,” ujar laki-laki paruh baya tersebut.

Baca juga: Anies Sudah Tanda Tangani Pergub soal PPKM Jakarta

Kemudian, satpam tersebut terpaksa membuka penutup jalan tersebut.

“Saya lihat dia jalan kencang, sepertinya sengaja. Masak segede itu enggak lihat pembatas jalan? Saya lagi bantuin bangunin pembatas jalan, malah diomelin,” ujar satpam di Pos Jalan Mendawai 1 Widodo saat ditemui Kompas.com.

Kemudian, mobil tersebut melaju kencang ke arah perempatan lampu merah Jalan Bulungan.

Pengendara tersebut juga sempat memaksa dan memarahi anggota Satpol PP yang berjaga untuk membuka jalan yang ditutup menggunakan cone plastik.

Kemudian, anggota Satpol PP terpaksa membuka penutup jalan setelah ia mengaku berasal Kejaksaan Agung.

Sementara itu, polisi di perempatan Jalan Bulungan yang berjaga tak berbuat apa-apa.

Saat dikonfirmasi Kompas.com, ia mengaku tak tahu Jalan Bulungan yang ditutup pada akhir pekan selama PSBB masa transisi.

“Jalan yang ini (arah perempatan Bulungan) enggak ditutup, itu yang ditutup (arah ke SMA 70). Saya ini orang sini (Bulungan). (Dari tahun) 1983 saya di sini,” katanya sambil menunjuk jalur arah ke SMA 70.

Baca juga: Ada 111 Klaster Keluarga di Jakarta Pascalibur Natal dan Tahun Baru, 351 Orang Positif Covid-19

Pengemudi mobil tersebut masih bersikeras bahwa jalan mengarah ke Bulungan tidak ditutup.

Saat lampu lalu lintas sudah hijau, mobil Toyota Rush tersebut tancap gas ke arah Jalan Pati Unus.

Sementara itu, Widodo mengaku ragu jika pengemudi Toyota Rush mengaku warga Bulungan.

Peristiwa penabrakan pembatas jalan diakui Widodo baru kali ini terjadi selama kawasan Bulungan ditutup.

“Kalau warga sini pasti sudah tahu jalan ditutup, terus lewat Taman Ayodya. Dari lingkungan sini sudah ada edaran pemberitahuan penutupan jalan. Kalau dia ngaku orang sini, enggak mungkin maksa lewat,” ujar Widodo.

Masih ada yang melanggar

Hingga pukul 22.41 WIB, ada satu motor dan mobil yang memaksa untuk masuk ke wilayah Jalan Bulungan saat ditutup.

Pengendara motor tersebut mengaku warga di Jalan Mendawai.

“Saya bawa mobil ini. Saya tinggal di dalam (Mendawai 1),” ujar pengendara motor dengan pelat nomor B 6828 STF.

Pengendara motor tersebut langsung memindahkan cone tanpa menghiraukan imbauan anggota Satpol PP.

Ia berusaha membuka paksa akses Jalan Bulungan yang tengah ditutup agar mobil yang bersamanya bisa lewat.

Baca juga: Pandemi Covid-19 di Jakarta Kian Memburuk, Tambah 2.959 Kasus, Totalnya Tembus 200.658

Anggota Satpol PP mengimbau pengendara tersebut untuk masuk melalui Taman Ayodya.

Namun, ia bersikeras untuk melewati jalan yang sedang ditutup.

Seorang anggota polisi dari Polsek Kebayoran Baru yang berjaga di pembatas jalan kemudian membiarkan pengendara motor dan mobil tersebut lewat.

“Ya sudah masuk-masuk,” kata polisi tersebut saat anggota Satpol PP tersebut melarang pengendara motor dan mobil masuk.

Kemudian, mobil Gran Max hitam berplat nomor B 1748 SU melaju masuk ke Jalan Bulungan dan berbelok ke arah Jalan Mendawai 1.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kebun Binatang Ragunan Buka Jumat Besok, Hanya untuk Pengunjung ber-KTP Jakarta

Kebun Binatang Ragunan Buka Jumat Besok, Hanya untuk Pengunjung ber-KTP Jakarta

Megapolitan
Lebaran di Rumah Bareng Keluarga, Anies Tidak Adakan Open House

Lebaran di Rumah Bareng Keluarga, Anies Tidak Adakan Open House

Megapolitan
Ajakan Anies di Perayaan Idul Fitri 2021: Mari Doakan Saudara Kita di Palestina

Ajakan Anies di Perayaan Idul Fitri 2021: Mari Doakan Saudara Kita di Palestina

Megapolitan
Di Luar Prediksi Pengurus Masjid Luar Batang, Jumlah Jemaah Shalat Id Lebih dari 50 Persen Kapastitas

Di Luar Prediksi Pengurus Masjid Luar Batang, Jumlah Jemaah Shalat Id Lebih dari 50 Persen Kapastitas

Megapolitan
Shalat Id Kembali Digelar di Lapangan Velodrome, Jumlah Jemaah Lebih Banyak Dibanding Tahun Lalu

Shalat Id Kembali Digelar di Lapangan Velodrome, Jumlah Jemaah Lebih Banyak Dibanding Tahun Lalu

Megapolitan
Shalat Idul Fitri di Balaikota Depok Batal, Tenda Dibongkar

Shalat Idul Fitri di Balaikota Depok Batal, Tenda Dibongkar

Megapolitan
Stadion Patriot Akan Jadi Tempat Isolasi Pemudik yang Kembali ke Bekasi

Stadion Patriot Akan Jadi Tempat Isolasi Pemudik yang Kembali ke Bekasi

Megapolitan
Pilih Laksanakan Shalat Id di Masjid, Warga: Supaya Lebih Khusyuk

Pilih Laksanakan Shalat Id di Masjid, Warga: Supaya Lebih Khusyuk

Megapolitan
Ribuan Jemaah Shalat Id di Masjid KH Hasyim Ashari, Protokol Kesehatan Diterapkan

Ribuan Jemaah Shalat Id di Masjid KH Hasyim Ashari, Protokol Kesehatan Diterapkan

Megapolitan
Gubernur Anies Shalat Id di Rumah Pribadi Sesuai Imbauan Perayaan Idul Fitri di Jakarta

Gubernur Anies Shalat Id di Rumah Pribadi Sesuai Imbauan Perayaan Idul Fitri di Jakarta

Megapolitan
Semua Masjid Gelar Shalat Id, Wali Kota Bekasi: Lebaran Tahun Ini Lebih Semarak

Semua Masjid Gelar Shalat Id, Wali Kota Bekasi: Lebaran Tahun Ini Lebih Semarak

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Pemudik yang Kembali Harus Bawa Surat Bebas Covid-19 | PNS Ogah Naik Jabatan

[POPULER JABODETABEK] Pemudik yang Kembali Harus Bawa Surat Bebas Covid-19 | PNS Ogah Naik Jabatan

Megapolitan
Ribuan Jemaah Shalat Id di Masjid Al-Azhar

Ribuan Jemaah Shalat Id di Masjid Al-Azhar

Megapolitan
Gelar Shalat Id, Masjid Keramat Luar Batang Dipadati Jemaah

Gelar Shalat Id, Masjid Keramat Luar Batang Dipadati Jemaah

Megapolitan
Dua Kelompok Remaja di Jatinegara Tawuran karena Petasan, Seorang Bocah Terluka

Dua Kelompok Remaja di Jatinegara Tawuran karena Petasan, Seorang Bocah Terluka

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X