Kabel Listrik Rumah Pompa Dukuh Atas Ditarik Paksa Orang Tak Dikenal

Kompas.com - 21/01/2021, 17:27 WIB
Petugas penjaga Rumah Pompa Dukuh Atas sedang melihat mesin pompa yang sudah kembali berfungsi normal, Selasa (12/12/2017). KOMPAS.com/IWAN SUPRIYATNAPetugas penjaga Rumah Pompa Dukuh Atas sedang melihat mesin pompa yang sudah kembali berfungsi normal, Selasa (12/12/2017).
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Saluran kabel listrik menuju meteran listrik di Rumah Pompa Dukuh Atas ditarik paksa orang tak dikenal.

Kepala Seksi Jalan, Jembatan, dan Kelengkapan Jalan Sudin Bina Marga Jakarta Pusat Yudha Catur Suharnanto mengatakan, kabel yang ditarik paksa itu ditemukan oleh petugas PLN pada 14 Januari lalu.

"Sebenarnya itu kejadian ketauan di tanggal 14 Januari," kata Yudha saat dihubungi melalui telepon, Kamis (21/1/2021).

Yudha mengatakan, saat itu petugas PLN memeriksa meteran kWh di area Rumah Pompa Dukuh Atas dan menemukan kabel yang berfungsi sebagai pengukur arus listrik.

Baca juga: Anggota DPRD Ingatkan Pemprov DKI Antisipasi Klaster Covid-19 di Pengungsian Banjir

Sebab, meteran kWh di Rumah Pompa Dukuh Atas tidak berjalan seperti dalam keadaan normal.

"Begitu dicek karena meteran pompa ada di luar lingkungan rumah pompa. Begitu dicek meteran sudah jatuh di bawah tanah," kata Yudha.

Yudha mengatakan, PLN kemudian memberikan laporan berita acara bahwa kabel yang terhubung ke meteran kWh milik rumah pompa ditarik secara paksa.

"Kalau di berita acara PLN ditarik secara paksa," kata Yudha.

Meski demikian, kata Yudha, peristiwa tersebut tidak mengganggu operasional rumah pompa karena kabel yang ditarik oleh orang yang tidak dikenal tidak mengganggu suplai listrik ke rumah pompa.

Baca juga: Siaga Banjir, Pemprov DKI Siapkan 487 Pompa Stasioner

Yudha mengatakan, tidak ada barang atau kabel yang hilang dalam peristiwa tersebut.

Dia mengatakan, saat ini Sudin Bina Marga mengusulkan untuk dipasang kamera CCTV di area rumah pompa agar pencabutan kabel tersebut tidak terulang kembali, serutama di saat musim hujan dengan potensi lebih tinggi terjadinya luapan air.

"Tidak ada dampak pengoperasian pompa underpass kami, cuma dikhawatirkan misalkan kabel ini putus (akan ada) kemungkinan nanti mungkin mutusin kabel lain lagi," kata Yudha.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dinas LH DKI: Uji Emisi Sepeda Motor Secara Masif Dalam Tahap Persiapan

Dinas LH DKI: Uji Emisi Sepeda Motor Secara Masif Dalam Tahap Persiapan

Megapolitan
Harga Cabai Rawit Merah Naik, Pedagang Kurangi Stok Jualan

Harga Cabai Rawit Merah Naik, Pedagang Kurangi Stok Jualan

Megapolitan
Polisi Kesulitan Ungkap Kelompok Pembacok 2 Remaja di Rengas Tangsel

Polisi Kesulitan Ungkap Kelompok Pembacok 2 Remaja di Rengas Tangsel

Megapolitan
2 Aktivis Papua Ditangkap dengan Tuduhan Pengeroyokan dan Pencurian

2 Aktivis Papua Ditangkap dengan Tuduhan Pengeroyokan dan Pencurian

Megapolitan
Mayat di Jalan Swadharma Pesanggrahan Negatif Covid-19 dan Tak Ada Bekas Kekerasan

Mayat di Jalan Swadharma Pesanggrahan Negatif Covid-19 dan Tak Ada Bekas Kekerasan

Megapolitan
Ditertibkan Saat Main Skateboard di Trotoar Bundaran HI, Pria Ini Mengaku Ditendang Satpol PP

Ditertibkan Saat Main Skateboard di Trotoar Bundaran HI, Pria Ini Mengaku Ditendang Satpol PP

Megapolitan
Pria yang Lakukan Parkour di Flyover Kemayoran Diamankan Polisi, lalu Dipulangkan Usai Diberi Peringatan

Pria yang Lakukan Parkour di Flyover Kemayoran Diamankan Polisi, lalu Dipulangkan Usai Diberi Peringatan

Megapolitan
Cerita Aziz, Juru Parkir yang Berjalan Merangkak Saat Mencari Rezeki demi Orang Tua Pergi Umrah

Cerita Aziz, Juru Parkir yang Berjalan Merangkak Saat Mencari Rezeki demi Orang Tua Pergi Umrah

Megapolitan
Jenazah Pria Ditemukan Tergeletak di Trotoar di Pesanggrahan

Jenazah Pria Ditemukan Tergeletak di Trotoar di Pesanggrahan

Megapolitan
Dishub: Belum Ada Layanan dan Izin Operasi Taksi Udara di Tangsel

Dishub: Belum Ada Layanan dan Izin Operasi Taksi Udara di Tangsel

Megapolitan
Virus Corona Baru yang Masuk Lewat Soetta Lebih Menular dan Mematikan

Virus Corona Baru yang Masuk Lewat Soetta Lebih Menular dan Mematikan

Megapolitan
1.000 Pengemudi Transportasi Umum di Kota Tangerang Disuntik Vaksin Covid-19 Hari Ini

1.000 Pengemudi Transportasi Umum di Kota Tangerang Disuntik Vaksin Covid-19 Hari Ini

Megapolitan
Rencana KBM Tatap Muka di Tangsel, PAUD dan TK Dibuka Paling Akhir

Rencana KBM Tatap Muka di Tangsel, PAUD dan TK Dibuka Paling Akhir

Megapolitan
Untuk Pertama Kalinya, Jakarta Keluar dari Zona Merah Covid-19, Benarkah Corona Sudah Terkendali?

Untuk Pertama Kalinya, Jakarta Keluar dari Zona Merah Covid-19, Benarkah Corona Sudah Terkendali?

Megapolitan
Dishub Tegaskan Belum Ada Izin Taksi Udara di Depok

Dishub Tegaskan Belum Ada Izin Taksi Udara di Depok

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X