Pos Polisi di Depok Ambruk, Korban Terjebak Dibantu Pengamen, Kebanyakan Warga Sibuk Merekam

Kompas.com - 01/03/2021, 09:08 WIB
Ilustrasi. FREEPIKIlustrasi.

DEPOK, KOMPAS.com - Sebangun pos polisi di Jalan Raya Bogor Km 36, Jatijajar, Tapos, Depok, Jawa Barat, roboh, diduga akibat tanah longsor, Minggu (28/2/2021) sore.

Insiden ini sempat membuat geger warga sekitar lokasi.

RS, seorang polisi berpangkat bripka, terjebak di dalamnya.

Seorang saksi, Rasan, menceritakan detik-detik sebelum longsor itu terjadi.

"Begini, pertama saya lihat itu ada air. Lama-lama itu tanahnya kering keluar asap. Mungkin tanah sudah lama enggak kena air," ujarnya kepada wartawan.

Baca juga: Seorang Pemuda di Duren Sawit Tewas Dibacok, Pelaku Ditangkap

Rasan mengatakan, ketika itu, cuaca sedang tidak hujan.

"Lama-lama itu tiang bangunan, lalu pohon beringin, ikut turun, ambrol," tambah Rasan.

Saat itu, ada dua orang pengamen bernama Anggie (27) dan Ndut (30) di dekat lokasi sebelum pos polisi itu roboh.

"Saksi mendengar suara gemuruh pada saat mengamen di simpangan Depok itu," kata Kapolsek Cimanggis Kompol Agus Khoeron melalui keterangan tertulisnya.

Baca juga: Ibu 60 Tahun yang Kalung Emasnya Dijambret Alami Luka di Leher

Menurut Agus, dua pengamen tersebut menyaksikan Bripka RS, yang jadi korban ambruknya pos itu, tertimpa beton. Keduanya bergegas menolongnya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Tangkap Pelaku Penusukan Pak Ogah di Tambora

Polisi Tangkap Pelaku Penusukan Pak Ogah di Tambora

Megapolitan
Minta WN India yang Positif Covid-19 Dikarantina, Anggota DPRD DKI: Jika Tidak, Kita Akan Kebobolan

Minta WN India yang Positif Covid-19 Dikarantina, Anggota DPRD DKI: Jika Tidak, Kita Akan Kebobolan

Megapolitan
Mengenalkan Anak pada Sejarah Islam di Pameran Artefak Nabi Muhammad SAW

Mengenalkan Anak pada Sejarah Islam di Pameran Artefak Nabi Muhammad SAW

Megapolitan
Nursyahbani Katjasungkana, Perempuan dalam Perjuangan Reformasi 1998

Nursyahbani Katjasungkana, Perempuan dalam Perjuangan Reformasi 1998

Megapolitan
Sedang Bermain di Dekat Rumah, Balita di Palmerah Diserang Monyet Liar

Sedang Bermain di Dekat Rumah, Balita di Palmerah Diserang Monyet Liar

Megapolitan
Jelang Larangan Mudik, Tidak Ada Lonjakan Penumpang di Terminal Pulo Gebang

Jelang Larangan Mudik, Tidak Ada Lonjakan Penumpang di Terminal Pulo Gebang

Megapolitan
Tongkat hingga Janggut Nabi Muhammad SAW Ditampilkan dalam Pameran Artefak di JIC

Tongkat hingga Janggut Nabi Muhammad SAW Ditampilkan dalam Pameran Artefak di JIC

Megapolitan
Belajar Sambil Berwisata Religi di Pameran Artefak Nabi Muhamamad SAW

Belajar Sambil Berwisata Religi di Pameran Artefak Nabi Muhamamad SAW

Megapolitan
Pemprov DKI Diminta Serius Terapkan Jam Malam di RT Zona Merah Covid-19

Pemprov DKI Diminta Serius Terapkan Jam Malam di RT Zona Merah Covid-19

Megapolitan
Ketika Rizieq Shihab Marah dan Menunjuk-nunjuk Jaksa di Sidang Kasus Petamburan

Ketika Rizieq Shihab Marah dan Menunjuk-nunjuk Jaksa di Sidang Kasus Petamburan

Megapolitan
Kesabaran Siti Hajar di Balik Ratusan Ribu Angka Kasus Covid-19 Jakarta

Kesabaran Siti Hajar di Balik Ratusan Ribu Angka Kasus Covid-19 Jakarta

Megapolitan
Syarat Naik Kereta Belum Diperketat Sesuai Aturan Addendum Satgas Covid-19

Syarat Naik Kereta Belum Diperketat Sesuai Aturan Addendum Satgas Covid-19

Megapolitan
UPDATE 23 April: RS Wisma Atlet Kemayoran Rawat 1.579 Orang

UPDATE 23 April: RS Wisma Atlet Kemayoran Rawat 1.579 Orang

Megapolitan
Rika Andiarti, Penerus Semangat Kartini yang Bergelut di Dunia Penerbangan dan Antariksa

Rika Andiarti, Penerus Semangat Kartini yang Bergelut di Dunia Penerbangan dan Antariksa

Megapolitan
Kasus Sekuriti Tusuk PSK di Apartemen Ciputat: Mulanya Pelaku Tak Mampu Bayar Jasa Kencan

Kasus Sekuriti Tusuk PSK di Apartemen Ciputat: Mulanya Pelaku Tak Mampu Bayar Jasa Kencan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X