Kompas.com - 12/04/2021, 08:41 WIB
KSPI menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Mahkamah Konstitusi, Rabu (16/12/2020). Dokumentasi KSPIKSPI menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Mahkamah Konstitusi, Rabu (16/12/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal mengatakan bahwa KSPI akan menggelar aksi unjuk rasa di depan Mahkamah Konstitusi (MK) pada hari ini, Senin (12/4/2021).

"Aksi ini akan dilakukan secara aksi lapangan dan aksi virtual," kata Said dalam konferensi virtual, Minggu (11/4/2021).

Aksi unjuk rasa di lapangan rencananya akan digelar di depan gedung Mahkamah Konstitusi (MK) di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat.

Baca juga: Hari Ini Bakal Ada Demo Buruh Tuntut 4 Hal, Dilakukan Secara Fisik dan Virtual

Terdapat empat tuntutan yang diinginkan oleh serikat buruh, pertama meminta hakim Mahkamah Konstitusi agar membatalkan omnibus law Undang-Undang Cipta Kerja Nomor 11 Tahun 2021, khususnya di klaster tenaga kerja.

Kedua, serikat buruh juga meminta agar diberlakukan upah minimum sektoral kabupaten/kota (UMSK) untuk tahun ini.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ketiga, serikat buruh menyatakan memberikan sikap penolakan terhadap pembayaran tunjangan hari raya (THR) Lebaran dengan cara cicilan.

Baca juga: Gelar Demo di Jakarta, Buruh Akan Long March dari Patung Kuda ke Gedung MK

Dan terakhir adalah desakan kepada Kejaksaan Agung untuk mengusut tuntas dugaan korupsi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pohon Tumbang Timpa 2 Ambulans Pemulasaraan Jenazah Pasien Covid-19 di Serpong

Pohon Tumbang Timpa 2 Ambulans Pemulasaraan Jenazah Pasien Covid-19 di Serpong

Megapolitan
Seorang Napi Korban Kebakaran Lapas Tangerang Masih Dirawat di RS

Seorang Napi Korban Kebakaran Lapas Tangerang Masih Dirawat di RS

Megapolitan
Fraksi PSI Minta Anies Serius Jalani Putusan Hakim di Kasus Polusi Udara

Fraksi PSI Minta Anies Serius Jalani Putusan Hakim di Kasus Polusi Udara

Megapolitan
Polres Metro Bekasi Gelar Operasi Patuh Jaya Selama Dua Pekan

Polres Metro Bekasi Gelar Operasi Patuh Jaya Selama Dua Pekan

Megapolitan
Soal Belajar Tatap Muka Tingkat SD di Tangerang, Ini Penjelasan Wali Kota

Soal Belajar Tatap Muka Tingkat SD di Tangerang, Ini Penjelasan Wali Kota

Megapolitan
Jenazah Wanita 87 Tahun Ditemukan di Johar Baru, Rumahnya Terkunci

Jenazah Wanita 87 Tahun Ditemukan di Johar Baru, Rumahnya Terkunci

Megapolitan
Rumah di Sawangan Depok Dibobol Maling, Korban Derita Kerugian Rp 350 Juta

Rumah di Sawangan Depok Dibobol Maling, Korban Derita Kerugian Rp 350 Juta

Megapolitan
Roy Suryo Laporkan Politisi FH Terkait Pencemaran Nama Baik dan Fitnah

Roy Suryo Laporkan Politisi FH Terkait Pencemaran Nama Baik dan Fitnah

Megapolitan
Polres Tangsel Masih Buru Dua Komplotan Begal yang Beraksi di Bintaro

Polres Tangsel Masih Buru Dua Komplotan Begal yang Beraksi di Bintaro

Megapolitan
Dulu Digembar-gemborkan, Pembangunan Tugu Sepeda Anies Baswedan Kini Mangkrak…

Dulu Digembar-gemborkan, Pembangunan Tugu Sepeda Anies Baswedan Kini Mangkrak…

Megapolitan
Belum Ada Rencana Kelanjutan Bansos Tunai di Jakarta

Belum Ada Rencana Kelanjutan Bansos Tunai di Jakarta

Megapolitan
Tugu Sepatu di Jalan Sudirman Dibongkar Usai Jadi Sasaran Vandalisme

Tugu Sepatu di Jalan Sudirman Dibongkar Usai Jadi Sasaran Vandalisme

Megapolitan
Terdakwa Kasus Hoaks Babi Ngepet di Depok Mengaku Tak Tahu soal Tarif Retribusi

Terdakwa Kasus Hoaks Babi Ngepet di Depok Mengaku Tak Tahu soal Tarif Retribusi

Megapolitan
Gubernur Anies dan Ketua DPRD Prasetio Dipanggil KPK sebagai Saksi Kasus Korupsi Pengadaan Tanah di Munjul

Gubernur Anies dan Ketua DPRD Prasetio Dipanggil KPK sebagai Saksi Kasus Korupsi Pengadaan Tanah di Munjul

Megapolitan
Korban Pelecehan Seksual di Kantor KPI Dipertimbangkan ke Rumah Aman

Korban Pelecehan Seksual di Kantor KPI Dipertimbangkan ke Rumah Aman

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.