Kompas.com - 05/05/2021, 12:51 WIB
India mencatat jumlah kasus virus corona baru tertinggi di dunia. REUTERS via BBC INDONESIAIndia mencatat jumlah kasus virus corona baru tertinggi di dunia.

Yang jadi persoalan, India justru sedang kekurangan dosis vaksin akibat kelambanan manufaktur dan kekurangan bahan baku.

Maka, jika tidak ada langkah nyata, krisis Covid-19 di India sepertinya masih jauh dari kata selesai.

Apalagi, mutasi virus corona sudah terjadi di India yang menyebabkan kasus Covid-19 di sana semakin parah.

Malaysia kelelahan pandemi

Sementara itu, lonjakan kasus Covid-19 juga terjadi di Malaysia.

Malay Mail memberitakan, kasus aktif virus corona di Malaysia menembus angka 30.000 pada Minggu (2/5/2021) setelah ada penambahan 3.418 kasus harian.

Angka tersebut merupakan yang tertinggi di Malaysia sejak 24 Februari.

Baca juga: Polda Minta Tempat Wisata di Jakarta Tutup Saat Lebaran, Wagub: Nanti Kita Lihat...

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kementerian Kesehatan Malaysia melaporkan jumlah kasus Covid-19 parah tertinggi saat ini, dengan 345 orang membutuhkan perawatan intensif (ICU) dan 175 pasien butuh bantuan ventilator.

Kemudian, jumlah kematian secara total mencapai lebih dari 1.500 orang, termasuk 12 kematian baru yang dilaporkan pada Minggu (2/5/2021).

Direktur Jenderal Kesehatan Malaysia Noor Hisham Abdullah berpendapat, lonjakan kasus Covid-19 disebabkan oleh kelelahan masa pandemi atau pandemic fatigue.

“Lonjakan kasus Covid-19 baru-baru ini antara lain disebabkan oleh kelelahan pandemi,” ujar Noor, seperti dikutip dari The Star, Selasa (4/5/2021).

Baca juga: Cerita Penjual Jasa Penukaran Uang Jalanan, Nekat di Tengah Pandemi demi Kejar Rezeki

Hal itu menyebabkan masyarakat, menurut Noor, menjadi abai terhadap penerapan protokol kesehatan.

Adapun pandemic fatigue, menurut laman badan kesehatan dunia (WHO), adalah munculnya demotivasi untuk berbagai langkah perlindungan yang muncul secara bertahap karena dipengaruhi emosi, pengalaman, dan persepsi.

Akibat pandemic fatigue, orang-orang mulai mengabaikan cuci tangan, pakai masker dan jaga jarak fisik yang sebelumnya dipatuhi.

Kelelahan pandemi disebabkan banyak hal, seperti seseorang kehilangan pekerjaan gara-gara pandemi.

Selain itu, keputusan pemerintah melonggarkan beberapa aturan demi keberlangsungan sektor ekonomi dinilai sebagai penyebab lain dari kenaikan kasus Covid-19 di Malaysia.

“Selain itu, aturan dilonggarkan, sektor ekonomi dibuka kembali, diadakan temu massal. Ini berkontribusi terhadap lonjakan kasus di mana-mana,” tambahnya.

Secara keseluruhan, Malaysia kini telah mencatat 2.500 kasus baru per Senin (3/5/2021) sehingga total kasus menjadi 417.512.

Menurut Noor, rumah sakit di Malaysia saat ini masih berjuang menangani pasien.

Dirinya hanya berharap Malaysia tidak diserang mutasi virus yang saat ini telah terjadi di beberapa negara.

Lonjakan kasus di Jakarta

Di DKI Jakarta, peningkatan kasus Covid-19 kerap terjadi ketika ada momen libur panjang, termasuk long weekend.

Halaman:


Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pasien di Rumah Lawan Covid-19 Melonjak hingga 225 Orang, Kini Tersisa 75 Tempat Tidur

Pasien di Rumah Lawan Covid-19 Melonjak hingga 225 Orang, Kini Tersisa 75 Tempat Tidur

Megapolitan
UPDATE 14 Juni: 396 Pasien Covid-19 Dirawat di Tangsel

UPDATE 14 Juni: 396 Pasien Covid-19 Dirawat di Tangsel

Megapolitan
UPDATE 14 Juni: Kasus Aktif Covid-19 di Jakarta Capai 19.096 Pasien

UPDATE 14 Juni: Kasus Aktif Covid-19 di Jakarta Capai 19.096 Pasien

Megapolitan
Dinkes DKI: Tiga Varian Baru Virus Corona Ditemukan di Jakarta

Dinkes DKI: Tiga Varian Baru Virus Corona Ditemukan di Jakarta

Megapolitan
Pebulu Tangkis Markis Kido Tiba di RS Omni Alam Sutera dalam Kondisi Henti Napas

Pebulu Tangkis Markis Kido Tiba di RS Omni Alam Sutera dalam Kondisi Henti Napas

Megapolitan
Pertemuan Forkopimda Se-DKI Bahas Persiapan Bertemu Presiden Selasa Pagi

Pertemuan Forkopimda Se-DKI Bahas Persiapan Bertemu Presiden Selasa Pagi

Megapolitan
Sidang Rizieq Shihab Kasus Tes Usap RS Ummi Dilanjut Kamis Mendatang dengan Agenda Duplik

Sidang Rizieq Shihab Kasus Tes Usap RS Ummi Dilanjut Kamis Mendatang dengan Agenda Duplik

Megapolitan
Terkendala Zonasi, Anak Berkebutuhan Khusus Kesulitan Masuk Sekolah Impian

Terkendala Zonasi, Anak Berkebutuhan Khusus Kesulitan Masuk Sekolah Impian

Megapolitan
Terjadi Lagi, Truk Tabrak Warung di Ciputat karena Tak Kuat Tanjak Jalan Layang Tol

Terjadi Lagi, Truk Tabrak Warung di Ciputat karena Tak Kuat Tanjak Jalan Layang Tol

Megapolitan
Rumah Dinas Lurah Batu Ampar Jaktim Kebakaran, Api Diduga dari Puntung Rokok

Rumah Dinas Lurah Batu Ampar Jaktim Kebakaran, Api Diduga dari Puntung Rokok

Megapolitan
Gara-gara Sopir Adukan Pungli di Tanjung Priok ke Jokowi, Truk Dilempar Batu

Gara-gara Sopir Adukan Pungli di Tanjung Priok ke Jokowi, Truk Dilempar Batu

Megapolitan
Eks Dirut Garuda Ari Askhara Divonis 1 Tahun Penjara dan Denda Rp 300 Juta, Kejari Pikir-pikir Ajukan Banding

Eks Dirut Garuda Ari Askhara Divonis 1 Tahun Penjara dan Denda Rp 300 Juta, Kejari Pikir-pikir Ajukan Banding

Megapolitan
Hari Ini, 116 Warga di Atas Usia 18 Tahun Disuntik Vaksin Covid-19 di Palmerah

Hari Ini, 116 Warga di Atas Usia 18 Tahun Disuntik Vaksin Covid-19 di Palmerah

Megapolitan
Video Viral Pungli Pakai Kantong Kresek di Pelabuhan Tanjung Priok, Polisi Sebut Kejadian Lama

Video Viral Pungli Pakai Kantong Kresek di Pelabuhan Tanjung Priok, Polisi Sebut Kejadian Lama

Megapolitan
Viral Video Kaca Truk Dirusak, Polisi Sebut Pelakunya Bukan Oknum Pungli

Viral Video Kaca Truk Dirusak, Polisi Sebut Pelakunya Bukan Oknum Pungli

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X