Uang Kotak Amal Mushala di Ciracas Dicuri, Pelakunya Pura-pura Jadi Jemaah

Kompas.com - 02/09/2021, 11:41 WIB
Aksi pencurian uang kotak amal terjadi di sebuah satu musala di Jalan Madrasah, Kelurahan Susukan, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur. Aksi itu terekam closed-circuit television (CCTV), Jumat (27/8/2021), pukul 16.00 WIB. TANGKAPAN LAYAR CCTVAksi pencurian uang kotak amal terjadi di sebuah satu musala di Jalan Madrasah, Kelurahan Susukan, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur. Aksi itu terekam closed-circuit television (CCTV), Jumat (27/8/2021), pukul 16.00 WIB.

JAKARTA, KOMPAS.com - Aksi pencurian uang kotak amal terjadi di sebuah satu mushala di Jalan Madrasah, Kelurahan Susukan, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur.

Aksi itu terekam closed-circuit television (CCTV), Jumat (27/8/2021), pukul 16.00 WIB.

Kapolsek Ciracas Komisaris Jupriono mengatakan bahwa jajarannya melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

"Sedang kami cek ke TKP," kata Jupriono saat dikonfirmasi, Kamis (2/9/2021).

Pengurus mushala itu, Abu Sirih, mengatakan bahwa pelaku menyamar menjadi jemaah.

Baca juga: Otak Pencurian Rumah Mewah di Kedoya yang Bongkar Material Divonis 4 Tahun Penjara

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Awalnya dia ambil air wudu, kemudian jalan-jalan, sekitar dua sampai tiga menit. Seakan-akan mau shalat gitu, tapi itu kayaknya dia lagi ngawasin situasi," kata Abu kepada awak media, Rabu (1/9/2021).

Setelah situasi aman, pelaku membawa kotak amal ke dalam mushala.

"Kotak amal diangkat, terus dijebolnya di dalam (mushala). Kotak amal dikunci. Jadi dibobol," tutur Abu.

Abu menuturkan, tidak ada warga sekitar yang kenal dengan pelaku.

"Kami share informasi sama rekaman CCTV ke grup pengurus RT. Ternyata dari warga sama sekali tidak ada yang kenal," ucap dia.

Aksi pencurian ini, lanjut Abu, sudah dua kali terjadi sejak mushala direnovasi.

"Untuk kali ini uang yang hilang Rp 1 juta lebih," kata Abu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bantah Catatan LBH Jakarta soal Penggusuran di Jakarta, Pemprov DKI: Itu Penertiban

Bantah Catatan LBH Jakarta soal Penggusuran di Jakarta, Pemprov DKI: Itu Penertiban

Megapolitan
UPDATE: Tambah 7 Kasus di Depok, 151 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE: Tambah 7 Kasus di Depok, 151 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Mulai Minggu Ini, Penumpang dari Bandara Soekarno-Hatta Tujuan Jawa-Bali Wajib Bawa Tes PCR

Mulai Minggu Ini, Penumpang dari Bandara Soekarno-Hatta Tujuan Jawa-Bali Wajib Bawa Tes PCR

Megapolitan
UPDATE: Tambah 3 Kasus di Kota Tangerang, 34 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE: Tambah 3 Kasus di Kota Tangerang, 34 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Rumah di Kalideres Ambruk, Ibu dan Balitanya Ditemukan dalam Kondisi Berpelukan

Rumah di Kalideres Ambruk, Ibu dan Balitanya Ditemukan dalam Kondisi Berpelukan

Megapolitan
Maling Motor Beraksi di Ulujami, Dalam Satu Jam Curi Empat Motor

Maling Motor Beraksi di Ulujami, Dalam Satu Jam Curi Empat Motor

Megapolitan
Wanita Hamil di Cikarang Ditemukan Tewas Bersimbah Darah dengan Sejumlah Luka Tusuk

Wanita Hamil di Cikarang Ditemukan Tewas Bersimbah Darah dengan Sejumlah Luka Tusuk

Megapolitan
SMPN 280 Jakarta Dilanda Kebakaran, Awalnya Muncul Percikan Api dari Kabel Komputer

SMPN 280 Jakarta Dilanda Kebakaran, Awalnya Muncul Percikan Api dari Kabel Komputer

Megapolitan
Main di Tepi Kali Angke Tangsel, Bocah 9 Tahun Terpeleset lalu Hanyut

Main di Tepi Kali Angke Tangsel, Bocah 9 Tahun Terpeleset lalu Hanyut

Megapolitan
Polisi: Ganjil Genap di Tempat Wisata untuk Motor Bersifat Situasional, Diterapkan jika Pengunjung Melonjak

Polisi: Ganjil Genap di Tempat Wisata untuk Motor Bersifat Situasional, Diterapkan jika Pengunjung Melonjak

Megapolitan
UPDATE 23 Oktober: Ada 116 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta, 2 Pasien Meninggal

UPDATE 23 Oktober: Ada 116 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta, 2 Pasien Meninggal

Megapolitan
Ancol Sediakan Kantong Parkir untuk Pengunjung dengan Pelat Kendaraan Tak Sesuai Ganjil Genap

Ancol Sediakan Kantong Parkir untuk Pengunjung dengan Pelat Kendaraan Tak Sesuai Ganjil Genap

Megapolitan
Anak di Bawah 12 Tahun Boleh Masuk Ancol, Jumlah Pengunjung Meningkat

Anak di Bawah 12 Tahun Boleh Masuk Ancol, Jumlah Pengunjung Meningkat

Megapolitan
Tak Sejalan dengan Dishub DKI, Polisi Tetapkan Motor Kena Aturan Ganjil Genap di Tempat Wisata

Tak Sejalan dengan Dishub DKI, Polisi Tetapkan Motor Kena Aturan Ganjil Genap di Tempat Wisata

Megapolitan
Boleh Masuk Ancol, Anak-anak Asyik Bermain Pasir dan Berlarian di Kawasan Pantai

Boleh Masuk Ancol, Anak-anak Asyik Bermain Pasir dan Berlarian di Kawasan Pantai

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.