Kota Bekasi Disebut Minta Tambahan Bantuan Tunai Terkait Perjanjian Kerja Sama TPST Bantargebang

Kompas.com - 05/10/2021, 21:14 WIB
Tumpukkan sampah di TPST Bantargebang, Bekasi, Jawa Barat. Dok. PT Solusi Bangun Indonesia Tbk.Tumpukkan sampah di TPST Bantargebang, Bekasi, Jawa Barat.

JAKARTA, KOMPAS.com - Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup (LH) DKI Jakarta Syaripudin mengatakan, ada beberapa klausul yang ditambah dalam perjanjian kerja sama Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang dengan Pemkot Bekasi, Jawa Barat.

Salah satunya adalah permintaan Pemkot Bekasi untuk menambah jumlah bantuan langsung tunai (BLT) untuk warga yang terdampak TPST Bantargebang.

"Banyak (klausul yang ditambah), misalnya tambahan BLT untuk masyarakat yang terdampak jumlah KK (kartu keluarga)," kata Syaripudin di Gedung DPRD DKI Jakarta, Selasa (5/10/2021).

Dia menjelaskan, saat ini proses negosiasi dengan Pemkot Bekasi terus berjalan sebelum perjanjian kerja sama berakhir 26 Oktober ini.

Baca juga: Pemprov DKI Tambah Luas Lahan TPST Bantargebang 7,5 Hektar

Namun jika dilihat dari sejarah panjang perjanjian kerja sama, Syaripudin optimis bisa melanjutkan kemitraan dengan Pemkot Bekasi untuk terus mengoperasikan TPST Bantargebang.

"Sudah berjalan sejak tahun 1988, kontraknya itu selama ini baik-baik saja," ujar dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pemkot Bekasi, ujar Syaripudin, sudah menunjukkan itikad baik agar TPST Bantargebang yang merupakan lahan milik Pemprov DKI itu bisa tetap dioperasikan.

DKI Jakarta sendiri, kata Syaripudin, siap untuk memberikan bantuan keuangan dan dana kompensasi kepada masyarakat di empat kelurahan terdampak dan melakukan pemulihan lingkungan.

"Itu sudah kami lakukan semua, jadi yang kemarin (negosiasi kerja sama) enggak masalah. Nanti tanggal 26 selesai (kerja sama), mudah-mudahan sebelum itu sudah selesai (negosiasi) antara Pak Gubernur dan Pak Wali Kota Bekasi," kata dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

6 Gerbong Kereta Masih di Sekitar Lokasi Anjlok, Perjalanan KRL Tak Terganggu

6 Gerbong Kereta Masih di Sekitar Lokasi Anjlok, Perjalanan KRL Tak Terganggu

Megapolitan
3 Gerbong KRL Rusak Usai Anjlok di Ciputat

3 Gerbong KRL Rusak Usai Anjlok di Ciputat

Megapolitan
Kadishub Akui Ganjil Genap Margonda Depok Bikin Sejumlah Jalan Lain Macet

Kadishub Akui Ganjil Genap Margonda Depok Bikin Sejumlah Jalan Lain Macet

Megapolitan
Uji Coba Ganjil Genap di Margonda Depok Akan Diberlakukan Lagi 11-12 Desember

Uji Coba Ganjil Genap di Margonda Depok Akan Diberlakukan Lagi 11-12 Desember

Megapolitan
Imbas KRL Anjlok di Ciputat, Rute Tanah Abang-Rangkas Bitung Terganggu Selama 6 Jam

Imbas KRL Anjlok di Ciputat, Rute Tanah Abang-Rangkas Bitung Terganggu Selama 6 Jam

Megapolitan
Pemprov DKI Tegur Kontraktor yang Bangun Sumur Resapan di Jalan Lebak Bulus III

Pemprov DKI Tegur Kontraktor yang Bangun Sumur Resapan di Jalan Lebak Bulus III

Megapolitan
Selidiki Penyebab KRL Anjlok di Ciputat, KAI Cek Semua Sarana Prasarana

Selidiki Penyebab KRL Anjlok di Ciputat, KAI Cek Semua Sarana Prasarana

Megapolitan
Dinas SDA DKI: Pembangunan Sumur Resapan Telah Dievaluasi agar Berfungsi Optimal

Dinas SDA DKI: Pembangunan Sumur Resapan Telah Dievaluasi agar Berfungsi Optimal

Megapolitan
Wakil Camat Mampang: Sumur Resapan Telah Teruji Kurangi Genangan atau Banjir

Wakil Camat Mampang: Sumur Resapan Telah Teruji Kurangi Genangan atau Banjir

Megapolitan
16.035 Sumur Resapan Sudah Dibangun di Jakarta, Targetnya 1.150.242

16.035 Sumur Resapan Sudah Dibangun di Jakarta, Targetnya 1.150.242

Megapolitan
Perintah Anies: Sumur Resapan Harus Berfungsi Optimal dan Jangan Membahayakan!

Perintah Anies: Sumur Resapan Harus Berfungsi Optimal dan Jangan Membahayakan!

Megapolitan
KRL Anjlok di Ciputat, Penumpang Sebut Keberangkatan Kereta dari Stasiun Tanah Abang Telat 1 Jam

KRL Anjlok di Ciputat, Penumpang Sebut Keberangkatan Kereta dari Stasiun Tanah Abang Telat 1 Jam

Megapolitan
Anies Instruksikan Anak Buah Evaluasi Pembangunan Sumur Resapan

Anies Instruksikan Anak Buah Evaluasi Pembangunan Sumur Resapan

Megapolitan
DPRD DKI Ancam Coret Anggaran Proyek Sumur Resapan 2 Tahun Berturut-turut

DPRD DKI Ancam Coret Anggaran Proyek Sumur Resapan 2 Tahun Berturut-turut

Megapolitan
Sumur Resapan Ambles, Diaspal, lalu Dilubangi, Komisi D DPRD DKI Curiga Perencanaannya Salah

Sumur Resapan Ambles, Diaspal, lalu Dilubangi, Komisi D DPRD DKI Curiga Perencanaannya Salah

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.