Perjuangan Sadeli Hidup di Pinggir Jurang Kali Pesanggrahan: Enggak Tenang, Enggak Nyaman

Kompas.com - 18/11/2021, 18:08 WIB
Sadeli (50), warga di Jalan Usman Bontong RT 03 RW 02, Pasir Putih, Sawangan, Kota Depok, Jawa Barat ditemui di rumahnya yang berada di pinggir jurang pada Senin (15/11/2021) sore. Rumah Sadeli terancam runtuh jika longsor kembali terjadi. KOMPAS.com/WAHYU ADITYO PRODJOSadeli (50), warga di Jalan Usman Bontong RT 03 RW 02, Pasir Putih, Sawangan, Kota Depok, Jawa Barat ditemui di rumahnya yang berada di pinggir jurang pada Senin (15/11/2021) sore. Rumah Sadeli terancam runtuh jika longsor kembali terjadi.

DEPOK, KOMPAS.com - Sadeli (50) dan keluarganya harus hidup diselimuti ketakutan karena rumahnya berada di pinggir jurang Kali Pesanggrahan.

Kedalaman jurang di samping rumah Sadeli lebih dari 30 meter, bahkan jarak jurang dari kamar rumah Sadeli kurang dari satu meter.

Sabtu pekan lalu, tanah di samping rumah Sadeli longsor. Rumah Sadeli selamat, namun kandang ayam miliknya sudah hancur terbawa longsor.

Baca juga: Kisah Sadeli, Hidup Penuh Ketakutan di Pinggir Jurang Kali Pesanggrahan di Sawangan

"Malam Sabtu saya masih tidur di sini. Pas sudah kandang ayam longsor, saya enggak berani," kata Sadeli dengan logat Betawi Depok yang kental, Senin (15/11/2021).

Sadeli dan keluarganya hidup penuh ketakutan dan diselimuti rasa was-was sebab rumahnya bisa sewaktu-waktu terkena longsor. Ketakutan itu semakin memuncak ketika hujan deras mengguyur wilayah Depok.

"Enggak tenang, enggak nyaman. Selama ini hidup saya nyaman dan tenang, sekalipun bau dari sampah. Dengan adanya longsor ini, saya enggak tenang. Karena masalah nyawa," kata Sadeli.

Keluarga Sadeli kini sudah mengungsi ke rumah kontrakan yang jauh dari ancaman longsor.

Selain ancaman longsor, lingkungan sekitar rumah Sadeli juga memprihatinkan. Di sisi timur Sadeli, terdapat sampah dari Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipayung. Sampah yang menggunung itu menimbulkan bau yang tidak sedap.

"Apabila saya tidur di dalam rumah yang tanahnya yang sudah longsor ini. Kalau saya tidur, enggak tahu. Kalau longsor, saya ketiban rumah," kata Sadeli.

Melihat kondisinya yang semakin memprihatinkan, Sadelo mengaku tak masalah untuk direlokasi. Sebab, rumahnya kini sudah tak layak huni. Beberapa bagian dari rumahnya sudah retak dan lantai rumahnya sudah terangkat.

Sadeli berharap bisa mendapatkan penggantian tanah dan bangunan rumahnya dengan harga yang layak.

Baca juga: Cerita Sadeli di Pasir Putih Sebelum Rumahnya Longsor, Kandang Ayam Jatuh ke Jurang

"Pengennya saya sebagai warga, dari pemkot ini harus tanggung jawab. Karena ini kan imbas dari TPA longsor bukan semata-semata bencana alam. Saya mohon kepada pemerintah, bebaskan kami. Setelah itu, rapikan turap dengan rapi. Agar tak berkelanjutan longsornya ke arah barat," kata Sadeli.

(Penulis : Wahyu Adityo Prodjo/Editor : Irfan Maullana)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sempat Melarikan Diri, Pelaku Utama Pengeroyokan Anggota TNI AD Ditangkap di Muara Baru

Sempat Melarikan Diri, Pelaku Utama Pengeroyokan Anggota TNI AD Ditangkap di Muara Baru

Megapolitan
Kadin DKI Jakarta Nilai Apindo Tak Perlu Gugat Anies soal Kenaikan UMP

Kadin DKI Jakarta Nilai Apindo Tak Perlu Gugat Anies soal Kenaikan UMP

Megapolitan
Tersangka Kasus Korupsi Damkar Depok Tak Kunjung Ditahan, Begini Perkembangan Kasusnya

Tersangka Kasus Korupsi Damkar Depok Tak Kunjung Ditahan, Begini Perkembangan Kasusnya

Megapolitan
Pemakaman di Cengkareng Langganan Banjir Selama 20 Tahun, Camat: Lokasi di Cekungan

Pemakaman di Cengkareng Langganan Banjir Selama 20 Tahun, Camat: Lokasi di Cekungan

Megapolitan
Pelaku Utama Pengeroyok Anggota TNI di Jakut Ditangkap, Ini Perannya

Pelaku Utama Pengeroyok Anggota TNI di Jakut Ditangkap, Ini Perannya

Megapolitan
93 RT di DKI Jakarta Terendam Banjir, 908 Warga Mengungsi

93 RT di DKI Jakarta Terendam Banjir, 908 Warga Mengungsi

Megapolitan
Kali Bancong di Bekasi Meluap, Dua Kecamatan Terendam Banjir

Kali Bancong di Bekasi Meluap, Dua Kecamatan Terendam Banjir

Megapolitan
Klaim Banjir Jakarta Cepat Surut, Anies: Atas Izin Allah, Kerja Sistematis Membuahkan Hasil!

Klaim Banjir Jakarta Cepat Surut, Anies: Atas Izin Allah, Kerja Sistematis Membuahkan Hasil!

Megapolitan
Lahan Pemakaman di Cengkareng Terendam Banjir, Sering Terjadi Sejak 20 Tahun lalu

Lahan Pemakaman di Cengkareng Terendam Banjir, Sering Terjadi Sejak 20 Tahun lalu

Megapolitan
Pelaku Utama Pengeroyok Anggota TNI AD hingga Tewas di Jakarta Utara Ditangkap

Pelaku Utama Pengeroyok Anggota TNI AD hingga Tewas di Jakarta Utara Ditangkap

Megapolitan
Anggota Polres Jaksel Diperiksa Terkait Kematian Tak Wajar Tahanan Narkoba

Anggota Polres Jaksel Diperiksa Terkait Kematian Tak Wajar Tahanan Narkoba

Megapolitan
Sudah Dilarang Berulang Kali, Pengendara Motor Masih Melintasi 'Flyover' Pesing dan Berujung Kecelakaan

Sudah Dilarang Berulang Kali, Pengendara Motor Masih Melintasi "Flyover" Pesing dan Berujung Kecelakaan

Megapolitan
Bertambah Lagi, Kasus Covid-19 Ditemukan di 43 Sekolah di Jakarta, 72 Orang Terpapar

Bertambah Lagi, Kasus Covid-19 Ditemukan di 43 Sekolah di Jakarta, 72 Orang Terpapar

Megapolitan
Saksi Sentil soal Acara Pembaiatan Anggota ISIS di UIN, Munarman: Saya Tidak Baiat!

Saksi Sentil soal Acara Pembaiatan Anggota ISIS di UIN, Munarman: Saya Tidak Baiat!

Megapolitan
Hasil Tes Covid-19 Massal Belum Keluar, SMAN 6 Jakarta Kembali Tunda PTM

Hasil Tes Covid-19 Massal Belum Keluar, SMAN 6 Jakarta Kembali Tunda PTM

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.