Kompas.com - 29/09/2022, 23:47 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Rute lintas raya terpadu atau LRT yang tercantum dalam Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 31 Tahun 2022 Nomor 31 Tahun 2022 tentang Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Wilayah Perencanaan DKI Jakarta disebut masih dapat disesuaikan.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan, jalur LRT yang tercantum dalam pergub itu telah diharmonisasikan dengan rencana peraturan daerah (Raperda) Rencana Induk Transportasi Jabodetabek (RITJ).

"Jadi (rute LRT) yang ada di (Pergub) RDTR sudah sama dengan yang ada di dalam RITJ," ujar Syafrin, saat dihubungi, Kamis (29/9/2022).

Baca juga: Pemprov DKI Sebut Ada 9 Rencana Jalur LRT, Ini Rutenya

Sebagai informasi, Raperda RITJ telah diajukan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kepada DPRD DKI Jakarta sebanyak dua kali. Namun, badan legislatif itu masih membahas Rapderda RITJ hingga saat ini.

Meski demikian, Syafrin mengakui bahwa jajarannya akan menyesuaikan dengan kondisi di lapangan saat pembangunan rute LRT tersebut.

Sebelum rute LRT itu disesuaikan, Dishub DKI akan lebih dahulu mengindentifikasi perubahan yang ada. Kemudian, lanjut Syafrin, pihaknya bakal meminta persetujuan dari Pemerintah Pusat.

"Nah saat implementasi, tentu itu akan menyesuaikan dengan kebutuhan lapangan," ujarnya.

"Setelah identifikasi jaringan, kami betulkan dan mengusun trase (LRT) kan. Nah trase itu sendiri harus persetujuan Pak Menteri (Perhubungan)," tutur dia.

Baca juga: Pemprov DKI Cari Investor untuk Lanjutkan Proyek LRT Jakarta

Sebagai informasi, berikut ini jalur LRT yang tercantum dalam Pergub RDTR:

  • Jalur Jakarta International Stadium-Rajawali Kemayoran
  • Jalur Velodrome-Klender
  • Jalur Klender-Halim
  • Jalur Cawang-Cibubur
  • Jalur Cawang-Bekasi
  • Jalur Kelapa Gading-Velodrome
  • Jalur Kelapa Gading-Jakarta International Stadium
  • Jalur Pulo Gebang-Joglo
  • Jalur Cawang-Dukuh Atas
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan Video Lainnya >

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fakta Baru Kematian Keluarga di Kalideres, Sang Anak Meninggal Terakhir, Jasadnya Ditemukan Memeluk Guling

Fakta Baru Kematian Keluarga di Kalideres, Sang Anak Meninggal Terakhir, Jasadnya Ditemukan Memeluk Guling

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Fakta Baru Kematian Keluarga di Kalideres | Kurir J&T Bawa Kabur Uang Perusahaan

[POPULER JABODETABEK] Fakta Baru Kematian Keluarga di Kalideres | Kurir J&T Bawa Kabur Uang Perusahaan

Megapolitan
Kisah Holmes dan Alat Beratnya di Antara Tumpukan Sampah Pintu Air Manggarai

Kisah Holmes dan Alat Beratnya di Antara Tumpukan Sampah Pintu Air Manggarai

Megapolitan
Cerita Muda-mudi Pesan Layanan 'Sleep Call', Berasa Punya Pacar Perhatian hingga Takut Baper

Cerita Muda-mudi Pesan Layanan "Sleep Call", Berasa Punya Pacar Perhatian hingga Takut Baper

Megapolitan
Lokasi Urus Bea Balik Nama Kendaraan Gratis di Bodetabek

Lokasi Urus Bea Balik Nama Kendaraan Gratis di Bodetabek

Megapolitan
Kontrakan yang Roboh Diterjang Angin Kencang di Jelambar Bermaterial Seperti Styrofoam

Kontrakan yang Roboh Diterjang Angin Kencang di Jelambar Bermaterial Seperti Styrofoam

Megapolitan
Satpol PP Pura-pura Bertransaksi Via MiChat Sebelum Grebek Kos Prostitusi di Cilodong Depok

Satpol PP Pura-pura Bertransaksi Via MiChat Sebelum Grebek Kos Prostitusi di Cilodong Depok

Megapolitan
Cuma Sehari di GBK, Relawan Jokowi Produksi Sampah hingga 31 Ton

Cuma Sehari di GBK, Relawan Jokowi Produksi Sampah hingga 31 Ton

Megapolitan
Warga Ratapi Barang Berharga yang Hancur Diterjang Angin Kencang di Jelambar

Warga Ratapi Barang Berharga yang Hancur Diterjang Angin Kencang di Jelambar

Megapolitan
Ketua RT Sudah Lama Tahu Rumah Kos di Cilodong Depok jadi Tempat Prostitusi

Ketua RT Sudah Lama Tahu Rumah Kos di Cilodong Depok jadi Tempat Prostitusi

Megapolitan
Angin Bak Puting Beliung Robohkan 16 Kontrakan di Jelambar, Warga Bingung Tidur Dimana Malam Ini

Angin Bak Puting Beliung Robohkan 16 Kontrakan di Jelambar, Warga Bingung Tidur Dimana Malam Ini

Megapolitan
Rumah Kos di Cilodong Depok Digrebek terkait Prostitusi, Warga Tidak Kaget

Rumah Kos di Cilodong Depok Digrebek terkait Prostitusi, Warga Tidak Kaget

Megapolitan
Fakta Baru Kematian Sekeluarga di Kalideres, Putri Pemilik Rumah Diduga Tewas Terakhir

Fakta Baru Kematian Sekeluarga di Kalideres, Putri Pemilik Rumah Diduga Tewas Terakhir

Megapolitan
KCI Evakuasi KRL yang Anjlok di Kampung Bandan, Ini Rekayasa Perjalanan Kereta

KCI Evakuasi KRL yang Anjlok di Kampung Bandan, Ini Rekayasa Perjalanan Kereta

Megapolitan
Tertarik Coba Jasa 'Sleep Call' agar Tak Kesepian? Simak Tarifnya

Tertarik Coba Jasa "Sleep Call" agar Tak Kesepian? Simak Tarifnya

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.