Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Diusung Golkar Jadi Calon Wali Kota Bogor, Rusli Prihatevy Tak Mau Gegabah Tentukan Pendamping

Kompas.com - 17/04/2024, 17:59 WIB
Ruby Rachmadina,
Abdul Haris Maulana

Tim Redaksi

BOGOR, KOMPAS.com - Ketua DPD Partai Golkar Kota Bogor M Rusli Prihatevy tak mau gegabah perihal siapa sosok yang akan mendampingi dirinya saat maju sebagai bakal calon Wali Kota Bogor pada Pilkada 2024.

“Saya tidak mau gegabah di sini, karena di Golkar itu ada mekanismenya,” ucap Rusli saat ditemui Kompas.com, Rabu (17/4/2024).

Mengenai bakal calon Wakil Wali Kota Bogor yang akan mendampinginya nanti, Rusli mengatakan bahwa akan ada survei yang harus dilakukan terlebih dahulu.

Baca juga: Partai Golkar Usung Rusli Prihatevy Jadi Calon Wali Kota Bogor

Rusli menyebut kepastian siapa sosok pendamping yang akan menemaninya pada Pilkada 2024 akan dilihat berdasarkan hasil survei yang dilakukan Partai Golkar.

Kata Rusli, ada tiga kali survei yang akan dilakukan Partai Golkar untuk mengukur kekuatan bakal calon.

Survei pertama pada awal Mei, survei kedua digelar pada Juli mendatang, dan survei ketiga pada bulan Agustus.

“Kita harus ikut tatanan mekanisme dari Partai Golkar. Salah satunya adalah lembaga survei yang ditunjuk, terutama di Kota Bogor wajib bagi yang ditugaskan maju di dalam Pilkada wajib melaksanakan survei,” ujar Rusli.

Untuk menentukan siapa sosok pendampingnya dalam pemilihan Wali Kota Bogor, Rusli mengaku masih meminta banyak saran dan pendapat dari sejumlah tokoh masyarakat.

“Untuk tahapan penjajakan pasangan masih lama, dan saya juga masih perlu saran dan masukan dari alim ulama, teman-teman semua, kader partai, mudah-mudahan bisa diterima,” ucap Rusli.

Baca juga: PKS Belum Tentukan Kandidat untuk Pilwalkot Bogor 2024

Sebelumnya, Rusli resmi diusung DPD Partai Golkar Jawa Barat untuk menjadi bakal calon Wali Kota Bogor untuk Pilkada 2024.

Rusli menjadi satu-satunya nama yang diusung Partai Golkar untuk melenggang ke pemilihan Wali Kota Bogor 2024.

“Secara perjalanan memang betul. Ketua DPD Provinsi Jawa Barat sudah mendeklarasikan dan menyampaikan bahwa hanya satu nama, nama saya sendiri, tidak ada nama yang lain,” ucap Rusli.

Rusli resmi dipilih karena di bawah kepemimpinannya, Partai Golkar Kota Bogor mengalami peningkatan suara dan perolehan kursi yang signifikan pada Pemilu 2024.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Polisi Musnahkan 300 Knalpot Brong di Koja dengan Gergaji Mesin

Polisi Musnahkan 300 Knalpot Brong di Koja dengan Gergaji Mesin

Megapolitan
Polresta Bogor Luncurkan Aplikasi SiKasep, Lapor Kehilangan Tak Perlu Datang ke Kantor Polisi

Polresta Bogor Luncurkan Aplikasi SiKasep, Lapor Kehilangan Tak Perlu Datang ke Kantor Polisi

Megapolitan
Janggal dengan Kematian Anaknya di Dalam Toren, Ibu Korban: Ada Bekas Cekikan

Janggal dengan Kematian Anaknya di Dalam Toren, Ibu Korban: Ada Bekas Cekikan

Megapolitan
Pemalsu Dokumen yang Ditangkap Polsek Setiabudi Pernah Jadi Calo SIM

Pemalsu Dokumen yang Ditangkap Polsek Setiabudi Pernah Jadi Calo SIM

Megapolitan
2 Hari Sebelum Ditemukan Tewas di Toren, Korban Sempat Pamit ke Ibunya

2 Hari Sebelum Ditemukan Tewas di Toren, Korban Sempat Pamit ke Ibunya

Megapolitan
Kadernya Hadiri Rakorcab Gerindra meski Beda Koalisi, Golkar Depok: Silaturahim Politik Saja

Kadernya Hadiri Rakorcab Gerindra meski Beda Koalisi, Golkar Depok: Silaturahim Politik Saja

Megapolitan
Ulah Bejat Bujang Lapuk di Bogor, Cabuli 11 Anak di Bawah Umur gara-gara Hasrat Seksual Tak Tersalurkan

Ulah Bejat Bujang Lapuk di Bogor, Cabuli 11 Anak di Bawah Umur gara-gara Hasrat Seksual Tak Tersalurkan

Megapolitan
Polisi Tangkap Pencuri Pembatas Jalan di Rawa Badak

Polisi Tangkap Pencuri Pembatas Jalan di Rawa Badak

Megapolitan
Tersangka Pemalsu KTP dan Ijazah Raup Keuntungan Rp 30 Juta Per Bulan

Tersangka Pemalsu KTP dan Ijazah Raup Keuntungan Rp 30 Juta Per Bulan

Megapolitan
Besok, Siswi SLB di Kalideres yang Jadi Korban Pemerkosaan Bakal Lapor Polisi

Besok, Siswi SLB di Kalideres yang Jadi Korban Pemerkosaan Bakal Lapor Polisi

Megapolitan
Pelaku Pencabulan 11 Anak di Bogor Terancam Hukuman 15 Tahun Penjara

Pelaku Pencabulan 11 Anak di Bogor Terancam Hukuman 15 Tahun Penjara

Megapolitan
Koalisi Masyarakat Sipil Gugat Pemberian Pangkat Bintang Empat Prabowo ke PTUN

Koalisi Masyarakat Sipil Gugat Pemberian Pangkat Bintang Empat Prabowo ke PTUN

Megapolitan
Polsek Setiabudi: Pemalsu KTP dan SIM Cari Pembeli lewat FB

Polsek Setiabudi: Pemalsu KTP dan SIM Cari Pembeli lewat FB

Megapolitan
Polisi Tangkap 2 Pemalsu Dokumen KTP, SIM, dan Buku Nikah

Polisi Tangkap 2 Pemalsu Dokumen KTP, SIM, dan Buku Nikah

Megapolitan
Kagetnya Warga di Pondok Aren: Cium Air Rumah Bau Bangkai, Ternyata Ada Mayat Membusuk di Dalam Toren

Kagetnya Warga di Pondok Aren: Cium Air Rumah Bau Bangkai, Ternyata Ada Mayat Membusuk di Dalam Toren

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com