Sandiaga Sebut Ganti Rugi Warga Bukit Duri untuk Beli Lahan Kampung Susun - Kompas.com

Sandiaga Sebut Ganti Rugi Warga Bukit Duri untuk Beli Lahan Kampung Susun

Jessi Carina
Kompas.com - 28/10/2017, 13:35 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno dan warga Bukit Duri, di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jumat (27/10/2017). KOMPAS.com/JESSI CARINA Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno dan warga Bukit Duri, di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jumat (27/10/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan, uang ganti rugi warga Bukit Duri akan digunakan untuk membeli lahan. Lahan tersebut nantinya akan dipakai untuk membangun kampung susun warga.

"Mereka berencana kompensasi yang diterima sesuai dengan keputusan pengadilan akan digunakan untuk membeli lahan, mudah-mudahan bisa dari pemprov, tidak terlalu jauh dari situ, dan kita akan membangunkan mereka," ujar Sandiaga di Ecopark, Ancol, Sabtu (28/10/2017).

Sandiaga ingin lahan yang digunakan untuk membangun kampung susun tidak begitu jauh dari Bukit Duri. Sandi mengatakan, Pemprov DKI Jakarta kini akan melakukan pendekatan yang baik terhadap warga Bukit Duri.

Warga akan diajak bicara bersama dengan komunitas untuk membangun permukimannya.

Baca juga : Warga Bukit Duri Minta Pemprov DKI Bayar Rp 18,6 Miliar Uang Ganti Rugi

Ketika ditanya apakah akan memberikan ganti rugi sesuai putusan pengadilan, Sandi mengatakan akan membicarakan itu bersama warga.

"Nanti kita lihat aspek hukumnya seperti apa, tapi konsep gambarannya besarnya adalah mereka ikut rembuk bersama kita dengan diplomasi yang bagus," kata Sandiaga.

Baca juga : Sandiaga Ucapkan Selamat kepada Warga Bukit Duri yang Menang Gugat Pemprov DKI

Sebelumnya, Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat telah memutus gugatan class action (gugatan yang diajukan seseorang atau sebuah kelompok kecil atas nama sebuah kelompok besar) yang diajukan warga Bukit Duri terkait penggusuran yang dilakukan Pemprov DKI Jakarta pada 28 September 2016. Dalam putusan yang dibacakan pada Rabu (25/10/2017), hakim memenangkan warga.


Baca juga : Warga Bukit Duri Menang Class Action, DKI Harus Bayar Rp 18,6 Miliar

"Hasilnya gugatan warga Bukit Duri diterima, kemudian Pemprov DKI dinyatakan telah melakukan perbuatan melawan hukum," kata pengacara warga penggugat, Vera Soemarwi ketika dikonfirmasi, Rabu.

Kompas TV Permukiman warga di pinggir Sungai Ciliwung di wilayah Bukit Duri, Jakarta Selatan, mulai dibongkar.

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
PenulisJessi Carina
EditorAna Shofiana Syatiri

Komentar

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM