Kompas.com - 13/04/2016, 19:41 WIB
|
EditorIcha Rastika

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Tim Penjaringan Calon Gubernur Partai Gerindra DKI Jakarta Syarif menilai bahwa penetapan kader Gerindra Mohamad Sanusi sebagai tersangka Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), tidak mempengaruhi proses penjaringan bakal calon gubernur yang digelar partainya.

"Penjaringan enggak ada pengaruhnya, sudah begitu saja," kata Syarif, di Gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu (13/4/2016).

Saat ini, ada 7 tokoh yang masuk penjaringan bakal cagub DKI Jakarta dari Partai Gerindra. Dari 7 nama tersebut, 6 di antaranya berasal dari internal partai.

(Baca: Soal Cagub DKI, Gerindra akan Beri Kejutan pada 23 April)

Mereka adalah Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta Saefullah, mantan Wakil Menteri Pertahanan Sjafrie Syamsuddin, Sekretaris Jenderal Ahmad Muzani, Wakil Ketua Dewan Pembina Sandiaga Uno, anggota DPR RI Biem Benjamin, dan Mohamad Taufik.

Karena terlibat kasus hukum, Mohamad Sanusi otomatis keluar dari proses penjaringan. Satu nama lainnya, adalah Yusril Ihza Mahendra yang merupakan tokoh internal.

Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) itu mendaftarkan diri ikut penjaringan bakal cagub Gerindra atas dasar inisiatifnya sendiri.

"Tetapi pandangan warga ya harus ditanyakan dulu. Kalau soal penjaringan, kami tidak ada pengaruh dan proses tetap berjalan," ujar Syarif.

(Baca: Yusril Resmi Masuk Bursa Cagub Partai Gerindra)

KPK sebelumnya menetapkan Sanusi sebagai tersangka dugaan suap terkait pembahasan raperda reklamasi.

KPK menangkap tangan Sanusi atas dugaan menerima suap hingga Rp 2 miliar dari Presiden Direktur PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) Ariesman Widjaja.

Kompas TV KPK Periksa Sanusi dan Ariesman
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kronologi Balita Tewas Dibanting Pacar Ibunya di Apartemen Kalibata City

Kronologi Balita Tewas Dibanting Pacar Ibunya di Apartemen Kalibata City

Megapolitan
Selama Januari–November 2022, Ada 308 Kasus HIV/AIDS di Tangsel

Selama Januari–November 2022, Ada 308 Kasus HIV/AIDS di Tangsel

Megapolitan
Heru Budi Minta 3 Pasar Tradisional di Jakpus Ditata Ulang

Heru Budi Minta 3 Pasar Tradisional di Jakpus Ditata Ulang

Megapolitan
Truk Kontainer Terbakar di Pintu Keluar Tol Sunda Kelapa, Api Muncul dari Bawah Kabin

Truk Kontainer Terbakar di Pintu Keluar Tol Sunda Kelapa, Api Muncul dari Bawah Kabin

Megapolitan
Polisi Tangkap Penusuk Seorang Pemuda di Tarumajaya Bekasi

Polisi Tangkap Penusuk Seorang Pemuda di Tarumajaya Bekasi

Megapolitan
Kasus HIV/AIDS di Tangsel Didominasi Penderita Laki-laki

Kasus HIV/AIDS di Tangsel Didominasi Penderita Laki-laki

Megapolitan
Sebelum Balita Tewas Dibanting di Apartemen Kalibata City, Tubuhnya Banyak Luka Lebam

Sebelum Balita Tewas Dibanting di Apartemen Kalibata City, Tubuhnya Banyak Luka Lebam

Megapolitan
Polisi Tangkap Pria yang Banting Balita Anak Pacarnya di Apartemen Kalibata City

Polisi Tangkap Pria yang Banting Balita Anak Pacarnya di Apartemen Kalibata City

Megapolitan
Polisi Tunggu Analisis Sosiolog Agama untuk Simpulkan Penyelidikan Kasus Sekeluarga Tewas di Kalideres

Polisi Tunggu Analisis Sosiolog Agama untuk Simpulkan Penyelidikan Kasus Sekeluarga Tewas di Kalideres

Megapolitan
Truk Kontainer Terbakar di Pintu Tol Sunda Kelapa, Api Lalap Kursi Pengemudi

Truk Kontainer Terbakar di Pintu Tol Sunda Kelapa, Api Lalap Kursi Pengemudi

Megapolitan
Sedang Asyik Nongkrong, Satu Pemuda Tewas Ditusuk di Tarumajaya Bekasi

Sedang Asyik Nongkrong, Satu Pemuda Tewas Ditusuk di Tarumajaya Bekasi

Megapolitan
Balita Tewas Dibanting di Apartemen Kalibata City Saat Ibunya Sedang Kerja

Balita Tewas Dibanting di Apartemen Kalibata City Saat Ibunya Sedang Kerja

Megapolitan
Balita Tewas Dibanting Pacar Ibunya di Apartemen Kalibata City karena BAB Sembarangan

Balita Tewas Dibanting Pacar Ibunya di Apartemen Kalibata City karena BAB Sembarangan

Megapolitan
Aktifkan Lagi Jabatan Deputi Gubernur DKI, Heru: Jangan Salah Paham, Sederet Agenda Besar Menanti

Aktifkan Lagi Jabatan Deputi Gubernur DKI, Heru: Jangan Salah Paham, Sederet Agenda Besar Menanti

Megapolitan
Pemprov DKI Gelar Perayaan Tahun Baru hingga Tingkat Kota agar Massa Terpecah

Pemprov DKI Gelar Perayaan Tahun Baru hingga Tingkat Kota agar Massa Terpecah

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.