Sudin Dukcapil Jakut Tetap Layani Warga yang Datang Setelah Pukul 14.00 - Kompas.com

Sudin Dukcapil Jakut Tetap Layani Warga yang Datang Setelah Pukul 14.00

Kompas.com - 17/05/2018, 22:11 WIB
Suasana pembuatan e-KTP di kantor Disdukcapil Palembang, Sumatera Selatan, Kamis (3/5/2018)KOMPAS.com/ Aji YK Putra Suasana pembuatan e-KTP di kantor Disdukcapil Palembang, Sumatera Selatan, Kamis (3/5/2018)

JAKARTA, KOMPAS.com - Warga Jakarta Utara dipastikan tetap dapat mengajukan layanan administrasi kependudukan di Kantor Suku Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Jakarta Utara setelah pukul 14.00.

Kasudin Dukcapil Jakarta Utara Erik Polim mengatakan, pihaknya tetap melayani administrasi kependudukan hingga sore hari.

"Kalau secara mereka (warga) datang pukul 14.00 lewat atau bagaimana pun, ya, kami tetap layani, kan, takutnya warga belum tahu jam 2 tutup, ya, kami tetap menunggu," kata Erik saat dihubungi, Kamis (17/5/2018).

Baca juga: Warga yang Sudah Mengantre Tetap Dilayani meski Mal Pelayanan Publik Tutup Pukul 14.00


Erik menambahkan, selama bulan Ramadhan, pihaknya juga tidak mengadakan jam istirahat.

Artinya, pelayanan publik tetap berjalan selama jam istirahat berlangsung.

"Tidak ada jam istirahat. Kami tetap buka loket berganti-gantian, yang mau shalat silakan, yang mau jaga silakan," ujarnya. 

Baca juga: Mal Pelayanan Publik DKI Tutup Pukul 14.00 WIB Selama Ramadhan

Di sana, warga dapat membuat KTP, KK, Akta Kelahiran, dan dokumen-dokumen lainnya. 

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengeluarkan Keputusan Gubernur Nomor 801 Tahun 2018 mengenai jam kerja selama bulan Ramadhan.

Dalam aturan tersebut, diatur jam kerja PNS pada Senin-Kamis berlaku pukul 07.00-14.00. Sementara pada hari Jumat berlaku pukul 07.00-14.30.


Terkini Lainnya

SBY Disebut Jadi Salah Satu Mentor Prabowo-Sandiaga Jelang Debat Capres

SBY Disebut Jadi Salah Satu Mentor Prabowo-Sandiaga Jelang Debat Capres

Nasional
Kemenkumham Sebut Oknum Sipir Pengedar Narkoba Sudah Lama Dipecat

Kemenkumham Sebut Oknum Sipir Pengedar Narkoba Sudah Lama Dipecat

Megapolitan
KPU Ingatkan Capres-Cawapres soal Pertanyaan yang Tak Boleh Diajukan Saat Debat

KPU Ingatkan Capres-Cawapres soal Pertanyaan yang Tak Boleh Diajukan Saat Debat

Nasional
Jenazah dengan Telinga dan Jari Terputus Ditemukan Pamulang

Jenazah dengan Telinga dan Jari Terputus Ditemukan Pamulang

Megapolitan
Kakinya Patah Saat Berlatih, Murid Yoga Dapat Kompensasi Rp 408 Juta

Kakinya Patah Saat Berlatih, Murid Yoga Dapat Kompensasi Rp 408 Juta

Internasional
Ini Cara Mengurus Sertifikat Layak Kawin untuk Warga DKI Jakarta

Ini Cara Mengurus Sertifikat Layak Kawin untuk Warga DKI Jakarta

Megapolitan
Pedagang Keluhkan Kenaikan Tarif Lahan di Pasar Induk Kramatjati

Pedagang Keluhkan Kenaikan Tarif Lahan di Pasar Induk Kramatjati

Megapolitan
Kompas TV Siarkan Langsung Debat Perdana Pilpres 2019

Kompas TV Siarkan Langsung Debat Perdana Pilpres 2019

Nasional
Soal Tayangan Visi Jokowi dan Pidato Prabowo, KPI Sebut Ada Indikasi Pelanggaran

Soal Tayangan Visi Jokowi dan Pidato Prabowo, KPI Sebut Ada Indikasi Pelanggaran

Nasional
Cari Umpan untuk Ikan, Seorang Anak Malah Temukan Granat Aktif

Cari Umpan untuk Ikan, Seorang Anak Malah Temukan Granat Aktif

Regional
PKL Okupasi Trotoar Depan Proyek Terminal Depok, Pejalan Kaki Takut Terserempet Motor

PKL Okupasi Trotoar Depan Proyek Terminal Depok, Pejalan Kaki Takut Terserempet Motor

Megapolitan
Gempa 5,3 Magnitudo Guncang Maluku Utara, Tidak Berpotensi Tsunami

Gempa 5,3 Magnitudo Guncang Maluku Utara, Tidak Berpotensi Tsunami

Regional
Polisi Ringkus Bandar Narkoba yang Jadikan Mobilnya Gudang Berjalan

Polisi Ringkus Bandar Narkoba yang Jadikan Mobilnya Gudang Berjalan

Megapolitan
Pejabat Rusia: Ukraina Mungkin Bisa Bubar sebagai Negara

Pejabat Rusia: Ukraina Mungkin Bisa Bubar sebagai Negara

Internasional
Pria Bersenjata 'Cutter' Panik Dipergoki Pemilik Rumah Saat Mencuri

Pria Bersenjata "Cutter" Panik Dipergoki Pemilik Rumah Saat Mencuri

Megapolitan

Close Ads X