Terenyuh Lihat Warga Shalat Tarawih di JPO, Sandiaga Janji Cari Solusi

Kompas.com - 21/05/2018, 13:04 WIB
Tarawaih warga di atas JPO Pasar Gembrong, Kamis (17/5/2018) STANLY RAVELTarawaih warga di atas JPO Pasar Gembrong, Kamis (17/5/2018)

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno sudah melihat foto-foto warga Pasar Gembrong yang melaksanakan sholat tarawih berjemaah di atas Jembatan Penyebrangan Orang ( JPO). Dia mengaku terenyuh melihatnya.

"Saya terenyuh juga lihat ada beberapa gambar (warga Pasar Gembrong shalat tarawih di atas JPO)," ujar Sandiaga di Monas, Senin (21/5/2018).

Sandiaga meminta jajarannya untuk mencari solusi masalah ini. Dia ingin ada tempat yang bisa menampung warga Pasar Gembrong untuk shalat tarawih.


Baca juga: Potret Warga Shalat Tarawih di JPO Pasar Gembrong...

"Kita coba nanti cari tempatnya di Pasar Gembrong, kita coba cari solusinya buat mereka," ujar Sandiaga.

JPO yang biasanya digunakan untuk akses menyeberang, mendadak jadi area ibadah shalat tarawih bagi sejumlah warga Cipinang Besar Utara (Cibesut).

Mereka shalat beralaskan potongan kardus, dan ada juga yang menggunakan lembaran koran.

Baca juga: Sandiaga Tunggu Anies Pulang untuk Putuskan soal Tarawih di Monas

Salah satu warga, Arif (26), menjelaskan, kebiasaan ini dilakukan warga karena Mushala Miftamul Jannah yang ada di Pasar Gembrong tidak sanggup menampung semua jemaah.

"Hampir tiap bulan puasa memang begini. Ruangan di mushala tidak bisa menampung, jadi sebagian warga naik ke atas JPO dan sebagian lagi di pinggir jalan," ujar Arif.

Kompas TV Warga berbondong – bonding mengikuti shalat tarawih di Ramadhan 1438 H tahun ini.

 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Tangkap Kurir Narkoba Jaringan Jakarta-Bandung

Polisi Tangkap Kurir Narkoba Jaringan Jakarta-Bandung

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Daya Pikat Djeni | Penganiayaan Bocah YM oleh Pengasuh | Nenek Buta Huruf Ditipu, Rumah Terjual

[POPULER JABODETABEK] Daya Pikat Djeni | Penganiayaan Bocah YM oleh Pengasuh | Nenek Buta Huruf Ditipu, Rumah Terjual

Megapolitan
Kisah Kampung Apung yang Dahulu Rimbun Penuh Pohon, Kebun, dan Empang...

Kisah Kampung Apung yang Dahulu Rimbun Penuh Pohon, Kebun, dan Empang...

Megapolitan
Pengakuan Mahasiswa, Ditawari Uang hingga Diancam Agar Tak Gelar Aksi...

Pengakuan Mahasiswa, Ditawari Uang hingga Diancam Agar Tak Gelar Aksi...

Megapolitan
Jumat Pagi, Kualitas Udara Bekasi dan Depok Lebih Buruk daripada Jakarta

Jumat Pagi, Kualitas Udara Bekasi dan Depok Lebih Buruk daripada Jakarta

Megapolitan
Keterlibatan Dokter dalam Penganiayaan Ninoy, Disebut Tak Obati dan Ikut Interogasi...

Keterlibatan Dokter dalam Penganiayaan Ninoy, Disebut Tak Obati dan Ikut Interogasi...

Megapolitan
Ulah Djeni Si Penggelap Mobil, Bikin Repot Keluarga hingga Jadi Target Kemarahan Para Korban

Ulah Djeni Si Penggelap Mobil, Bikin Repot Keluarga hingga Jadi Target Kemarahan Para Korban

Megapolitan
Kisah di Balik Nama Kampung Apung, Berawal dari Kekompakan Warga Hadapi Musibah...

Kisah di Balik Nama Kampung Apung, Berawal dari Kekompakan Warga Hadapi Musibah...

Megapolitan
Aksi Mahasiswa Tuntut Perppu KPK, Hanya 2,5 Jam dan Tak Bisa Sampai ke Depan Istana

Aksi Mahasiswa Tuntut Perppu KPK, Hanya 2,5 Jam dan Tak Bisa Sampai ke Depan Istana

Megapolitan
BMKG: Jakarta Cerah Berawan Sepanjang Hari

BMKG: Jakarta Cerah Berawan Sepanjang Hari

Megapolitan
Teman Tewas Dalam Tawuran, Pelajar di Depok Balas Dendam Rusak Sekolah Pelakunya

Teman Tewas Dalam Tawuran, Pelajar di Depok Balas Dendam Rusak Sekolah Pelakunya

Megapolitan
Stres Mau Nikah Diduga Jadi Motif ART Aniaya Bayi 2 Tahun di Depok

Stres Mau Nikah Diduga Jadi Motif ART Aniaya Bayi 2 Tahun di Depok

Megapolitan
Rumah 4 Lantai Dibongkar Satpol PP Jaksel karena Langgar Peraturan Perizinan

Rumah 4 Lantai Dibongkar Satpol PP Jaksel karena Langgar Peraturan Perizinan

Megapolitan
30 Pelajar Diamankan Terkait Perusakan SMK di Depok, 5 Orang Jadi Tersangka

30 Pelajar Diamankan Terkait Perusakan SMK di Depok, 5 Orang Jadi Tersangka

Megapolitan
Raup Rp 2,5 Miliar dari Gelapkan 62 Mobil, Djeni Terlilit Utang

Raup Rp 2,5 Miliar dari Gelapkan 62 Mobil, Djeni Terlilit Utang

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X