"Jangan Hanya Pak Sandi Jadi Cawapres, Tiba-tiba OK OCE Dibombardir..."

Kompas.com - 19/09/2018, 17:08 WIB
Pelatihan OK OCE di Kecamatan Ciracas, Kamis (6/9/2018) KOMPAS.com/ RYANA ARYADITA UMASUGI Pelatihan OK OCE di Kecamatan Ciracas, Kamis (6/9/2018)

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Perkumpulan Gerakan OK OCE Faransyah Jaya menyayangkan pencoretan usulan anggaran sertifikasi pendamping OK OCE.

Faransyah meminta anggota dewan tidak mencampuradukkan politik dengan program ini.

"Anggota dewan, kan, mestinya pro rakyat. Ini saya sudah bilang tolong OK OCE jangan dibawa ke ranah politik gitu. Jangan hanya Pak Sandi (Sandiaga Uno) jadi cawapres terus tiba-tiba OK OCE dibombardir," kata Faransyah ketika dihubungi, Rabu (19/9/2018).

Baca juga: Nasib OK OCE Setelah DPRD Coret Anggaran Sertifikasi Pendampingnya

Faransyah mencontohkan sikap anggota Badan Anggaran DPRD DKI Jakarta Bestari Barus yang kerap mengkritik OK OCE.

Menurut dia, jika Bestari memiliki masukan untuk OK OCE, seharusnya disampaikan sejak awal.

"Kalau dia mau mempertanyakan, kan, bisa jauh-jauh hari. Misalnya seperti waktu Bu Afni kritik OK OCE cuma cuap-cuap, kami kan memperbaiki diri. Kalau mau kasih masukan dari dulu dong kok tiba-tiba saat zamannya nyaleg Pak Bestari dengan lantangnya begini dan begitu," ujar Faransyah.

Baca juga: Serfikasi Dilakukan agar Pendamping OK OCE Betah Bekerja

Faransyah bakal mengupayakan sertifikasi ini ke DPRD melalui Kepala Biro Perekonomian DKI Sri Haryati.

Ia berharap DPRD mau mendukung gerakan kewirausahaan ini.

Sebelumnya, dalam rancangan Kebijakan Umum Perubahan Anggaran-Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUPA-PPAS) 2018, Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, dan Perdagangan (KUMKMP) DKI Jakarta mengajukan anggaran Rp 3,9 miliar untuk program sertfikasi pendamping OK OCE.

Baca juga: Ketua OK OCE: Ini Kan Emak-emak (Anggota OK OCE), Perlu Didampingi

Namun, anggota Badan Anggaran DPRD DKI Jakarta menolak usulan anggaran tersebut.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dua dari Empat Perampok Warteg di Jakarta adalah Residivis Kasus yang Sama

Dua dari Empat Perampok Warteg di Jakarta adalah Residivis Kasus yang Sama

Megapolitan
Permukiman di Cipulir Banjir Pascahujan Deras pada Minggu Malam

Permukiman di Cipulir Banjir Pascahujan Deras pada Minggu Malam

Megapolitan
Kata Anies, Banjir Underpass Kemayoran Surut dan Sudah Bisa Dilintasi

Kata Anies, Banjir Underpass Kemayoran Surut dan Sudah Bisa Dilintasi

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Anies: Dulu Takbiran Dilarang, Sekarang Diizinkan | Jakarta Negatif Virus Corona

[POPULER JABODETABEK] Anies: Dulu Takbiran Dilarang, Sekarang Diizinkan | Jakarta Negatif Virus Corona

Megapolitan
BMKG: Jabodetabek Hujan Siang Ini

BMKG: Jabodetabek Hujan Siang Ini

Megapolitan
Kronologi Pria Masturbasi Dalam Mobil, Bermula ketika Tunggu Penumpang

Kronologi Pria Masturbasi Dalam Mobil, Bermula ketika Tunggu Penumpang

Megapolitan
Banyak Teman Anggota DPRD, Nurmansjah Lubis Diyakini Bisa Jadi Wagub DKI

Banyak Teman Anggota DPRD, Nurmansjah Lubis Diyakini Bisa Jadi Wagub DKI

Megapolitan
Kabel Bawah Tanah di Yamaha Cakung Terbakar

Kabel Bawah Tanah di Yamaha Cakung Terbakar

Megapolitan
Cerita Cawagub DKI Nurmansjah Lubis Kebanjiran pada Tahun Baru 2020

Cerita Cawagub DKI Nurmansjah Lubis Kebanjiran pada Tahun Baru 2020

Megapolitan
Nurmansjah Lubis Lobi Fraksi-fraksi DPRD Sebelum Diumumkan Jadi Cawagub DKI

Nurmansjah Lubis Lobi Fraksi-fraksi DPRD Sebelum Diumumkan Jadi Cawagub DKI

Megapolitan
Polsek Sawangan Sita Puluhan Botol Miras dari 3 Warung Jamu

Polsek Sawangan Sita Puluhan Botol Miras dari 3 Warung Jamu

Megapolitan
Perampok di Warteg Pesanggrahan Gunakan Uang Jarahan untuk Makan dan Narkoba

Perampok di Warteg Pesanggrahan Gunakan Uang Jarahan untuk Makan dan Narkoba

Megapolitan
Seorang Peserta Loe Gue Run 2020 Meninggal Dunia

Seorang Peserta Loe Gue Run 2020 Meninggal Dunia

Megapolitan
Bandingkan Diri dengan Rival, Cawagub Nurmansjah Lubis Merasa Lebih Cocok Dampingi Anies

Bandingkan Diri dengan Rival, Cawagub Nurmansjah Lubis Merasa Lebih Cocok Dampingi Anies

Megapolitan
Polisi: 4 Perampok Warteg di Pesanggrahan Berpencar karena Viral di Media Sosial

Polisi: 4 Perampok Warteg di Pesanggrahan Berpencar karena Viral di Media Sosial

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X