MRT hingga Kereta Bandara, Vandalisme Transportasi Massal Ibu Kota Terus Berulang...

Kompas.com - 12/10/2018, 11:27 WIB
Foto kereta MRT dicorat-coret viral di media sosial, Jumat (21/9/2018). Foto ini diambil dari akun Instagram @newsetrafubuki. INSTAGRAM/ newsetrafubuki Foto kereta MRT dicorat-coret viral di media sosial, Jumat (21/9/2018). Foto ini diambil dari akun Instagram @newsetrafubuki.

JAKARTA, KOMPAS.com - Aksi vandalisme terhadap transportasi massal Ibu Kota kembali terjadi.

Setelah sebelumnya kereta rel listrik ( KRL) Jabodetabek dan kereta mass rapid transit ( MRT), vandalisme kini menimpa kereta bandara

Dua rangkaian kereta bandara dicorat-coret di Stasiun Manggarai, Jakarta Selatan, Rabu (10/10/2018) malam.

Baca juga: Railink Belum Berencana Lapor Polisi soal Vandalisme di KA Bandara

Aksi vandalisme itu diduga dilakukan saat rangkaian kereta hendak masuk ke Stasiun Manggarai, yaitu pukul 21.11 dan 21.47.

Pelaku vandalisme diduga masuk dan mencorat-coret saat kereta bandara menunggu masuk Stasiun Manggarai.

Adapun jalur masuk Stasiun Manggarai merupakan daerah terbuka yang bisa dimasuki siapa saja.

Baca juga: Polisi: Pelaku Vandalisme MRT Termonitor Berpindah-pindah Negara

Pada Rabu malam, petugas Railink langsung membersihkan dua rangkaian tersebut. Kamis (11/10/2018) pagi, dua rangkaian yang sebelumnya dicorat-coret, bisa kembali beroperasi.

"Betul, tadi malam kami memang mendapati ada sarana KA Bandara yang di coret-coret," ujar Kepala Humas Railink Diah Suryandari, saat dikonfirmasi Kompas.com, Kamis.

Mengantisipasi hal itu terulang kembali, Railink berkoordinasi dengan PT KAI untuk memperketat pengawasan di seluruh stasiun se-Jabodetabek.

Baca juga: Polisi Minta Bantuan Interpol untuk Cari Terduga Pelaku Vandalisme MRT

Railink enggan melaporkan hal tersebut ke polisi. Manajemen Railink akan menindaklanjuti hal tersebut secara internal.

MRT dicorat-coret

Vandalisme juga terjadi terhadap kereta MRT di Depo Lebak Bulus, Jakarta Selatan, 21 September lalu.

Pelaku vandalisme diduga merupakan warga negara asing yang masuk Depo Lebak Bulus dengan memanjat dan melompati dinding.

Kontraktor selaku pihak yang bertanggung jawab atas aksi vandalisme tersebut langsung melakukan investigasi dan melaporkan kejadian ini ke Polsek Cilandak.

Halaman:
Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Selain yang Dinyanyikan Wali Kota Depok, Dishub Siapkan Lagu Lain untuk di Lampu Merah

Selain yang Dinyanyikan Wali Kota Depok, Dishub Siapkan Lagu Lain untuk di Lampu Merah

Megapolitan
'Seabrek' Tugas Pemadam Kebakaran: Padamkan Api, Tangkap Biawak hingga Melepas Cincin

"Seabrek" Tugas Pemadam Kebakaran: Padamkan Api, Tangkap Biawak hingga Melepas Cincin

Megapolitan
Lagu yang Disetel di Lampu Merah, Bukan untuk Atasi Macet atau Hibur Warga...

Lagu yang Disetel di Lampu Merah, Bukan untuk Atasi Macet atau Hibur Warga...

Megapolitan
Penjelasan Dishub Soal Lagu Wali Kota Depok yang Akan Disetel di Lampu Merah

Penjelasan Dishub Soal Lagu Wali Kota Depok yang Akan Disetel di Lampu Merah

Megapolitan
Pimpinan Pansus Wagub DKI Dukung Fraksi Demokrat yang Mau Laporkan Politisi PSI

Pimpinan Pansus Wagub DKI Dukung Fraksi Demokrat yang Mau Laporkan Politisi PSI

Megapolitan
Bicara Politik Uang dalam Pemilihan Wagub DKI, PSI Bingung Fraksi Demokrat yang Tersinggung

Bicara Politik Uang dalam Pemilihan Wagub DKI, PSI Bingung Fraksi Demokrat yang Tersinggung

Megapolitan
Sampaikan Duplik, Jokdri Berkukuh Tak Bersalah dalam Kasus Perusakan Barang Bukti

Sampaikan Duplik, Jokdri Berkukuh Tak Bersalah dalam Kasus Perusakan Barang Bukti

Megapolitan
Depok Uji Coba Pemutaran Lagu di Lampu Merah, Agustus Mendatang

Depok Uji Coba Pemutaran Lagu di Lampu Merah, Agustus Mendatang

Megapolitan
Kasus Usulan Tak Pasang Foto Presiden, Keluarga Tersangka Ajukan Penangguhan Penahanan

Kasus Usulan Tak Pasang Foto Presiden, Keluarga Tersangka Ajukan Penangguhan Penahanan

Megapolitan
SMP Negeri Dadakan Disebut Anak Haram, Disdik Bekasi Sebut Sudah Sesuai Kajian

SMP Negeri Dadakan Disebut Anak Haram, Disdik Bekasi Sebut Sudah Sesuai Kajian

Megapolitan
Ramai Surat Tilang ETLE, Berikut Tarif Resmi Denda Pelanggaran Lalu Lintas

Ramai Surat Tilang ETLE, Berikut Tarif Resmi Denda Pelanggaran Lalu Lintas

Megapolitan
Warga Diimbau Tak Buang Sampah Lagi ke Kali Tegal Amba

Warga Diimbau Tak Buang Sampah Lagi ke Kali Tegal Amba

Megapolitan
Pro Kontra Warga Depok Tanggapi Wacana Pemilik Mobil Harus Punya Garasi

Pro Kontra Warga Depok Tanggapi Wacana Pemilik Mobil Harus Punya Garasi

Megapolitan
Sebuah Mobil Tabrak Separator Busway lalu Terguling di Jalan Jenderal Sudirman

Sebuah Mobil Tabrak Separator Busway lalu Terguling di Jalan Jenderal Sudirman

Megapolitan
10 Anggota PPK Koja dan Cilincing Didakwa 2 Pasal Pelanggaran Pemilu

10 Anggota PPK Koja dan Cilincing Didakwa 2 Pasal Pelanggaran Pemilu

Megapolitan
Close Ads X