Jalur DDT Manggarai-Bekasi Ditargetkan Rampung 2021

Kompas.com - 12/04/2019, 13:49 WIB
Pembangunan jalur dwiganda yang terhenti karena terkendala pembebasan lahan di kawasan Penggilingan, Cakung, Jakarta Timur, Senin (4/10). Jalur dwiganda bagi kereta rel listrik dan kereta jarak jauh Manggarai-Cikarang nantinya mampu menambah frekuensi dan perjalanan. KOMPAS/PRIYOMBODOPembangunan jalur dwiganda yang terhenti karena terkendala pembebasan lahan di kawasan Penggilingan, Cakung, Jakarta Timur, Senin (4/10). Jalur dwiganda bagi kereta rel listrik dan kereta jarak jauh Manggarai-Cikarang nantinya mampu menambah frekuensi dan perjalanan.

JAKARTA, KOMPAS.com - Proyek double-double track atau jalur rel dwiganda sepanjang Stasiun Manggarai hingga Bekasi ditargetkan bisa rampung dan beroperasi pada tahun 2021.

Kepala Balai Teknik Jakarta-Banten Ditjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Jumardi mengatakan, jalur DDT yang dioperasikan hari ini baru berada di segmen Jatinegara-Cakung.

"Double-double track itu dari Manggarai ke Bekasi tapi yang sudah selesai dari Jatinegara ke Cakung, rencana kami 2021 (semua selesai) bersamaan nanti dengan Stasiun Sentral Manggarai," kata Jumardi di Stasiun Jatinegara, Jumat (12/4/2019).

Ia menjelaskan, proyek DDT segmen Cakung - Bekasi akan mulai dibangun pada Juni mendatang. Ia menyebutkan, masih ada beberapa lahan yang perlu dibebaskan jelang pembangunan dimulai.

Baca juga: Keterlambatan KRL karena DDT Bisa Terjadi hingga Sabtu Besok

"Untuk jalur sebetulnya sekarang bisa dikonstuksi, cuma untuk jalur akses warga yang hilang, jadi kami harus mengganti akses warga itu," ujar Jumardi.

Sementara itu, wacana untuk memperpanjang DDT hingga Cikarang menunggu evaluasi DDT segmen Manggarai-Bekasi.

Jumardi mengatakan, salah satu hal yang akan dievaluasi adalah penyempitan jalur atau bottlenecking yang dapat terjadi akibat jalur DDT.

"Kalau di negara-negara lain yang sudah maju, tidak bicara lagi bottlenecjing tapi memang dari dulu sudah direncanakan rel kereta perkotaan dipisah dengan yang intercity," kata Jumardi.

Baca juga: 2 Jam Lebih dari Bekasi ke Jakarta, Penumpang KRL Kesal Pengoperasian Jalur DDT pada Hari Kerja

Jalur DDT segmen Jatinegara-Cakung sepanjang 9,5 km telah mulai beroperasi hari ini. Namun, pengoperasian DDT diwarnai keterlambatan kereta rel listrik jalur Bekasi-Jakarta Kota.

Keterlambatan itu disebabkan oleh penyesuaian jalur kereta karena adanya penyempitan jalur atau bottleneck imbas dari beroperasinya jalur DDT.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Zona Merah Covid-19 di Kota Tangerang Tersisa 9 RW

Zona Merah Covid-19 di Kota Tangerang Tersisa 9 RW

Megapolitan
Komunitas Seniman Pertanyakan Urgensi Pemkot Tangerang Minta Kosongkan Lahan Semanggi Center

Komunitas Seniman Pertanyakan Urgensi Pemkot Tangerang Minta Kosongkan Lahan Semanggi Center

Megapolitan
Ganjil Genap Dihapus, 90 Persen Pedagang Pasar Minggu Mulai Berjualan

Ganjil Genap Dihapus, 90 Persen Pedagang Pasar Minggu Mulai Berjualan

Megapolitan
Aparat Belum Bantu Pembatasan Pengunjung di Sejumlah Pasar di Jaksel

Aparat Belum Bantu Pembatasan Pengunjung di Sejumlah Pasar di Jaksel

Megapolitan
UPDATE 2 Juli: Bertambah 13, Total 414 Kasus Positif Covid-19 di Tangsel

UPDATE 2 Juli: Bertambah 13, Total 414 Kasus Positif Covid-19 di Tangsel

Megapolitan
Dishub DKI: Jumlah Kendaraan di Jalanan Jakarta Mendekati Sebelum Covid-19

Dishub DKI: Jumlah Kendaraan di Jalanan Jakarta Mendekati Sebelum Covid-19

Megapolitan
UPDATE 2 Juli, Sisa 19 Pasien Positif Covid-19 di Kota Bekasi, 12 RW Masih di Zona Merah

UPDATE 2 Juli, Sisa 19 Pasien Positif Covid-19 di Kota Bekasi, 12 RW Masih di Zona Merah

Megapolitan
Kasus Penusukan Anggota Babinsa Serda Saputra, Polisi Tangkap Seorang Tersangka

Kasus Penusukan Anggota Babinsa Serda Saputra, Polisi Tangkap Seorang Tersangka

Megapolitan
PT MRT Jakarta Bakal Tambah Durasi Jam Sibuk bila Jumlah Penumpang Melonjak

PT MRT Jakarta Bakal Tambah Durasi Jam Sibuk bila Jumlah Penumpang Melonjak

Megapolitan
Orderan Kurir Sepeda Jakarta Melonjak Selama Pandemi Covid-19

Orderan Kurir Sepeda Jakarta Melonjak Selama Pandemi Covid-19

Megapolitan
Orangtua Keluhkan Titik Koordinat PPDB Jalur Zonasi yang Salah, Pemkot Bekasi: Human Error

Orangtua Keluhkan Titik Koordinat PPDB Jalur Zonasi yang Salah, Pemkot Bekasi: Human Error

Megapolitan
Besok Kota Bogor Masuki Fase Pra-Adaptasi Kebiasaan Baru

Besok Kota Bogor Masuki Fase Pra-Adaptasi Kebiasaan Baru

Megapolitan
Garuda Indonesia Beri Penjelasan Berkait Penumpangnya yang Sesak Napas Lalu Meninggal

Garuda Indonesia Beri Penjelasan Berkait Penumpangnya yang Sesak Napas Lalu Meninggal

Megapolitan
Kegiatan Belajar Mengajar di Kota Tangerang Dimulai 13 Juli secara Daring

Kegiatan Belajar Mengajar di Kota Tangerang Dimulai 13 Juli secara Daring

Megapolitan
Sejumlah Orangtua Datangi Kantor Disdik Kota Bekasi Keluhkan Data Jalur Zonasi Tak Valid

Sejumlah Orangtua Datangi Kantor Disdik Kota Bekasi Keluhkan Data Jalur Zonasi Tak Valid

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X