Rusunami DP Rp 0 Punya Fasilitas Taman hingga Layanan Transjakarta

Kompas.com - 26/07/2019, 20:05 WIB
Rusunami Klapa Village, Pondok Kelapa, Jakarta Timur, Jumat (26/7/2019). DEAN PAHREVI/KOMPAS.comRusunami Klapa Village, Pondok Kelapa, Jakarta Timur, Jumat (26/7/2019).
Penulis Dean Pahrevi
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Rumah Susun Sederhana Milik (Rusunami) Klapa Village dengan down payment (DP) Rp 0 mulai bisa dihuni pada Agustus mendatang.

Pantauan Kompas.com, pembangunan rusunami sudah hampir rampung. Bangunan ini memiliki paduan warna coklat, merah marun, dan putih.

Meski sudah hampir rampung, masih ada pembangunan di area sekitar rusunami. Mobil proyek juga masih berada di sekitar area rusunami.

Baca juga: Kabar Terbaru Rusunami DP 0, Segera Dihuni dan Diminati Pemilik Alphard

Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman DKI Jakarta Kelik Indriyanto mengatakan, saat ini BUMD Perumda Pembangunan Sarana Jaya masih merampungkan beberapa fasilitas publik di area rusunami.

Fasilitas publik yang ada di rusun itu yakni, taman, mushola, lift, ruang terbuka hijau, parkir motor dan mobil yang terbatas dan lainnya.

"Fasilitas yang terdapat pada rusunami Klapa Village adalah lift, taman, ruang ibadah (mushola), ruang terbuka, parkir motor dan parkir terbatas mobil," kata Kelik saat dihubungi Kompas.com, Jumat (26/7/2019).

Kelik menambahkan, terdapat juga fasilitas layanan transportasi bus Transjakarta di area rusunami. Penghuni nantinya bisa menggunakan jasa layanan transjakarta di titik yang berada di Jalan Haji Naman tepatnya di depan area rusunami.

Baca juga: Pimpinan Komisi E DPRD DKI: Warga Tak Mampu Sulit Beli Rusunami DP Rp 0

"Ada juga sarana transportasi umum bus transjakarta," ujar Kelik.

Terkait layanan transjakarta, PT Transjakarta memang sudah membuka layanan rute baru Pondok Kelapa-BKN sejak Jumat (28/6/2019).

Rute dengan kode 7P itu memang dihadirkan juga untuk fasilitasi penghuni Rusunami Klapa Village DP 0 di Pondok Kelapa, Jakarta Timur.

"Rute 7P juga terintegrasi dengan Koridor 7 (Kampung Rambutan–Kampung Melayu), Koridor 10 (PGC–Tanjung Priok) dan layanan Jak 2 (Kampung Melayu-Duren Sawit)," kata Direktur Utama PT Transjakarta Agung Wicaksono.

Adapun layanan layanan rute 7P Transjakarta itu beroperasi mulai pukul 05.00 WIB – 22.00 WIB dengan 5 unit bus yang melayani masyarakat setiap hari.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bahayakan Kendaraan, Warga Harap Tak Ada Lagi 'Air Terjun' di Tol Becakayu

Bahayakan Kendaraan, Warga Harap Tak Ada Lagi "Air Terjun" di Tol Becakayu

Megapolitan
Pengedar Setor Rp 10 Juta untuk 10.000 Dollar Palsu, Dapat Upah Rp 300.000

Pengedar Setor Rp 10 Juta untuk 10.000 Dollar Palsu, Dapat Upah Rp 300.000

Megapolitan
Dua Bocah Tersengat Tawon, Petugas Damkar Singkirkan Sarang

Dua Bocah Tersengat Tawon, Petugas Damkar Singkirkan Sarang

Megapolitan
Rampok Nasabah Bank Bermodus Gembos Ban, Seorang Residivis Ditangkap

Rampok Nasabah Bank Bermodus Gembos Ban, Seorang Residivis Ditangkap

Megapolitan
PKL Sudah 3 Tahun Minta Direlokasi ke Pasar Senen Blok III

PKL Sudah 3 Tahun Minta Direlokasi ke Pasar Senen Blok III

Megapolitan
PKS Akan Pilih 1 dari 4 Nama Cawagub DKI yang Diajukan Gerindra

PKS Akan Pilih 1 dari 4 Nama Cawagub DKI yang Diajukan Gerindra

Megapolitan
Pamit Nobar Persita Tangerang Vs Sriwijaya FC, Remaja Tewas Dibacok

Pamit Nobar Persita Tangerang Vs Sriwijaya FC, Remaja Tewas Dibacok

Megapolitan
Berbulan-bulan Pelaku Remas Payudara di Bintaro Belum Tertangkap, Ini Kendala Polisi

Berbulan-bulan Pelaku Remas Payudara di Bintaro Belum Tertangkap, Ini Kendala Polisi

Megapolitan
Satpol PP Jaring 14 Terapis Griya Pijat di Serpong, Diduga Melakukan Asusila

Satpol PP Jaring 14 Terapis Griya Pijat di Serpong, Diduga Melakukan Asusila

Megapolitan
Polisi Tangkap 13 Pelaku Tawuran yang Tewaskan Seorang Pemuda di Bekasi

Polisi Tangkap 13 Pelaku Tawuran yang Tewaskan Seorang Pemuda di Bekasi

Megapolitan
Polisi Buru Pembuat Dollar AS Palsu yang Dilengkapi Tanda Air seperti Asli

Polisi Buru Pembuat Dollar AS Palsu yang Dilengkapi Tanda Air seperti Asli

Megapolitan
Taufik Tidak Masalah Tak Gajian 6 Bulan jika RAPBD 2020 Tak Selesai Dibahas

Taufik Tidak Masalah Tak Gajian 6 Bulan jika RAPBD 2020 Tak Selesai Dibahas

Megapolitan
Akankah Anies-DPRD DKI Mengulangi Era Ahok Telat Sahkan APBD?

Akankah Anies-DPRD DKI Mengulangi Era Ahok Telat Sahkan APBD?

Megapolitan
Enggan Komentar, Anies Serahkan Kasus Satpol PP yang Bobol ATM ke OJK dan Polisi

Enggan Komentar, Anies Serahkan Kasus Satpol PP yang Bobol ATM ke OJK dan Polisi

Megapolitan
Gara-gara Komentar di Facebook, Dua Karyawan JICT Cekcok Berujung Penganiayaan

Gara-gara Komentar di Facebook, Dua Karyawan JICT Cekcok Berujung Penganiayaan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X