Proyek Saluran Air Rusak Rumah Warga Cakung, Pemkot Minta Kontraktor Perbaiki

Kompas.com - 06/12/2019, 18:36 WIB
Proyek saluran air di RT 04, RW 09, Kelurahan Penggilingan, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, dikeluhkan karena tak kunjung rampung dan rusak rumah warga, Senin (2/12/2019). KOMPAS.COM/DEAN PAHREVIProyek saluran air di RT 04, RW 09, Kelurahan Penggilingan, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, dikeluhkan karena tak kunjung rampung dan rusak rumah warga, Senin (2/12/2019).
Penulis Dean Pahrevi
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Timur meminta kontraktor proyek saluran air di RW 09, Kelurahan Penggilingan, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, untuk segera memperbaiki kerusakan rumah warga yang terdampak.

Kepala Sudin SDA Jakarta Timur Santo mengatakan, pihaknya sudah menegur kontraktor agar percepat perbaikan rumah warga yang terdampak proyek pemasangan u-ditch pada saluran air itu.

"Saya kemarin bilang sama kontraktor, 'Itu tolonglah dibantu mereka itu'. Jadi pekerjaan di situ untuk menyelesaikan permasalahan di masyarakat, gitu. Jadi jangan membebani masyarakat," kata Santo di ruang rapat Sudin SDA Jakarta Timur, Jumat (6/12/2019).

Adapun kerugian yang dialami warga akibat proyek tersebut antara lain sejumlah pagar rumah warga ambles dan retak. Bahkan, sejumlah warga memperbaiki kerusakan itu dengan biaya sendiri.

Baca juga: Warga Keluhkan Proyek Saluran Air di Cakung, Pemkot Salahkan Kontraktor

"Iya kami sudah tegur, termasuk pagar yang rusak itu kami suruh perbaiki juga," ujar Santo.

Dia menambahkan, pengerjaan proyek saluran di RW 09 sudah mencapai 90 persen dan ditargetkan rampung pada pertengahan Desember 2019 nanti.

Sebelumnya, warga RW 09, Kelurahan Penggilingan, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, mengeluhkan pengerjaan proyek saluran air di wilayah setempat yang berjalan lambat dan merusak rumah warga.

Sejumlah titik pengerjaan sudah selesai. Namun, hasil pengerjaan belum dirapikan dan rumah warga yang rusak belum diperbaiki. Hal itu membuat warga geram dan memilih merapikan dan memperbaiki sendiri rumahnya yang rusak.

Belum lagi urukan tanah yang membuat jalan kotor dan taman rusak, menambah keluhan warga terkait pelaksanaan proyek tersebut.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pandemi Covid-19, Gaji Pasukan Oranye hingga Pasukan Biru Tak Dipotong

Pandemi Covid-19, Gaji Pasukan Oranye hingga Pasukan Biru Tak Dipotong

Megapolitan
Bekasi Jelang New Normal, Positif Covid-19 Ada 298 Kasus

Bekasi Jelang New Normal, Positif Covid-19 Ada 298 Kasus

Megapolitan
Dibuka Lagi, Pelayanan SIM di Daan Mogot Dipadati Ratusan Warga

Dibuka Lagi, Pelayanan SIM di Daan Mogot Dipadati Ratusan Warga

Megapolitan
UPDATE 30 Mei: Bertambah 100 Kasus, Total 7.153 Pasien Covid-19 di DKI Jakarta

UPDATE 30 Mei: Bertambah 100 Kasus, Total 7.153 Pasien Covid-19 di DKI Jakarta

Megapolitan
PSBB Berakhir pada 4 Juni, Kabupaten Bekasi Terapkan Adaptasi Kebiasaan Baru

PSBB Berakhir pada 4 Juni, Kabupaten Bekasi Terapkan Adaptasi Kebiasaan Baru

Megapolitan
Pemprov DKI: Banyak Permohonan SIKM untuk ART yang Ditolak

Pemprov DKI: Banyak Permohonan SIKM untuk ART yang Ditolak

Megapolitan
Soal New Normal di Mal, Pengelola Siap Ikuti Aturan Pemerintah

Soal New Normal di Mal, Pengelola Siap Ikuti Aturan Pemerintah

Megapolitan
Kronologi 14 Warga Tambora Jadi ODP Covid-19 hingga Dukungan dari Tetangga

Kronologi 14 Warga Tambora Jadi ODP Covid-19 hingga Dukungan dari Tetangga

Megapolitan
Pengajuan SIKM Membeludak, Pemprov DKI: Banyak Warga yang Kurang Bijak

Pengajuan SIKM Membeludak, Pemprov DKI: Banyak Warga yang Kurang Bijak

Megapolitan
Satpol PP DKI: Kami Tindak 97,8 Persen Laporan Pelanggaran PSBB

Satpol PP DKI: Kami Tindak 97,8 Persen Laporan Pelanggaran PSBB

Megapolitan
Dua Pemuda Berboncengan Motor Tewas Setelah Menabrak Mobil

Dua Pemuda Berboncengan Motor Tewas Setelah Menabrak Mobil

Megapolitan
7 Pemudik Lolos Tanpa SIKM, Dishub Perketat Check Point di Jakarta Selatan

7 Pemudik Lolos Tanpa SIKM, Dishub Perketat Check Point di Jakarta Selatan

Megapolitan
Tunjangan PNS DKI Dipangkas 25 Persen, Mengapa THR TGUPP Tetap Penuh?

Tunjangan PNS DKI Dipangkas 25 Persen, Mengapa THR TGUPP Tetap Penuh?

Megapolitan
Viral Unggahan Warga Jual Paket Bantuan Sembako di Facebook, Ini Penjelasan Penjualnya

Viral Unggahan Warga Jual Paket Bantuan Sembako di Facebook, Ini Penjelasan Penjualnya

Megapolitan
Pengalaman Dirut Baru Transjakarta Sardjono Jhony: Pilot, CEO Merpati, hingga Bos di Angkasa Pura I

Pengalaman Dirut Baru Transjakarta Sardjono Jhony: Pilot, CEO Merpati, hingga Bos di Angkasa Pura I

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X