Simpan 51 Kilogram Ganja, Residivis Ditangkap di Villa Bungur Depok

Kompas.com - 03/01/2020, 18:30 WIB
Rilis penangkapan tersangka narkoba di polres metro Depok, Jumat (3/1/2020). KOMPAS.com/ANGGITA NURLITASARIRilis penangkapan tersangka narkoba di polres metro Depok, Jumat (3/1/2020).

DEPOK, KOMPAS.com - Sadan (44), residivis narkoba 2013, kembali diringkus kepolisian pada Kamis (2/1/2020) siang.

Sadan diamankan kepolisian di rumahnya di Gang Bungur, Komplek Villa Bungur, Depok, Jawa Barat.

"Nah ternyata tersangka tersebut itu residivis, jual beli ganja juga (pada kasus) sebelumnya. Pelaku tersebut sudah pernah dihukum pada tahun 2013 dan mendapat ancaman hukuman 5 tahun penjara," ujar Kapolres Metro Depok Komisaris Azis Andriansyah, usai acara peresmian Polres Metro Depok, Jumat (3/1/2020).

Dari hasil pemeriksaan ditemukan 51 bal ganja (setara 51 kilogram) dan 20 paket sabu.

Baca juga: Residivis Kasus Narkoba Ditangkap karena Simpan Sabu di Dalam Rumah

"Total awal ada 53 bal ganja, namun sudah terjual 2, sisanya ada 51, lalu ada 20 paket sabu yang disimpan di kantong celananya," ujar Azis.

Lebih lanjut, Azis mengatakan bahwa tersangka memperoleh barang tersebut dari Sumatera dan mendapatkan narkoba dari narapidana yang berada dalam lapas Cipinang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Mengenai adanya keterikatan antara Sadan dengan narapidana di dalam Lapas Cipinang, Azis mengaku akan melakukan pendalaman.

"Akan kami telusuri, setidaknya akan kami sampaikan ke satuan regu atas untuk dikoordinasikan lebih dalam lagi untuk kasusnya," ujar Azis.

Dari penangkapan tersebut, tersangka dijerat dengan Pasal 114 Ayat 5 tahun 2009 dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup.

"Ancamannya itu seumur hidup apalagi yang bersangkutan pernah residivis jadi akan lebih berat ya hukumannya," ujar Azis.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dinkes Tangsel Andalkan Kader Jumantik buat Tekan Kasus DBD

Dinkes Tangsel Andalkan Kader Jumantik buat Tekan Kasus DBD

Megapolitan
Besok, Ganjil Genap di Margonda Depok Kembali Berlaku

Besok, Ganjil Genap di Margonda Depok Kembali Berlaku

Megapolitan
Polisi Hentikan Kasus Dugaan Penganiayaan Selebgram Ayu Thalia oleh Nicholas Sean

Polisi Hentikan Kasus Dugaan Penganiayaan Selebgram Ayu Thalia oleh Nicholas Sean

Megapolitan
Seorang Remaja Tewas Saat Berenang di Pelabuhan Sunda Kelapa Saat Banjir Rob

Seorang Remaja Tewas Saat Berenang di Pelabuhan Sunda Kelapa Saat Banjir Rob

Megapolitan
Seorang Nenek Tewas Mengenaskan Tertabrak Kereta di Kebon Jeruk

Seorang Nenek Tewas Mengenaskan Tertabrak Kereta di Kebon Jeruk

Megapolitan
Imbas Ganjil Genap di Margonda, Akses Menuju Depok dari Lenteng Agung Macet Panjang

Imbas Ganjil Genap di Margonda, Akses Menuju Depok dari Lenteng Agung Macet Panjang

Megapolitan
Kasus DBD Naik, PMI Tangsel Sebut Permintan Trombosit Meningkat

Kasus DBD Naik, PMI Tangsel Sebut Permintan Trombosit Meningkat

Megapolitan
Hari Pertama Dibuka, 500 Pengunjung Sudah Reservasi ke Atlantis Ancol

Hari Pertama Dibuka, 500 Pengunjung Sudah Reservasi ke Atlantis Ancol

Megapolitan
Banjir Rob di Jalan Lodan, Pompa Mobile Dikerahkan untuk Surutkan Genangan

Banjir Rob di Jalan Lodan, Pompa Mobile Dikerahkan untuk Surutkan Genangan

Megapolitan
Imbas Ganjil Genap di Margonda, Macet Panjang dari Jalan Kartini

Imbas Ganjil Genap di Margonda, Macet Panjang dari Jalan Kartini

Megapolitan
229 Bus Berhenti Beroperasi Imbas Kecelakaan, Transjakarta Jamin Layanan Tak Terganggu

229 Bus Berhenti Beroperasi Imbas Kecelakaan, Transjakarta Jamin Layanan Tak Terganggu

Megapolitan
RS Harapan Kita: Haji Lulung Bukan Dibuat Koma, tapi Diberi Obat Penenang

RS Harapan Kita: Haji Lulung Bukan Dibuat Koma, tapi Diberi Obat Penenang

Megapolitan
Ganjil Genap di Jalan Margonda Mulai Berlaku Siang Ini, Begini Situasi di Lokasi

Ganjil Genap di Jalan Margonda Mulai Berlaku Siang Ini, Begini Situasi di Lokasi

Megapolitan
Transjakarta Hentikan Sementara Operasional 229 Bus dari 2 Operator yang Terlibat Kecelakaan

Transjakarta Hentikan Sementara Operasional 229 Bus dari 2 Operator yang Terlibat Kecelakaan

Megapolitan
Polisi Tangkap Penipu Rekrutmen CPNS, Korban Dijanjikan Jadi PNS Kemenkumham dengan Setor Rp 35 Juta

Polisi Tangkap Penipu Rekrutmen CPNS, Korban Dijanjikan Jadi PNS Kemenkumham dengan Setor Rp 35 Juta

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.