Ini Keunggulan PT Bahana Prima Nusantara sehingga Menangkan Tender Proyek Revitalisasi Monas

Kompas.com - 24/01/2020, 09:21 WIB
Foto sebelum dan sesudah kawasan Monumen Nasional sisi selatan yang pohonnya ditebang. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG, M LUKMAN PABRIYANTO, KOLASE: DINO OKTAVIANOFoto sebelum dan sesudah kawasan Monumen Nasional sisi selatan yang pohonnya ditebang.

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Utama PT Bahana Prima Nusantara Muhidin Shaleh membeberkan beberapa alasan perusahaannya bisa menang tender pengerjaan revitalisasi Monas.

Shaleh mengatakan, salah satu alasannya lantaran perusahaan itu menyediakan jasa konstruksi bidang usaha jasa pelaksana spesialis.

"Kami bergerak dibidang taman, urukan, pondasi, tiang pemancang dan itu yang sifatnya spesialis," kata Muhidin di kawasan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Kamis (23/1/2020).

Baca juga: [POPULER JABODETABEK] Izin Revitalisasi Monas Dipersoalkan | Pembantaian Etnis Tionghoa di Kali Angke

Shaleh mengatakan, hanya sedikit perusahaan kontruksi di Indonesia yang menyediakan jasa pelaksana spesialis.

Shaleh mengatakan, perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di bidang jasa konstruksi spesialis pun tidak ada.

Kalau pun ada, BUMN pasti akan melakukan kerja sama operasional (KSO) dengan penyedia jasa konstruksi spesialis.

"Kalau jasa spesialis di Jakarta malah bisa dihitung jari. Makanya kadang-kadang ada pertanyaan mengapa dimenangkan perusahaan Bahana Prima, jawabannya karena perusahaan kami ini spesialis," kata Muhidin.

Muhidin mengatakan, ada dua perusahaan yang mengajukan penawaran lelang proyek revitalisasi Monas.

Baca juga: Tuduhan PSI dan Perlawanan Kontraktor Proyek Revitalisasi Monas

Karena sayembera itu dibuka umum, PT Bahana Prima Nusantara pun mengikutinya.

Berbekal perusahaan di bidang spesialis dari tahun 1993, perusahannya pun memenangkan lelang itu.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pandemi Covid-19, Wali Kota Minta Restoran dan Rumah Makan di Depok Tak Layani Makan di Tempat

Pandemi Covid-19, Wali Kota Minta Restoran dan Rumah Makan di Depok Tak Layani Makan di Tempat

Megapolitan
1.151 Pasien Positif Covid-19 di Jakarta, Ini 14 Kelurahan dengan Kasus Terbanyak

1.151 Pasien Positif Covid-19 di Jakarta, Ini 14 Kelurahan dengan Kasus Terbanyak

Megapolitan
Pemkot Klaim Kampung Siaga Covid-19 sudah Jangkau 80 Persen Wilayah Depok

Pemkot Klaim Kampung Siaga Covid-19 sudah Jangkau 80 Persen Wilayah Depok

Megapolitan
Begini Mekanisme Pemilihan Wagub DKI di Tengah Pandemi Covid-19

Begini Mekanisme Pemilihan Wagub DKI di Tengah Pandemi Covid-19

Megapolitan
Polisi Tindak Warga Berkerumun meski Belum Ditetapkan PSBB, Ini Penjelasan Kepolisian

Polisi Tindak Warga Berkerumun meski Belum Ditetapkan PSBB, Ini Penjelasan Kepolisian

Megapolitan
11 Pasar Tradisional Kota Bekasi Segera Terapkan Sistem Jual Beli Online

11 Pasar Tradisional Kota Bekasi Segera Terapkan Sistem Jual Beli Online

Megapolitan
Gedung Bekas Rumah Sakit Akan Dijadikan Ruang Isolasi Kasus Covid-19, Warga Kedaung Pamulang Menolak

Gedung Bekas Rumah Sakit Akan Dijadikan Ruang Isolasi Kasus Covid-19, Warga Kedaung Pamulang Menolak

Megapolitan
1.151 Pasien Positif Covid-19 Tersebar di 202 Kelurahan, Ini Rinciannya

1.151 Pasien Positif Covid-19 Tersebar di 202 Kelurahan, Ini Rinciannya

Megapolitan
[UPDATE] Covid-19 di Jakarta: 1.151 Positif, 64 Sembuh, 123 Meninggal

[UPDATE] Covid-19 di Jakarta: 1.151 Positif, 64 Sembuh, 123 Meninggal

Megapolitan
Kisah Kevin, Jadi Petugas Misa Live Streaming untuk Pelayanan Umat yang Berada di Rumah

Kisah Kevin, Jadi Petugas Misa Live Streaming untuk Pelayanan Umat yang Berada di Rumah

Megapolitan
Di Tengah Pandemi Corona, Pemilihan Wagub DKI Tetap Dilaksanakan Siang Ini

Di Tengah Pandemi Corona, Pemilihan Wagub DKI Tetap Dilaksanakan Siang Ini

Megapolitan
Awas, Lupa Pakai Masker Bakal Dilarang Naik MRT

Awas, Lupa Pakai Masker Bakal Dilarang Naik MRT

Megapolitan
Pemkot Bekasi Akan Tangkap Masyarakat yang Nekat Nongkrong di Luar Rumah

Pemkot Bekasi Akan Tangkap Masyarakat yang Nekat Nongkrong di Luar Rumah

Megapolitan
Hari Ini Jangan Lupa Pakai Masker Sebelum Naik MRT

Hari Ini Jangan Lupa Pakai Masker Sebelum Naik MRT

Megapolitan
Pemkot Tangerang Keluarkan Seruan Penggunaan Masker di Luar Rumah

Pemkot Tangerang Keluarkan Seruan Penggunaan Masker di Luar Rumah

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X