Pemkot Bogor dan PT KAI Bahas Penataan Stasiun hingga Transportasi Berbasis Rel

Kompas.com - 07/02/2020, 09:19 WIB
Sejumlah penumpang melewati gate ticket di Stasiun Bogor, Senin (23/7/2018). KOMPAS.com / RAMDHAN TRIYADI BEMPAHSejumlah penumpang melewati gate ticket di Stasiun Bogor, Senin (23/7/2018).

BOGOR, KOMPAS.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor bersama PT Kereta Api Indonesia melakukan pertemuan untuk membahas sejumlah kerja sama di Hotel Royal Tulip, Bogor, Jawa Barat, Kamis (6/2/2020).

Salah satu agenda kerja sama yang dibahas antarkedua pihak yaitu berkait rencana implementasi sistem transportasi berbasis rel atau trem yang berbarengan dengan masuknya light rail transit ( LRT) Jakarta-Bogor-Depok-Bekasi (Jabodebek) ke Kota Bogor.

Wakil Wali Kota Bogor Dedie Rachim mengatakan, proyek LRT Jabodebek merupakan program strategis nasional yang melibatkan dukungan PT KAI secara penuh.

Baca juga: DKI Kaji Rute Alternatif LRT Pulogadung-Kebayoran Lama yang Sempat Berimpitan dengan MRT

Dedie menuturkan, upaya PT KAI tersebut sejalan dengan program penataan transportasi di Kota Bogor yang akan menerapkan trem sebagai moda transportasi massal ke depannya.

"Pertemuan ini dalam rangka persiapan Memorandum of Understanding (Mou) yang di dalamnya membahas rencana mengenai implementasi sistem transportasi berbasis rel di Kota Bogor," ungkap Dedie.

Ia menambahkan, Pemkot Bogor juga akan menggandeng PT KAI dalam melakukan kajian transportasi di Kota Bogor yang sudah dianggarkan pada tahun 2020.

Baca juga: Bogor Matangkan Rencana Bangun Trem Bersama KAI

Termasuk, sambung Dedie, membahas kelanjutan pembangunan Stasiun Sukaresmi yang hingga kini prosesnya masih terbengkalai.

Selain itu, dibahas juga mengenai perbaikan akses publik di kawasan Stasiun Bogor meliputi area Jalan Mayor Oking, Jalan Paledang hingga Alun-Alun Bogor.

"PT KAI mendukung rencana Kota Bogor dalam mengoperasikan moda transportasi massal Trem. Guna menindaklanjuti pembahasan tersebut, Pemkot Bogor akan menjadwalkan pertemuan dengan pihak PT KAI dalam waktu dekat ini," tutup Dedie.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemprov DKI Siapkan TPS Khusus untuk Sampah Masker dan APD

Pemprov DKI Siapkan TPS Khusus untuk Sampah Masker dan APD

Megapolitan
Ditetapkan Tersangka, Vanessa Angel Jadi Tahanan Kota

Ditetapkan Tersangka, Vanessa Angel Jadi Tahanan Kota

Megapolitan
Takut Dibawa ke Kantor Polisi, Seorang Pencuri Kotak Amal Mengaku ODP Covid-19

Takut Dibawa ke Kantor Polisi, Seorang Pencuri Kotak Amal Mengaku ODP Covid-19

Megapolitan
Dikritik, Permintaan Anies Ojol Bisa Angkut Penumpang

Dikritik, Permintaan Anies Ojol Bisa Angkut Penumpang

Megapolitan
Pemkot Tangerang Berencana Jadikan Hotel sebagai Tempat Karantina Covid-19

Pemkot Tangerang Berencana Jadikan Hotel sebagai Tempat Karantina Covid-19

Megapolitan
Vanessa Angel Jadi Tersangka karena Miliki Pil Xanax yang Tidak Sesuai Resep Dokter

Vanessa Angel Jadi Tersangka karena Miliki Pil Xanax yang Tidak Sesuai Resep Dokter

Megapolitan
Pemkot Tangerang Tambah Anggaran Penanganan Covid-19 Jadi Rp 138 Miliar

Pemkot Tangerang Tambah Anggaran Penanganan Covid-19 Jadi Rp 138 Miliar

Megapolitan
Ketua DPRD DKI Minta Masyarakat Taati Aturan Selama PSBB

Ketua DPRD DKI Minta Masyarakat Taati Aturan Selama PSBB

Megapolitan
Serius Ajukan PSBB, Wali Kota Tangerang Rapat dengan Gubernur Banten dan DKI Jakarta

Serius Ajukan PSBB, Wali Kota Tangerang Rapat dengan Gubernur Banten dan DKI Jakarta

Megapolitan
Ini Skenario Pembatasan Penumpang Kendaraan Pribadi dan Umum Saat PSBB di DKI

Ini Skenario Pembatasan Penumpang Kendaraan Pribadi dan Umum Saat PSBB di DKI

Megapolitan
3.042 Pekerja di Tangerang Kena PHK karena Perusahaan Terdampak Covid-19

3.042 Pekerja di Tangerang Kena PHK karena Perusahaan Terdampak Covid-19

Megapolitan
Warga Miskin dan Rentan Miskin di DKI Diminta Daftar ke RW untuk Dapat Bantuan Sembako

Warga Miskin dan Rentan Miskin di DKI Diminta Daftar ke RW untuk Dapat Bantuan Sembako

Megapolitan
[HOAKS] PT KAI Batalkan Seluruh Perjalanan Jakarta Selama PSBB

[HOAKS] PT KAI Batalkan Seluruh Perjalanan Jakarta Selama PSBB

Megapolitan
Ketua DPRD Sebut Pemprov DKI Belum Komunikasi Terkait Anggaran Covid-19

Ketua DPRD Sebut Pemprov DKI Belum Komunikasi Terkait Anggaran Covid-19

Megapolitan
Mekanisme Karantina ODP dan PDP di Rumah Lawan Covid-19 Tangsel

Mekanisme Karantina ODP dan PDP di Rumah Lawan Covid-19 Tangsel

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X