Kompas.com - 05/05/2020, 18:24 WIB
Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Audie S Latuheru dalam rilis kasus penjambretan di Roa Malaka, rilis diadakan di Polres Metro Jakbar, Selasa (5/5/2020) Dok. Humas Polres Jakarta Barat Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Audie S Latuheru dalam rilis kasus penjambretan di Roa Malaka, rilis diadakan di Polres Metro Jakbar, Selasa (5/5/2020)

JAKARTA, KOMPAS.com - Polisi mengungkap penangkapan T, yang merupakan salah satu penjambret, tidak lepas dari kerja sama dengan para pengemudi ojek online (ojol) di sekitar kawasan Roa Malaka, Tambora, Jakarta Barat.

"Jadi kami juga menyampaikan terima kasih kepada rekan-rekan ojol yang ikut memberikan informasi," ucap Kapolres Metro Jakbar Kombes Pol Audie S Latuheru dalam jumpa pers dalam live streaming Instagram @Polres_Jakbar, Selasa (5/5/2020).

Pemberian informasi bukan tanpa sebab, karena para pengemudi ojol terlanjur dibuat kesal oleh ulah pelaku yang menggunakan atribut jaket ojol saat melakukan aksi penjambretan.

Baca juga: Pelaku Begal Sopir Taksi Online di Rawamangun Terlilit Utang Biaya Istri Melahirkan

"Karena salah satu pelaku itu menggunakan atribut ojek online sehingga membuat rekan-rekan ojol yang asli itu marah sehingga bantu kami mencari informasi yang kami perlukan," sambung Audie.

Dari informasi yang dihimpun dari para pengemudi ojol, ditambah rekaman peristiwa jambret melalui CCTV, polisi kemudian melakukan penyelidikan.

Akhirnya, T, salah satu dari dua pelaku, berhasil tertangkap di wilayah Jakarta Utara pada Selasa dini hari.

Polisi juga menembak betis kanan T, sebab ia melawan saat hendak ditangkap.

Karena aksi perbuatannya, T terancam dihukum penjara selama 15 rahun.

Baca juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Begal Bersenpi Tewas Ditembak Polisi

"T dikenakan Pasal 365 KUHP Ayat 3 dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara," ucap Audie.

Sebelumnya, Muthia Nabila (23) tewas setelah dirinya dijambret di Jalan Roa Malaka Utara, Tambora, Jakarta Barat pada Senin (27/4/2020) pagi.

Kejadian bermula ketika Muthia mengendarai sepeda motor, lalu ada motor lainnya yang ditumpangi dua orang mendekat dan langsung merampas HP Muthia di kantong bagian depan motor.

Sempat oleng, Muthia tetap mengejar kedua pelaku. Namun, Muthia terjatuh dan kepalanya terbentur.

Ketika dibawa ke rumah sakit, nyawa Muthia tidak tertolong karena adanya pendarahan di kepala.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Viral Video Api Menyembur di Langit Cikarang, Ternyata Ini Penyebabnya...

Viral Video Api Menyembur di Langit Cikarang, Ternyata Ini Penyebabnya...

Megapolitan
8 Warung Makan Dekat RS Fatmawati Terbakar, Diduga karena Kompor Gas Meledak

8 Warung Makan Dekat RS Fatmawati Terbakar, Diduga karena Kompor Gas Meledak

Megapolitan
Sejarah Panjang Masjid Istiqlal: Dicanangkan Soekarno, Diresmikan Soeharto, Direnovasi Jokowi

Sejarah Panjang Masjid Istiqlal: Dicanangkan Soekarno, Diresmikan Soeharto, Direnovasi Jokowi

Megapolitan
Cegah Terulangnya Bentrokan Pemuda, Lurah Kebon Baru Siapkan Pesantren Kilat

Cegah Terulangnya Bentrokan Pemuda, Lurah Kebon Baru Siapkan Pesantren Kilat

Megapolitan
Redam Bentrokan Kelompok Pemuda, 3 Gang Perbatasan RW 01 dan RW 02 Kebon Baru Ditutup

Redam Bentrokan Kelompok Pemuda, 3 Gang Perbatasan RW 01 dan RW 02 Kebon Baru Ditutup

Megapolitan
Jumlah Pasien Covid-19 di RS Polri Selalu di Bawah 50 Orang Sejak Awal April 2021

Jumlah Pasien Covid-19 di RS Polri Selalu di Bawah 50 Orang Sejak Awal April 2021

Megapolitan
Harga Tiket Kereta Api Jakarta-Surabaya Terbaru Tahun 2021

Harga Tiket Kereta Api Jakarta-Surabaya Terbaru Tahun 2021

Megapolitan
RS Polri Vaksinasi Covid-19 bagi Juru Parkir, Diklaim yang Pertama di Indonesia

RS Polri Vaksinasi Covid-19 bagi Juru Parkir, Diklaim yang Pertama di Indonesia

Megapolitan
Anies Sebut Kemenangan Melawan Pandem Covid-19 Sudah di Depan Mata

Anies Sebut Kemenangan Melawan Pandem Covid-19 Sudah di Depan Mata

Megapolitan
Cara Daftar untuk Dapat BLT UMKM Depok 2021 Senilai Rp 1,2 Juta

Cara Daftar untuk Dapat BLT UMKM Depok 2021 Senilai Rp 1,2 Juta

Megapolitan
Artis Rio Reifan Kembali Ditangkap Terkait Dugaan Narkoba

Artis Rio Reifan Kembali Ditangkap Terkait Dugaan Narkoba

Megapolitan
Koja Berdarah, Ketika 3 Tewas dan Ratusan Luka-Luka dalam Konflik Makam Mbah Priok

Koja Berdarah, Ketika 3 Tewas dan Ratusan Luka-Luka dalam Konflik Makam Mbah Priok

Megapolitan
Cerita Pangdam Jaya Dudung Abdurrachman Shalat Bersama Pedemo hingga Ketika Ambil Keputusan Berisiko

Cerita Pangdam Jaya Dudung Abdurrachman Shalat Bersama Pedemo hingga Ketika Ambil Keputusan Berisiko

Megapolitan
BLT UMKM Wilayah Jakarta Dibuka, Ini Syarat dan Link Pendaftarannya

BLT UMKM Wilayah Jakarta Dibuka, Ini Syarat dan Link Pendaftarannya

Megapolitan
Pertikaian Para Pemuda di Tebet Bermula dari Permusuhan 2 Orang

Pertikaian Para Pemuda di Tebet Bermula dari Permusuhan 2 Orang

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X