Dinas LH: Bau Sampah Menyengat di Kawasan Serpong akibat Jebolnya TPA Cipeucang

Kompas.com - 31/05/2020, 21:51 WIB
Turap untuk menopang tumpukan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipeucang,  Serpong, Tangerang Selatan, jebol, Jumat (22/5/2020). dokumentasi pribadiTurap untuk menopang tumpukan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipeucang, Serpong, Tangerang Selatan, jebol, Jumat (22/5/2020).
|

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Dinas Lingkungan Hidup Tangerang Selatan membenarkan bahwa aroma tidak sedap yang tercium di sejumlah kawasan Serpong merupakan dampak dari longsoran sampah di tempat pembuangan akhir (TPA) Cipeucang.

"Memang betul ada kaitannya dengan TPA Cipeucang. Saya dari Nusa Loka, dari perumahan-perumahan pada telepon ke saya, beberapa kawasan bau memang dari sore sampai malam ini," Sekretaris Dinas LH Tangerang Selatan Yepi Suherman ketika dikonfirmasi Kompas.com, Minggu (31/5/2020) malam.

Menurut dia, hal itu merupakan dampak dari pengerukan sampah yang menutupi Sungai Cisadane pascalongsornya turap penahan TPA.

Baca juga: Turap TPA Cipeucang Jebol, Dinas LH Tangsel: Tumpukan Sampah Overload

Pada saat proses pengangkatan ke darat, gas metana dari tumpukan sampah tersebut keluar dan tertiup ke kawasan sekitar.

"Tadi saya cek ke lapangan memang si sampah yang longsor itu kan lagi dikeruk, diangkut ke darat. Otomatis akan terus mengungkap gas metana, masih terus keluar gas metana nya," ungkapnya.

Yepi mengatakan, saat ini pihaknya sudah meminta kepala UPT Cipeucang mengganti cairan kimia yang digunakan untuk menahan bau gas metana.

Baca juga: Turap TPA Cipeucang Jebol, Sampah Longsor ke Aliran Sungai Cisadane

"Mungkin itu kurang begitu efektif untuk menghilangkan bau. Malam ini kita akan coba pakai obat, bahan kimia yang semacam beraroma karbol, jadi enggak terlalu berbau asam," kata Yepi.

Hingga kini, sampah TPA Cipeucang yang longsor ke Sungai Ciasade belum seluruhnya terangkut ke daratan dan masih terus dilakukan pengerukan dengan alat berat.

"Informasi tadi tanggal 31 Mei itu sudah mencapai sekitar lebih kurang 60 sampah yang disungai sudah diangkut ke darat. Sekarang masih terus dikerjakan," tuturnya.

Sebelumnya, warga di kawasan Serpong, Tangerang Selatan mencium aroma tidak sedap seperti bau sampah usai turun hujan pada Minggu (31/5/2020) sore.

Baca juga: Warga BSD Keluhkan Bau Sampah Menyengat, Diduga Akibat Jebolnya TPA Cipeucang

Bau tersebut diduga akibat dari jebolnya tanggul penahan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipeucang.

Vero, salah seorang warga Nusaloka BSD Tangerang mengaku aroma tidak sedap itu mulai tercium sejak pukul 15.00 WIB setelah turun hujan di wilayah tersebut.

"Terciumnya baru tadi, habis hujan. Sore sekitar jam 3-an mulai kecium. Malam ini masih kecium. Kita tutup pintu rumah, di dalam semprot pewangi dulu. Begitu ke depan lumayan menyengat," kata Vero.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X