[POPULER JABODETABEK] Warga Mengamuk Saat Terjaring Razia Masker di Bekasi | Kejanggalan Napi Kabur dari LP Tangerang

Kompas.com - 24/09/2020, 08:32 WIB
Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pemakaman pada Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Kota Bekasi, Yayan Sopian di TPU Perwira, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi, pada Selasa (15/9/2020). Warta Kota/Muhammad Azzam Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pemakaman pada Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Kota Bekasi, Yayan Sopian di TPU Perwira, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi, pada Selasa (15/9/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Operasi Yustisi yang digelar besar-besaran di berbagai area di kawasan Jabodetabek telah menjaring ribuan para pelanggar protkol kesehatan.

Namun, tak semua warga yang terjaring razia itu, menerima dengan lapang dada didenda atau disanksi kerja sosial.

Ada warga juga yang menolak dan justru menghardik petugas yang menangkap basahnya dirinya tak memakai masker saat berkendara. Peristiwa itu terjadi dalam Operasi Yustisi yang dilakukan di perempatan Wisma Asri, Bekasi Utara, pada Rabu (23/9/2020).

Baca juga: Lima Orang Terpapar Covid-19, Sidang di PN Kota Bekasi Ditunda

Berita tersebut menjadi berita terpopuler di Megapolitan Kompas.com sepanjang kemarin.

Isu lainnya yang juga mendapat perhatian yakni soal terbongkarnya klinik aborsi ilegal di Jakarta Pusat yang sudah menggugurkan lebih dari 32.000 janin dan meraup keuntungan sampai Rp 10 miliar dalam tiga tahun.

Berikut empat berita terpopuler di Megapolitan Kompas.com sepanjang kemarin:

1. Warga Bekasi marah ditangkap petugas karena tak pakai masker

Polres Metro Bekasi Kota menggelar operasi yustisi di perempatan Wisma Asri, Bekasi Utara, Bekasi, Jawa Barat, Rabu (23/9/2020).

Operasi yang menyasar pelanggar protokol kesehatan tersebut digelar disertai dengan sidang di tempat.

Mereka yang kedapatan tak mengenakan masker, seperti biasa, di data dan diminta menandatangi pernyataan tertulis agar tidak mengulangi kesalahan.

Baca juga: Sebuah Klinik Aborsi Ilegal di Jakarta Pusat Gugurkan 32.760 Janin dan Raup Rp 10 Miliar

Terdapat seorang pelanggar yang mengamuk saat dihentikan petugas kepolisian lantaran kedapatan tak mengenakan masker saat razia digelar.

Pelanggar yang marah tersebut bergumam dan mengatakan 'penghianat' kepada petugas yang berjaga di lokasi.

"Salah apa gue, cuman tidak menggunakan masker doang. Penghianat semua yang di sini," kata pria tersebut di lokasi.

Setelah didata, ia kembali bergumam dan mengancam akan menghancurkan dunia.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER JABODETABEK]: Intimidasi Simpatisan FPI terhadap Polisi | Kondisi Covid-19 di Jakarta Semakin Mengkhawatirkan

[POPULER JABODETABEK]: Intimidasi Simpatisan FPI terhadap Polisi | Kondisi Covid-19 di Jakarta Semakin Mengkhawatirkan

Megapolitan
Menyoal Hasil Swab Rizieq Shihab yang Tak Dilaporkan ke Pemerintah

Menyoal Hasil Swab Rizieq Shihab yang Tak Dilaporkan ke Pemerintah

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG: Jakarta Hujan, Tangerang Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca BMKG: Jakarta Hujan, Tangerang Cerah Berawan

Megapolitan
Menhub Diminta Turun Tangan soal Penghapusan Trase LRT Velodrome-Manggarai

Menhub Diminta Turun Tangan soal Penghapusan Trase LRT Velodrome-Manggarai

Megapolitan
Momen Haru Sara Djojohadikusumo Sampaikan Pesan kepada Anaknya yang Berkebutuhan Khusus

Momen Haru Sara Djojohadikusumo Sampaikan Pesan kepada Anaknya yang Berkebutuhan Khusus

Megapolitan
Ditanya Kinerja Ruhamaben di BUMD Tangsel, Benyamin Davnie Enggan Beri Penilaian

Ditanya Kinerja Ruhamaben di BUMD Tangsel, Benyamin Davnie Enggan Beri Penilaian

Megapolitan
Benyamin Davnie Akui Belum Tindak Semua Bangunan yang Langgar Aturan di Tangsel

Benyamin Davnie Akui Belum Tindak Semua Bangunan yang Langgar Aturan di Tangsel

Megapolitan
Sampai Saat Ini, Benyamin-Pilar Klaim Tak Pernah Ada Konflik Agama di Tangsel

Sampai Saat Ini, Benyamin-Pilar Klaim Tak Pernah Ada Konflik Agama di Tangsel

Megapolitan
Tutup Debat Kandidat Putaran kedua, Azizah-Ruhamaben Duet Lagu Kampanye

Tutup Debat Kandidat Putaran kedua, Azizah-Ruhamaben Duet Lagu Kampanye

Megapolitan
Serap Aspirasi Masyarakat, Benyamin-Pilar akan Bekerja di Kantor RT/RW

Serap Aspirasi Masyarakat, Benyamin-Pilar akan Bekerja di Kantor RT/RW

Megapolitan
Gambar Paslon 1 Dicopot Satop PP, Azizah: Yang Melanggar Harus ditindak Tegas

Gambar Paslon 1 Dicopot Satop PP, Azizah: Yang Melanggar Harus ditindak Tegas

Megapolitan
Benyamin Sebut Pemkot Tangsel Sudah Sediakan Wi-Fi di Masjid Hingga Perpustakaan

Benyamin Sebut Pemkot Tangsel Sudah Sediakan Wi-Fi di Masjid Hingga Perpustakaan

Megapolitan
Jika Menang Pilkada Tangsel, Muhammad-Sara Akan Rutin 'Ngopi' Bareng Warga

Jika Menang Pilkada Tangsel, Muhammad-Sara Akan Rutin "Ngopi" Bareng Warga

Megapolitan
Satpol PP Segel Bank di Kembangan karena Tak Laporkan Temuan 2 Karyawan Positif Covid-19

Satpol PP Segel Bank di Kembangan karena Tak Laporkan Temuan 2 Karyawan Positif Covid-19

Megapolitan
Pilar Saga Ichsan Banggakan Tangsel Jadi Role Model Pemerintah Kota yang Terbuka

Pilar Saga Ichsan Banggakan Tangsel Jadi Role Model Pemerintah Kota yang Terbuka

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X