5 Hal yang Perlu Diketahui soal GeNose, Mulai dari Harga hingga Tingkat Akurasi

Kompas.com - 27/01/2021, 07:19 WIB
Mengenal GeNose KOMPAS.com/Akbar Bhayu TamtomoMengenal GeNose

Menurutnya aktivitas bakteri atau virus di dalam jaringan tubuh manusia akan menghasilkan VOC yang khas. Pola VOC orang sehat akan berbeda dengan orang sakit.

Begitu pula dengan orang yang terinfeksi Covid-19, ia akan menunjukkan pola VOC tersendiri yang berbeda dari VOC orang sehat maupun orang dengan penyakit lain.

“Orang sehat akan memiliki pola VOC tertentu. Orang sakit pneunomia, TB (tuberkulosis), dan Covid-19 akan menghasilkan VOC yang berbeda,” ungkap dosen Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FKKMK) UGM tersebut Desember lalu.

Untuk membaca atau menganalisis pola VOC, GeNose dilengkapi dengan sistem artificial intelligence atau kecerdasan buatan.

“Pola ini secara kasat mata mungkin akan sulit untuk dilihat. Makanya kami menggunakan artificial intelligence dengan algoritma-algoritma tertentu untuk membaca pola VOC,” tutur Dian.

Baca juga: Epidemiolog Sebut Izin Edar GeNose C19 Seharusnya Diterbitkan untuk Riset

Tingkat akurasi tes

Dalam uji validasi yang dilakukan oleh Tim Peneliti UGM, diperoleh kesimpulan bahwa GeNose memiliki akurasi hingga 97 persen.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Uji validasi dilakukan di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) serta Rumah Sakit Lapangan Khusus Covid-19 Bambanglipuro, Bantul, DIY.

Sebanyak 615 sampel napas diperiksa dalam uji validasi tersebut, yang mana 382 di antaranya merupakan sampel napas penderita Covid-19.

Usai uji validasi tersebut, Tim Peneliti UGM kemudian melakukan uji diagnostik dengan jumlah sampel yang lebih besar di delapan rumah sakit di Indonesia.

Dilakukan penelitian terhadap embusan napas dari 1.476 orang di rumah sakit dan 523 orang di luar rumah sakit. Hasilnya, tingkat akurasi GeNose mencapai 93 persen.

Alat GeNose yang per unitnya dipatok dengan harga Rp 62 juta disebut bisa mendeteksi Covid-19 dalam waktu 3 menit. Tiap unit GeNose dapat melakukan sekitar 120 pemeriksaan per hari.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pedagang Kalideres Mengaku Rugi hingga Rp 300 Juta karena Kebakaran, Hanya Ditawari Uang Kerahiman Rp 5.000.000

Pedagang Kalideres Mengaku Rugi hingga Rp 300 Juta karena Kebakaran, Hanya Ditawari Uang Kerahiman Rp 5.000.000

Megapolitan
Dituding Minta Uang Cabut Laporan, Adam Deni Laporkan Kuasa Hukum Jerinx

Dituding Minta Uang Cabut Laporan, Adam Deni Laporkan Kuasa Hukum Jerinx

Megapolitan
Kekecewaan Buruh Terhadap Anies: Sebelumnya Duduk Bareng, Kini Tak Ditemui

Kekecewaan Buruh Terhadap Anies: Sebelumnya Duduk Bareng, Kini Tak Ditemui

Megapolitan
4 Kendaraan Terlibat Kecelakaan Lalu Lintas di Serpong

4 Kendaraan Terlibat Kecelakaan Lalu Lintas di Serpong

Megapolitan
Lintasi Jalan Bergelombang, Mobil Boks Terguling di Pondok Indah

Lintasi Jalan Bergelombang, Mobil Boks Terguling di Pondok Indah

Megapolitan
Sepanjang 2021, Jumlah Penumpang KRL Capai Angka Tertinggi pada November

Sepanjang 2021, Jumlah Penumpang KRL Capai Angka Tertinggi pada November

Megapolitan
Duduk Perkara Pemkab Bekasi Beri Info Keliru soal Warga Terpapar Omicron

Duduk Perkara Pemkab Bekasi Beri Info Keliru soal Warga Terpapar Omicron

Megapolitan
Fakta Soal Varian Omicron di Jakarta, Belum Ditemukan dan Kabar yang Sebelumnya Beredar Keliru

Fakta Soal Varian Omicron di Jakarta, Belum Ditemukan dan Kabar yang Sebelumnya Beredar Keliru

Megapolitan
RS Polri Identifikasi 5 Korban Tewas Kebakaran di Tambora lewat DNA

RS Polri Identifikasi 5 Korban Tewas Kebakaran di Tambora lewat DNA

Megapolitan
Sumur Resapan Ambles di Lebak Bulus Diaspal, Kontraktor: Itu Inisiatif Kami, Bukan Program Pemerintah

Sumur Resapan Ambles di Lebak Bulus Diaspal, Kontraktor: Itu Inisiatif Kami, Bukan Program Pemerintah

Megapolitan
Anies Tak Temui Buruh dalam Audiensi di Balai Kota

Anies Tak Temui Buruh dalam Audiensi di Balai Kota

Megapolitan
Sumur Resapan Ambles di Lebak Bulus, Kontraktor Klaim Gunakan Penutup di Atas Standar

Sumur Resapan Ambles di Lebak Bulus, Kontraktor Klaim Gunakan Penutup di Atas Standar

Megapolitan
Manajemen PT Transjakarta Bungkam soal Video Direksi Tonton Tari Perut

Manajemen PT Transjakarta Bungkam soal Video Direksi Tonton Tari Perut

Megapolitan
Alasan Kejari Kota Tangerang Ajukan Banding atas Vonis Cynthiara Alona

Alasan Kejari Kota Tangerang Ajukan Banding atas Vonis Cynthiara Alona

Megapolitan
Pemprov DKI: Sampai Sekarang Belum Ditemukan Varian Omicron di Jakarta

Pemprov DKI: Sampai Sekarang Belum Ditemukan Varian Omicron di Jakarta

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.