Kompas.com - 02/05/2021, 21:16 WIB
Tangkapan layar kerumunan di Stasiun Tanah Abang Kompas.com/Nur Fitriatus ShalihahTangkapan layar kerumunan di Stasiun Tanah Abang

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Kereta Api Indonesia (KAI) membenarkan ada rekayasa jadwal keberangkatan dan kedatangan kereta rel listrik (KRL) di Stasiun Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Direktur Niaga PT KAI Dadan Rudiansyah menjelaskan, KRL dari dan menunju Stasiun Tanah Abang ditiadakan pada pukul 15.00 WIB sampai pukul 19.00 WIB.

"Sesuai dengan apa yang disampaikan (Gubernur DKI JakartaAnies Baswedan), jam 15.00 WIB sampai 19.00 WIB di Tanah Abang tidak akan ada pemberhentian kereta," kata Dadan di Stasiun Tanah Abang, Minggu (2/5/2021).

Baca juga: Pemprov DKI Berlakukan Sistem Buka Tutup di Pasar Tanah Abang karena Ada Lonjakan Pengunjung

Penumpang yang hendak menuju kawasan Tanah Abang bisa turun di stasiun terdekat, seperti Duri dan Karet kemudian melanjutkan perjalanan dengan transportasi lain.

"Jadi nanti dialihkan ke stasiun-stasiun kiri-kanan. Biar enggak menumpuk di Tanah Abang," kata Dadan.

Menurut Dadan, perubahan jadwal KRL tersebut akan diberlakukan mulai Senin  besok.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Langkah itu diharap dapat mencegah kepadatan penumpang di area stasiun, seiring meningkatnya jumlah pengunjung ke Pasar Tanah Abang di tengah pandemi Covid-19 yang masih merebak ini.

"Jadi insya Allah besok mulai ada perubahan alur pola operasi dari KRL, kemudian juga dari sore untuk mengurangi kepadatan di Tanah Abang," kata Dadan.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebelumnya mengatakan, rekayasa jadwal KRL di Stasiun Tanah Abang akan terus diberlakukan sampai waktu yang belum ditentukan.

"Nanti kami akan pantau seperti apa kondisinya. Apabila sudah tidak padat, mungkin akan beroperasi normal lagi," kata Anies.

Anies menjelaskan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) untuk meniadakan sementara keberangkatan ataupun kedatangan kereta di Stasiun Tanah Abang.

Menurut dia, rekayasa jadwal perjalanan dilakukan karena sebagian pengunjung Pasar Tanah Abang datang menggunakan KRL.

Baca juga: Kericuhan terjadi di Pasar Tanah Abang antara PKL dan Satpol PP

Berdasarkan data yang didapatkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, terdapat kurang lebih 45.000 penumpang yang turun di Stasiun Tanah Abang, pada Sabtu kemarin.

"Penumpang kereta kemarin mencapai 45.000, jadi hampir separuh (pengunjung Pasar Tanah Abang) menggunakan kereta," kata Anies.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PPN Sewa Toko Dihapus, Hippindo Minta PPh Final Sewa Juga Dibebaskan

PPN Sewa Toko Dihapus, Hippindo Minta PPh Final Sewa Juga Dibebaskan

Megapolitan
Guru Dikerahkan Jadi Tenaga Administrasi dalam Vaksinasi Siswa di Jakarta Barat

Guru Dikerahkan Jadi Tenaga Administrasi dalam Vaksinasi Siswa di Jakarta Barat

Megapolitan
Anies Kirim Surat soal BST Telat Cair karena Data Dobel Kemensos, Ini Respons Risma

Anies Kirim Surat soal BST Telat Cair karena Data Dobel Kemensos, Ini Respons Risma

Megapolitan
Terima 47 Aduan soal Pungli, Wali Kota Tangerang: Yang Potong Bansos Kami Tindak

Terima 47 Aduan soal Pungli, Wali Kota Tangerang: Yang Potong Bansos Kami Tindak

Megapolitan
Pemprov DKI Tegaskan Mal Masih Tutup Selama PPKM Level 4 Kecuali untuk Layanan Online

Pemprov DKI Tegaskan Mal Masih Tutup Selama PPKM Level 4 Kecuali untuk Layanan Online

Megapolitan
Volume Kendaraan di 3 Gerbang Tol Arah Jakarta Turun Saat PPKM Level 4

Volume Kendaraan di 3 Gerbang Tol Arah Jakarta Turun Saat PPKM Level 4

Megapolitan
UPDATE 3 Agustus: Kabupaten Bekasi Catat 295 Kasus Baru Covid-19

UPDATE 3 Agustus: Kabupaten Bekasi Catat 295 Kasus Baru Covid-19

Megapolitan
Merasa Dihalangi hingga Bohong Hendak Jemput Pasien Kritis, Awak Ambulans: Saya Khilaf, Terbawa Emosi

Merasa Dihalangi hingga Bohong Hendak Jemput Pasien Kritis, Awak Ambulans: Saya Khilaf, Terbawa Emosi

Megapolitan
Dirut PT ASA yang Timbun Obat Terkait Covid-19 Tak Ditahan, Polisi: Alasan Kesehatan, Diminta Wajib Lapor

Dirut PT ASA yang Timbun Obat Terkait Covid-19 Tak Ditahan, Polisi: Alasan Kesehatan, Diminta Wajib Lapor

Megapolitan
Pemkot Tangerang Mau Fokus Gencarkan Vaksinasi, Wali Kota: Mumpung Kasus Covid-19 Turun

Pemkot Tangerang Mau Fokus Gencarkan Vaksinasi, Wali Kota: Mumpung Kasus Covid-19 Turun

Megapolitan
Turun Drastis, Kini Ada 7 RT Zona Merah Covid-19 di Jakarta Barat

Turun Drastis, Kini Ada 7 RT Zona Merah Covid-19 di Jakarta Barat

Megapolitan
UPDATE 3 Agustus: Tambah 1.601 Kasus Covid-19 di Jakarta, 2.506 Pasien Sembuh

UPDATE 3 Agustus: Tambah 1.601 Kasus Covid-19 di Jakarta, 2.506 Pasien Sembuh

Megapolitan
Terjaring Razia Masker di Cakung, Pengendara Ini Pilih Sanksi Lafalkan Pancasila, tapi Justru Tak Hafal

Terjaring Razia Masker di Cakung, Pengendara Ini Pilih Sanksi Lafalkan Pancasila, tapi Justru Tak Hafal

Megapolitan
Tukang Parkir Minimarket di Koja Ditusuk Orang Tak Dikenal, Kini Dirawat di RS

Tukang Parkir Minimarket di Koja Ditusuk Orang Tak Dikenal, Kini Dirawat di RS

Megapolitan
Polisi Selidiki Dugaan Pungli oleh Karang Taruna Gadungan di Ciputat

Polisi Selidiki Dugaan Pungli oleh Karang Taruna Gadungan di Ciputat

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X