Kompas.com - 13/12/2021, 06:36 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Anggota Polsek Pulogadung yang tidak menanggapi dengan serius laporan pencurian di Jalan Sunan Sedayu, Rawamangun, Pulogadung, Jakarta Timur, kini diperiksa Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polres Jakarta Timur.

"Anggota itu sudah ditarik ke Polres Jaktim. Iya (diperiksa Propam)," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Endra Zulpan, Minggu (12/12/2021).

Hal yang sama juga disampaikan Kapolres Jakarta Timur Komisaris Besar Erwin Kurniawan.

“Anggota yang bersangkutan kami bina di Polres,” ujar Erwin.

Baca juga: Korban Pencurian di Rawamangun Lapor ke Polsek, Diomeli dan Tak Ditanggapi Serius

Sebelumnya, seorang wanita bernama Meta Kumala (32) menjadi korban pencurian di Jalan Sunan Sedayu, Selasa (7/12/2021) lalu.

Meta kehilangan tas yang berisi kartu ATM, KTP, kartu kredit, hingga kunci mobil. Selain itu, uangnya senilai Rp 7 juta ikut raib.

Pada malam itu juga, Meta melaporkan bahwa dirinya menjadi korban pencurian. Ia melapor ke Polsek Pulogadung.

Meta menyebutkan bahwa ia kehilangan uang senilai Rp 7 juta dan beberapa kartu yang ditaruh di dalam tasnya.

Baca juga: Kronologi Oknum Polisi di Sumsel Diduga Hamili Istri Tahanan hingga Dilaporkan ke Propam

"Saya nyebut lah ada lima ATM (yang hilang). Terus salah satu polisi itu berucap, enggak enak nadanya," ujar Meta.

"Dia bilang, 'Ngapain sih ibu punya ATM banyak-banyak? Kalau gini kan jadi repot. Percuma kalau dicari juga pelakunya. Memang ibu enggak tahu adminnya itu mahal?'," ucap Meta menirukan omongan polisi tersebut.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anies Diusung Jadi Capres, F-PKS DPRD: Tuntaskan Jabatan dengan Prestasi Terbaik

Anies Diusung Jadi Capres, F-PKS DPRD: Tuntaskan Jabatan dengan Prestasi Terbaik

Megapolitan
Dibebaskan Pilih Nama Cawapres oleh Surya Paloh, Ini Kata Anies

Dibebaskan Pilih Nama Cawapres oleh Surya Paloh, Ini Kata Anies

Megapolitan
Baim Wong Mengaku Sudah Diingatkan Paula Sebelum Buat Konten 'Prank' Laporan KDRT

Baim Wong Mengaku Sudah Diingatkan Paula Sebelum Buat Konten "Prank" Laporan KDRT

Megapolitan
Pelanggar Operasi Zebra Tak Ditilang, Malah Dapat Sembako hingga Hand Sanitizer

Pelanggar Operasi Zebra Tak Ditilang, Malah Dapat Sembako hingga Hand Sanitizer

Megapolitan
Berantas Pungli di Samsat, Kakorlantas Polri Imbau Warga Jangan Suap Petugas: Nanti Imannya Rusak

Berantas Pungli di Samsat, Kakorlantas Polri Imbau Warga Jangan Suap Petugas: Nanti Imannya Rusak

Megapolitan
Sempat Jadi Lawan Politik, Anies Senang Kini Diusung Nasdem jadi Capres

Sempat Jadi Lawan Politik, Anies Senang Kini Diusung Nasdem jadi Capres

Megapolitan
Polisi Pastikan Baim Wong dan Paula Segera Diproses Hukum untuk Berikan Efek Jera

Polisi Pastikan Baim Wong dan Paula Segera Diproses Hukum untuk Berikan Efek Jera

Megapolitan
Anggap Konten 'Prank' Baim Wong dan Paula Tak Ada Empati, Komnas Perempuan: Ada Ribuan Kasus KDRT yang Kami Terima

Anggap Konten "Prank" Baim Wong dan Paula Tak Ada Empati, Komnas Perempuan: Ada Ribuan Kasus KDRT yang Kami Terima

Megapolitan
Tegur Baim Wong, Kompolnas: Laporan ke Polisi Bukan untuk Lucu-lucuan

Tegur Baim Wong, Kompolnas: Laporan ke Polisi Bukan untuk Lucu-lucuan

Megapolitan
Ingatkan Pelajar Tertib Lalu Lintas Saat Operasi Zebra, Polisi: Angka Kecelakaan Masih Tinggi

Ingatkan Pelajar Tertib Lalu Lintas Saat Operasi Zebra, Polisi: Angka Kecelakaan Masih Tinggi

Megapolitan
Baim Wong-Paula 'Nge-prank' Polisi, Pengamat: Wibawa Polri Tak Boleh Diinjak-injak dan Dipermainkan

Baim Wong-Paula "Nge-prank" Polisi, Pengamat: Wibawa Polri Tak Boleh Diinjak-injak dan Dipermainkan

Megapolitan
Polisi Olah TKP Kasus KDRT di Rumah Lesti Kejora dan Rizky Billar

Polisi Olah TKP Kasus KDRT di Rumah Lesti Kejora dan Rizky Billar

Megapolitan
Rizky Billar Akan Diperiksa Polisi Terkait Dugaan KDRT pada 6 Oktober 2022

Rizky Billar Akan Diperiksa Polisi Terkait Dugaan KDRT pada 6 Oktober 2022

Megapolitan
Dukung Sekolah Berkonsep 'Net Zero Carbon', KPAI: 27,4 Persen Penduduk Duduk di Bangku Pendidikan

Dukung Sekolah Berkonsep "Net Zero Carbon", KPAI: 27,4 Persen Penduduk Duduk di Bangku Pendidikan

Megapolitan
Bikin 'Prank' Laporan KDRT ke Polisi, Baim Wong: Kirain Enggak Kenapa-kenapa

Bikin "Prank" Laporan KDRT ke Polisi, Baim Wong: Kirain Enggak Kenapa-kenapa

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.