Pembangunan Jalan dan RTH Dinilai Jadi Solusi Penataan Kampung Apung

Kompas.com - 02/08/2017, 15:26 WIB
Kampung Apung, Kapuk, Jakarta Barat, Kamis (27/10/2016). KOMPAS.com/Kahfi Dirga CahyaKampung Apung, Kapuk, Jakarta Barat, Kamis (27/10/2016).
|
EditorEgidius Patnistik

JAKARTA, KOMPAS.com - Wali Kota Jakarta Barat Anas Effendi mengatakan, tak ada solusi lain bagi penataan kawasan Kampung Apung, Cengkareng, Jakarta Barat selain dimanfaatkan untuk pembangunan jalan.

"Kampung Apung itu kan sebenarnya gak bisa diapa-apain, enggak bisa ditata. Trasenya untuk jalan," kata dia, Rabu (2/8/2017).

Anas mengatakan, Kampung Apung akan terkena proyek terusan pembangunan Jalan Panjang Raya yang akan menghubungkan wilayah Lebak Bulus hingga Bandara Soekarno Hatta (Soetta). Jalur itu nantinya menjadi alternatif untuk mempersingkat waktu tempuh dan mengurangi kemacetan.

"Jalan arteri itu yang dari Lebak Bulus, Pondok Indah kemudian Pesing kan mentok. Nanti itu dilanjutkan dari Pesing sampai ke Tol Bandara Soetta, itu ada di tengah-tengah jalan arteri dan di perempatan, jadi enggak bisa ditata di situ," kata dia.

Baca juga: Hingga Kini Rencana Pemindahan Makam di Kampung Apung Masih Buntu

Ia menambahkan, kawasan tersebut tak dapat lagi ditimbun dan dijadikan sarana sekolah atau pemukiman warga, atau rumah susun (rusun). Bahkan kata dia, Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat menyarankan pembangunan ruang terbuka hijau (RTH) di kawasan tersebut.

"Saat rapim (rapat pimpinan) dengan Pak Gubernur itu diminta supaya Dinas Kehutanan jadikan RTH, mungkin itu nanti mau dianggarin oleh dinas," kata dia.

Untuk melancarkan proses penataan, kata Anas, diperlukan dukungan penuh dari masyarakat yang bermukim di wilayah tersebut.

"Mereka (warga Kampung Apung) ditaruh di rusun enggak mau. Dibeli, disuruh pindah juga enggak mau. Tapi mau enggak mau kami harus cari solusinya," kata dia.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[UPDATE] Covid-19 Depok 26 September: 89 Kasus Baru, Total 845 Pasien Masih Ditangani

[UPDATE] Covid-19 Depok 26 September: 89 Kasus Baru, Total 845 Pasien Masih Ditangani

Megapolitan
Terjaring Razia Hotel, Seorang Kakek Janji Nikahi Pasangannya yang Berusia 22 Tahun

Terjaring Razia Hotel, Seorang Kakek Janji Nikahi Pasangannya yang Berusia 22 Tahun

Megapolitan
Petugas Satpol PP Tersetrum saat Turunkan Baliho Paslon Pilkada Depok

Petugas Satpol PP Tersetrum saat Turunkan Baliho Paslon Pilkada Depok

Megapolitan
Hilang Kendali karena Pecah Ban, Truk Terbalik di Serpong

Hilang Kendali karena Pecah Ban, Truk Terbalik di Serpong

Megapolitan
UPDATE 26 September, 332 Pasien Covid-19 di Kota Bogor Masih Dirawat di RS

UPDATE 26 September, 332 Pasien Covid-19 di Kota Bogor Masih Dirawat di RS

Megapolitan
Update 26 September: Bertambah 109, Kini Ada 2.466 Kasus Covid-19 di Kabupaten Bekasi

Update 26 September: Bertambah 109, Kini Ada 2.466 Kasus Covid-19 di Kabupaten Bekasi

Megapolitan
UPDATE Covid-19 DKI Jakarta 26 September: 1.052 Kasus Baru, 2 Pasien Meninggal

UPDATE Covid-19 DKI Jakarta 26 September: 1.052 Kasus Baru, 2 Pasien Meninggal

Megapolitan
Cuti Ikut Pilkada Tangsel 2020, Benyamin Kembalikan 3 Mobil dan Rumah Dinas

Cuti Ikut Pilkada Tangsel 2020, Benyamin Kembalikan 3 Mobil dan Rumah Dinas

Megapolitan
Satpol PP Kesulitan, Banyak Warga Jakarta Cari Hiburan di Bekasi sejak PSBB

Satpol PP Kesulitan, Banyak Warga Jakarta Cari Hiburan di Bekasi sejak PSBB

Megapolitan
Peringatan Dini BMKG: Hujan Lebat Guyur Bogor hingga Malam

Peringatan Dini BMKG: Hujan Lebat Guyur Bogor hingga Malam

Megapolitan
Rumah Dijadikan Pabrik Ekstasi, Pengedar di Tangerang Sudah Produksi Selama Satu Bulan

Rumah Dijadikan Pabrik Ekstasi, Pengedar di Tangerang Sudah Produksi Selama Satu Bulan

Megapolitan
Foto Viral Pengunjung Kafe Bekasi Berkerumun Tanpa Masker, Satpol PP Langsung Cek ke Lokasi

Foto Viral Pengunjung Kafe Bekasi Berkerumun Tanpa Masker, Satpol PP Langsung Cek ke Lokasi

Megapolitan
Peredaran Ekstasi dari Rumah di Cipondoh Tangerang Dikendalikan Napi dalam Lapas

Peredaran Ekstasi dari Rumah di Cipondoh Tangerang Dikendalikan Napi dalam Lapas

Megapolitan
Satpol PP Amankan Kakek dengan Perempuan Berusia 22 Tahun Saat Razia Hotel di Serpong

Satpol PP Amankan Kakek dengan Perempuan Berusia 22 Tahun Saat Razia Hotel di Serpong

Megapolitan
Sama dengan di RSD Wisma Atlet, Begini Perawatan Pasien Covid-19 yang Isolasi di Hotel

Sama dengan di RSD Wisma Atlet, Begini Perawatan Pasien Covid-19 yang Isolasi di Hotel

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X