Demi Asian Games, Pemprov DKI Upayakan Kali Item Jadi Lebih Bening

Kompas.com - 22/05/2018, 12:21 WIB
Presiden Joko Widodo (kanan) didampingi Menpora Imam Nahrawi (kedua kiri), Menteri PUPR Basuki Hadimuljono (kedua kanan) dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meninjau Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Senin (26/2/2018). Kunjungan tersebut untuk mengetahui kesiapan Wisma Atlet untuk para atlet pada Asian Games 2018. ANTARA FOTO/WAHYU PUTRO APresiden Joko Widodo (kanan) didampingi Menpora Imam Nahrawi (kedua kiri), Menteri PUPR Basuki Hadimuljono (kedua kanan) dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meninjau Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Senin (26/2/2018). Kunjungan tersebut untuk mengetahui kesiapan Wisma Atlet untuk para atlet pada Asian Games 2018.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berupaya untuk menghilangkan bau dan warna hitam aliran Kali Item yang berada di dekat Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat.

Kepala Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta Teguh Hendarwan mengatakan, secara umum pihaknya akan menggunakan teknologi nanobubble untuk membantu menjernihkan air.

"Dia (teknologi nanobubble) seperti akan me-recycle, reuse, reduce air. Proses 3R itu nanti akan menyaring air terus diolah, supaya air itu tidak bau. Sama seperti kalau kita pakai airator, konsepnya (air) diputar sehingga sedimen lumpur juga terendap," ujar Teguh ketika dihubungi, Selasa (22/5/2018).

Baca juga: Anies: Kali Dekat Wisma Atlet Tak Terlalu Bau tetapi Warnanya Masih Hitam

Ia mengatakan, pengangkatan sedimen lumpur di Kali Item tidak bisa menggunakan alat berat. Sebab kali tersebut belum di-sheetpile

Teguh mengatakan pemerintah pusat juga akan membantu proses pembersihan kali tersebut.

Dinas Sumber Daya Air juga bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Kehutanan DKI Jakarta.

"Nanti juga akan ada bantuan dari kementerian, sudah kerjasama dengan kami penyediaan pompa supaya air jalan nih sehingga tidak bau. Kemudian juga pembeningan sedang dalam progres," kata Teguh.

Untuk memperindah kali, Teguh mengatakan Dinas Sumber Daya Air sudah memasang pagar sepanjang 740 meter.

"Itu nantinya akan ditindaklanjuti dengan penanaman pohon oleh Dinas Kehutanan," ujar Teguh.

Upaya pembersihan Kali Item di Wisma Atlet demi membuat para atlet yang nanti menginap di wisma merasa nyaman. Posisi kali tersebut berada dekat dengan arena dining hall para atlet.

Bau menyengat dari kali bisa mengganggu aktivitas atlet.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

TACB Minta Pemkot Bekasi Hentikan Proses Pembongkaran Struktur Bata yang Diduga Cagar Budaya

TACB Minta Pemkot Bekasi Hentikan Proses Pembongkaran Struktur Bata yang Diduga Cagar Budaya

Megapolitan
Wifi Gratis untuk Sekolah Daring, Wali Kota Jakbar Harap Banyak Pihak Membantu

Wifi Gratis untuk Sekolah Daring, Wali Kota Jakbar Harap Banyak Pihak Membantu

Megapolitan
Babak Baru Kasus Pemerkosaan Perempuan Bangun Tidur di Bintaro Setelah Viral di Media Sosial

Babak Baru Kasus Pemerkosaan Perempuan Bangun Tidur di Bintaro Setelah Viral di Media Sosial

Megapolitan
Fakta Petugas Diusir dan Dipaksa Lepas APD Saat Makamkan Pasien Probable Covid-19 di Bekasi

Fakta Petugas Diusir dan Dipaksa Lepas APD Saat Makamkan Pasien Probable Covid-19 di Bekasi

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Dalih Polisi Baru Tangkap Pemerkosa di Bintaro Setelah Viral | 28 RW Zona Merah di Bekasi

[POPULER JABODETABEK] Dalih Polisi Baru Tangkap Pemerkosa di Bintaro Setelah Viral | 28 RW Zona Merah di Bekasi

Megapolitan
Lima Fakta Sidang Perdana Putra Siregar: Beli Handphone Ilegal hingga Penyitaan

Lima Fakta Sidang Perdana Putra Siregar: Beli Handphone Ilegal hingga Penyitaan

Megapolitan
Jaga Ketahanan Pangan di Masa Pandemi, ASN di Kota Tangerang Dilatih Berkebun

Jaga Ketahanan Pangan di Masa Pandemi, ASN di Kota Tangerang Dilatih Berkebun

Megapolitan
Pemprov DKI Belum Buka Proses Belajar Tatap Muka di Pesantren

Pemprov DKI Belum Buka Proses Belajar Tatap Muka di Pesantren

Megapolitan
Kolega Positif Covid-19, 75 Pegawai Giant Margo City Akan Swab Hari ini

Kolega Positif Covid-19, 75 Pegawai Giant Margo City Akan Swab Hari ini

Megapolitan
UPDATE 10 Agustus: Bertambah 1, Total 634 Kasus Positif Covid-19 di Tangsel

UPDATE 10 Agustus: Bertambah 1, Total 634 Kasus Positif Covid-19 di Tangsel

Megapolitan
[UPDATE] Depok Zona Merah Nasional, Kasus Aktif Terbanyak Dijumpai di Cimanggis dan Beji

[UPDATE] Depok Zona Merah Nasional, Kasus Aktif Terbanyak Dijumpai di Cimanggis dan Beji

Megapolitan
[UPDATE] Grafik Covid-19 10 Agustus: Temuan Kasus di Depok Melonjak Lagi, 334 Pasien Masih Dirawat

[UPDATE] Grafik Covid-19 10 Agustus: Temuan Kasus di Depok Melonjak Lagi, 334 Pasien Masih Dirawat

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG: Sebagian Jabodetabek Kemungkinan Hujan

Prakiraan Cuaca BMKG: Sebagian Jabodetabek Kemungkinan Hujan

Megapolitan
Polemik Pasar Mayestik, Pasar Jaya Diminta Tidak Tutupi Informasi Pedagang Terpapar Covid-19

Polemik Pasar Mayestik, Pasar Jaya Diminta Tidak Tutupi Informasi Pedagang Terpapar Covid-19

Megapolitan
Penumpang KRL Tak Tertib hingga Rusak Pagar, PT KCI Tutup Akses Selatan Stasiun Tanah Abang

Penumpang KRL Tak Tertib hingga Rusak Pagar, PT KCI Tutup Akses Selatan Stasiun Tanah Abang

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X