Jakarta Barat Dinilai sebagai Surga Narkoba, Polres Jakbar Ubah Strategi Buru Bandar dan Produsen Narkoba

Kompas.com - 19/08/2019, 15:56 WIB
Kapolres Jakarta Barat, Kombes Hengki Haryadi memberikan keterangan di kantornya, Senin (20/5/2019) KOMPAS.com/JIMMY RAMADHAN AZHARIKapolres Jakarta Barat, Kombes Hengki Haryadi memberikan keterangan di kantornya, Senin (20/5/2019)

JAKARTA, KOMPAS.com - Polres Jakarta Barat membentuk tim khusus untuk memburu para pengedar narkoba di kawasan Jakarta dan sekitarnya. 

Pasalnya, Polres Jakarta Barat memiliki catatan jumlah kasus penyalahgunaan narkoba terbesar di Jakarta.

Selama kurun waktu Juni sampai dengan Agustus 2019, Polres Jakarta Barat menangkap 8 orang tersangka penyalahgunaan narkoba dengan barang bukti sabu seberat 34.000 gram dan ekstasi sebanyak 44.755 butir.

"Dulu Jakarta Barat memiliki stigma bahwa surga narkoba. Oleh karena itu, kita mengubah strategi dan sasaran sampai ke hulu, artinya pengedar dan produsen yang kita jadikan target operasi," kata Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Hengki Haryadi di Polda Metro Jaya, Senin (19/8/2019).

Baca juga: 9 Kisah Pilu Polisi Saat Bertugas, Ditembak Saat Kawal Pemilu hingga Dikeroyok Bandar Narkoba

Hengki menyebut, pihaknya mengungkap tiga pabrik industri sabu dan satu pabrik ekstasi selama tahun 2018-2019.

Pengungkapan kasus terakhir adalah penggeledahan pabrik industri di wilayah Kalideres pada Juni 2019.

"Selama tahun 2018, 80 persen kasus yang kita ungkap adalah pengedar. Selain itu, 9 dari 10 pelaku kejahatan jalanan seperti jambret, pencurian dengan kekerasan, juga terlibat narkoba," ungkap Hengki.

Baca juga: Polisi Tangsel Tangkap 7 Pengedar Narkoba yang Menyasar Pelajar

Sebelumnya, Direktorat Reserta Narkoba Polda Metro Jaya memusnahkan barang bukti jenis shabu sebanyak 71,8 kilogram dan ekstasi sebanyak 15.326 butir.

Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramono mengatakan, barang bukti yang dimusnahkan itu merupakan pengungkapan kasus narkoba di wilayah hukum Polda Metro Jaya selama Juni sampai dengan Agustus 2019.

Berdasarkan pengungkapan itu, polisi juga mengamankan 154 tersangka.

Gatot pun mengimbau masyarakat untuk turut serta menekan angka peredaran narkoba khususnya di wilayah Jakarta dan sekitarnya.

"Kalau narkoba kita biarkan terus tentunya akan mengganggu. Kita harus memberantas bersama, tidak bisa sendiri-diri," katanya.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Viral Warga Jual Paket Bantuan Sembako di Facebook, Ini Penjelasan Penjualnya

Viral Warga Jual Paket Bantuan Sembako di Facebook, Ini Penjelasan Penjualnya

Megapolitan
Pengalaman Dirut Baru Transjakarta Sardjono Jhony: Pilot, CEO Merpati, hingga Bos di Angkasa Pura I

Pengalaman Dirut Baru Transjakarta Sardjono Jhony: Pilot, CEO Merpati, hingga Bos di Angkasa Pura I

Megapolitan
Polri Buka Kembali Layanan Pembuatan dan Perpanjangan SIM, STNK, dan BPKB

Polri Buka Kembali Layanan Pembuatan dan Perpanjangan SIM, STNK, dan BPKB

Megapolitan
Belasan Ribu Orang Langgar PSBB di Jakarta, Total Denda Hampir Rp 600 Juta

Belasan Ribu Orang Langgar PSBB di Jakarta, Total Denda Hampir Rp 600 Juta

Megapolitan
Galaunya Ibu Hamil Gara-gara Corona...

Galaunya Ibu Hamil Gara-gara Corona...

Megapolitan
Anies Sebut Krisis Ekonomi Mulai Terasa di Jakarta Dampak Covid-19

Anies Sebut Krisis Ekonomi Mulai Terasa di Jakarta Dampak Covid-19

Megapolitan
Pemkot Susun Regulasi Penerapan New Normal Kota Bekasi

Pemkot Susun Regulasi Penerapan New Normal Kota Bekasi

Megapolitan
UPDATE 29 Mei Depok: Tambah 4 Pasien Positif, Jumlah PDP dan ODP Turun

UPDATE 29 Mei Depok: Tambah 4 Pasien Positif, Jumlah PDP dan ODP Turun

Megapolitan
Bioskop hingga Tempat Karaoke di Bekasi Akan Beroperasi jika New Normal Diterapkan

Bioskop hingga Tempat Karaoke di Bekasi Akan Beroperasi jika New Normal Diterapkan

Megapolitan
Cerita Ibu Hamil Pilih Periksa di Bidan Selama Pandemi Covid-19

Cerita Ibu Hamil Pilih Periksa di Bidan Selama Pandemi Covid-19

Megapolitan
Sambut New Normal, Rumah Ibadah di Tangsel Akan Dibuka Bertahap Awal Juni 2020

Sambut New Normal, Rumah Ibadah di Tangsel Akan Dibuka Bertahap Awal Juni 2020

Megapolitan
Kota Bekasi Akan Terapkan New Normal Setelah 4 Juni 2020

Kota Bekasi Akan Terapkan New Normal Setelah 4 Juni 2020

Megapolitan
Depok Perpanjang PSBB dan Masa Tanggap Darurat Covid-19

Depok Perpanjang PSBB dan Masa Tanggap Darurat Covid-19

Megapolitan
UPDATE 29 Mei: Bertambah 124 Kasus, Total 7.053 Pasien Covid-19 di DKI Jakarta

UPDATE 29 Mei: Bertambah 124 Kasus, Total 7.053 Pasien Covid-19 di DKI Jakarta

Megapolitan
Hujan Deras dan Angin Kencang Akibatkan 2 Pohon Tumbang di Bogor

Hujan Deras dan Angin Kencang Akibatkan 2 Pohon Tumbang di Bogor

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X