Polisi Tangkap Pemasok Pil Happy Five kepada Artis Ririn Ekawati

Kompas.com - 09/03/2020, 15:20 WIB
Kasatnarkoba Polres Metro Jakarta Barat Kompol Ronaldo M Siregar dan Kanit 1 Satresnarkoba Polres Metro Jakbar AKP Arif Oktora saat konferensi pers kasus narkoba di Polres Metro Jakarta Barat, Senin (9/3/2020) KOMPAS.com/ BONFILIO MAHENDRA WAHANAPUTRA LADJARKasatnarkoba Polres Metro Jakarta Barat Kompol Ronaldo M Siregar dan Kanit 1 Satresnarkoba Polres Metro Jakbar AKP Arif Oktora saat konferensi pers kasus narkoba di Polres Metro Jakarta Barat, Senin (9/3/2020)

JAKARTA, KOMPAS.com - Aparat Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Barat berhasil menangkap DV (42), penyuplai pil happy five kepada asisten artis peran Ririn Ekawati yang berinisial IND (30).

DV ditangkap tidak lama setelah polisi mengamankan Ririn dan IND.

Penangkapan dilakukan berdasar keterangan IND, yang menyebut bahwa dirinya memperoleh pil happy five dari seseorang berinisial DV.

Polisi langsung mengembangkan penyidikan dan melakukan pengejaran hingga menangkap DV di salah satu apartemen yang berada di kawasan Gandaria, Kebayoran Baru, Jakarta Barat.

Baca juga: Diduga Pakai Pil Happy Five, Ririn Ekawati Dibawa ke BNN Lido

"Di situ ditemukan 37 butir pil happy five. Sampai hari ini tim terus lakukan pendalaman terkait kasus ini dan kami terus kembangkan dari mana asal barang-barang itu," ucap Kanit 1 Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Barat AKP Arif Oktora di Polres Metro Jakarta Barat, Senin (9/3/2020).

Dalam proses penangkapan itu polisi menemukan barang bukti berupa 37 butir pil happy five dalam tas milik DV.

Usai melakukan penangkapan, DV dibawa ke Polres Metro Jakarta Barat dan dijadikan tersangka bersama dengan IND.

Baca juga: Kronologi dan Fakta Penangkapan Artis Ririn Ekawati Terkait Kasus Narkoba

Diberitakan sebelumnya, Unit 1 Satreskrim Polres Metro Jakbar menangkap pemain film Ririn Ekawati bersama asistennya yakni IND di sebuah gedung yang berasa kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan pada Sabtu (7/3/2020) malam.

Meski diamankan, Ririn dinyatakan negatif dan kini berstatus sebagai saksi.

Sementara IND dan DV sudah berstatus tersangka dan terancam Pasal 60 Sub Pasal 62 Undang-Undang Tahun 1997 tentang Psikotropika dengan hukuman 15 tahun penjara.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anggota FKMD yang Paksa Pemilik Warung Layani Dia Makan di Tempat Akhirnya Mengundurkan Diri

Anggota FKMD yang Paksa Pemilik Warung Layani Dia Makan di Tempat Akhirnya Mengundurkan Diri

Megapolitan
DPRD DKI Akan Usulkan Penyusunan Perda PSBB

DPRD DKI Akan Usulkan Penyusunan Perda PSBB

Megapolitan
KPU Tangsel Gandeng RS Swasta untuk Swab Seluruh Pegawai

KPU Tangsel Gandeng RS Swasta untuk Swab Seluruh Pegawai

Megapolitan
Orang Dalam Video Viral yang Paksa Pemilik Warung Layani Dia Makan merupakan Anggota Ormas

Orang Dalam Video Viral yang Paksa Pemilik Warung Layani Dia Makan merupakan Anggota Ormas

Megapolitan
Sembuh, 16 Pasien di Rumah Lawan Covid-19 Dipulangkan

Sembuh, 16 Pasien di Rumah Lawan Covid-19 Dipulangkan

Megapolitan
Wali Kota Jaksel Tegur Oknum FKDM yang Paksa agar Dilayani Makan di Warung

Wali Kota Jaksel Tegur Oknum FKDM yang Paksa agar Dilayani Makan di Warung

Megapolitan
Seorang Wanita Mengaku Alami Pelecehan Seksual Saat Rapid Test di Soekarno-Hatta

Seorang Wanita Mengaku Alami Pelecehan Seksual Saat Rapid Test di Soekarno-Hatta

Megapolitan
Dilecehkan di Bandara Soetta Setelah Rapid Test, Korban Mengaku Trauma Mendalam

Dilecehkan di Bandara Soetta Setelah Rapid Test, Korban Mengaku Trauma Mendalam

Megapolitan
Viral, Oknum Petugas Ngotot Ingin Makan di Tempat di Kramat Pela

Viral, Oknum Petugas Ngotot Ingin Makan di Tempat di Kramat Pela

Megapolitan
Cuitan Pelecehan Seksual di Bandara Soetta, Polres Bandara Belum Terima Laporan

Cuitan Pelecehan Seksual di Bandara Soetta, Polres Bandara Belum Terima Laporan

Megapolitan
Tawuran di Pulogadung Tewaskan Seorang Pelajar, Satu Pelaku Ditangkap

Tawuran di Pulogadung Tewaskan Seorang Pelajar, Satu Pelaku Ditangkap

Megapolitan
Tanggapi Kritik soal Jenazah Saefullah Dibawa ke Balai Kota, Ketua DPRD: Semua Taat Protokol

Tanggapi Kritik soal Jenazah Saefullah Dibawa ke Balai Kota, Ketua DPRD: Semua Taat Protokol

Megapolitan
UPDATE 18 September: Bertambah 41 Kasus Positif dan 15 Pasien Covid-19 Sembuh di Tangsel

UPDATE 18 September: Bertambah 41 Kasus Positif dan 15 Pasien Covid-19 Sembuh di Tangsel

Megapolitan
Jalur Pedestrian di Seputar Istana Bogor Ditutup pada Akhir Pekan untuk Hindari Keramaian

Jalur Pedestrian di Seputar Istana Bogor Ditutup pada Akhir Pekan untuk Hindari Keramaian

Megapolitan
Ojol di Kota Tangerang Didenda Rp 100.000 jika Langgar Protokol Kesehatan

Ojol di Kota Tangerang Didenda Rp 100.000 jika Langgar Protokol Kesehatan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X