Kompas.com - 26/10/2020, 19:44 WIB

DEPOK, KOMPAS.com - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memutuskan kembali memperpanjang pembatasan sosial berskala besar (PSBB) proporsional wilayah Bogor Raya, Depok, dan Bekasi Raya (Bodebek) selama sebulan.

Melalui Keputusan Gubernur Jawa Barat Nomor 443/Kep.700-Hukham/2020, pria yang akrab disapa Emil itu menetapkan perpanjangan PSBB Bodebek hingga 25 November 2020.

"Bupati Bogor, Wali Kota Bogor, Wali Kota Depok, Wali Kota Bekasi, dan Bupati Bekasi menerapkan PSBB secara proporsional dalam skala mikro sesuai dengan level kewaspadaan masing-masing daerah," tulis Emil dalam beleid yang diteken, Senin (26/10/2020).

Baca juga: Depok Kembali Zona Merah Covid-19, Aturan Jam Malam Jalan Terus

Dalam pertimbangannya, Emil berujar bahwa belum terdapat indikasi penurunan penyebaran Covid-19.

Dengan demikian, perlu melanjutkan PSBB di Bodebek secara proporsional untuk menghambat laju penyebaran Covid-19 secara efektif.

Pertimbangan itu, lanjutnya, berdasarkan rekomendasikan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jawa Barat.

"Masyarakat yang berdomisili atau bertempat tinggal dan/atau melakukan aktivitas di wilayah Bodebek wajib mematuhi ketentuan pemberlakuan PSBB secara proporsional dan secara konsisten menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19," tambahnya.

Baca juga: Hasil Simulasi di Depok, Vaksinasi Covid-19 Butuh Waktu 45 Menit Per Orang

Di antara 5 wilayah Bodebek, Depok masih menjadi wilayah dengan total laporan kasus positif Covid-19 tertinggi.

Hingga data terbaru hari ini, total sudah tercatat 6.858 kasus positif Covid-19 di Depok.

Depok juga kembali masuk zona merah atau risiko tinggi penularan virus corona melalui perhitungan Satgas Covid-19 RI hari ini.

Sebanyak 1.333 pasien masih ditangani di Depok saat ini, dengan 81 persen di antaranya isolasi mandiri di rumah dan 19 persen lainnya dirawat di rumah sakit.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Berupaya Minimalisasi Pelanggaran dalam Pelayanan, Transjakarta Gembleng Karyawannya lewat Diklat Kepemimpinan

Berupaya Minimalisasi Pelanggaran dalam Pelayanan, Transjakarta Gembleng Karyawannya lewat Diklat Kepemimpinan

Megapolitan
Kronologi Penemuan Mayat di Dalam Rumah Wilayah Serpong, Aroma Tak Sedap Menguar Saat Tetangga Bertamu

Kronologi Penemuan Mayat di Dalam Rumah Wilayah Serpong, Aroma Tak Sedap Menguar Saat Tetangga Bertamu

Megapolitan
Mayat Laki-laki Ditemukan Dalam Rumah di Serpong, Diduga Meninggal karena Sakit

Mayat Laki-laki Ditemukan Dalam Rumah di Serpong, Diduga Meninggal karena Sakit

Megapolitan
Kemenangan demi Kemenangan Yusuf Mansur di Meja Hijau...

Kemenangan demi Kemenangan Yusuf Mansur di Meja Hijau...

Megapolitan
Reuni 212 Digelar di Masjid At-Tin, Lalin Padat Merayap Tapi Belum Ada Pengalihan Arus

Reuni 212 Digelar di Masjid At-Tin, Lalin Padat Merayap Tapi Belum Ada Pengalihan Arus

Megapolitan
Pelajaran dari Bang Bangor yang Marah-marah Usai Gagal Jadi Ketua LPM Bedahan, Pengamat: Cari Pemimpin Anti Amplop

Pelajaran dari Bang Bangor yang Marah-marah Usai Gagal Jadi Ketua LPM Bedahan, Pengamat: Cari Pemimpin Anti Amplop

Megapolitan
825 Karyawan Transjakarta Ditempa Ala Militer demi Tingkatkan Pelayanan

825 Karyawan Transjakarta Ditempa Ala Militer demi Tingkatkan Pelayanan

Megapolitan
Massa Reuni 212 Gelar Shalat Subuh Berjamaah di Masjid At-Tin

Massa Reuni 212 Gelar Shalat Subuh Berjamaah di Masjid At-Tin

Megapolitan
Tewasnya Sekeluarga di Kalideres Diduga Akibat Bunuh Diri dan Terencana, Haruskah Polisi Tutup Kasusnya?

Tewasnya Sekeluarga di Kalideres Diduga Akibat Bunuh Diri dan Terencana, Haruskah Polisi Tutup Kasusnya?

Megapolitan
Munajat Akbar Reuni 212 di Masjid At-Tin Dijaga 640 Personel Gabungan

Munajat Akbar Reuni 212 di Masjid At-Tin Dijaga 640 Personel Gabungan

Megapolitan
Jakarta Tanpa Wali Kota

Jakarta Tanpa Wali Kota

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Sederet Fakta Ibu Rumah Tangga yang Bakar Diri di Tangerang | Pengendara Makin Berani Terobos Jalur Sepeda

[POPULER JABODETABEK] Sederet Fakta Ibu Rumah Tangga yang Bakar Diri di Tangerang | Pengendara Makin Berani Terobos Jalur Sepeda

Megapolitan
3 Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Taman Cikande Tangerang

3 Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Taman Cikande Tangerang

Megapolitan
Perjuangan Warga Gusuran JIS Hidup Murah di Kampung Susun Bayam, Akankah Dikabulkan Heru Budi?

Perjuangan Warga Gusuran JIS Hidup Murah di Kampung Susun Bayam, Akankah Dikabulkan Heru Budi?

Megapolitan
Fakta Bang Bangor: Calon Ketua LPM di Depok yang Terang-terangan Bagi-bagi Amplop

Fakta Bang Bangor: Calon Ketua LPM di Depok yang Terang-terangan Bagi-bagi Amplop

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.