Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 18/12/2020, 13:19 WIB

DEPOK, KOMPAS.com - Kegiatan belajar mengajar (KBM) di Depok pada semester genap tahun ajaran 2020/2021 mulai Januari 2021 masih akan berlangsung secara online atau pembelajaran jarak jauh (PJJ).

Bahkan, pembelajaran di pondok pesantren yang sebelumnya sudah diperbolehkan secara tatap muka/langsung, juga tengah dipertimbangkan agar beralih ke metode virtual.

"Ya, begitu (tetap PJJ mulai Januari 2021). Saat ini kami juga sedang mengkaji terkait dengan pendidikan di pesantren," ungkap Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Depok Dadang Wihana kepada wartawan, Jumat (18/12/2020).

Sebelumnya, Kementerian Pendidikan mengembalikan keputusan metode belajar (online atau offline) kepada pemerintah daerah, sesuai dengan perkembangan terkini pandemi Covid-19 di wilayah masing-masing.

Baca juga: UPDATE 17 Desember: 195 Kasus Baru Covid-19 di Depok, 4 Pasien Meninggal

Masalahnya, kasus Covid-19 di Depok masih terus melonjak sejak pekan kedua November hingga sekarang.

Kini, pasien Covid-19 di Depok mencapai jumlah terbanyak sejak pandemi melanda pada Maret lalu, dengan 2.787 pasien per data terbaru kemarin.

"Kami dengan melihat tren kasus saat ini sudah mengkaji dan sudah dirapatkan dengan Disdik dan stakeholder organisasi pendidikan. Memang ada yang ingin (sekolah) dibuka, ada juga yang ingin tidak dibuka, tapi dasar kami adalah data dan fakta," Dadang menjelaskan.

"Karena kasus tinggi, kami menghindari klaster penularan (Covid-19) di sekolah, karena anak-anak mungkin kuat ketika terpapar, tapi akan menjadi carrier (pembawa virus) menularkan kepada yang lainnya," tambahnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Terekam CCTV, Ini Detik-detik Kecelakaan Mahasiswa UI yang Ditabrak Pensiunan Polri

Terekam CCTV, Ini Detik-detik Kecelakaan Mahasiswa UI yang Ditabrak Pensiunan Polri

Megapolitan
Heru Budi Namai Anak Jerapah dan Gajah di Taman Margasatwa Ragunan, Namanya 'Unggul' dan 'Tanzoo'

Heru Budi Namai Anak Jerapah dan Gajah di Taman Margasatwa Ragunan, Namanya "Unggul" dan "Tanzoo"

Megapolitan
Cara Wowon Kenal Banyak TKW untuk Ditipu, Dikenalkan oleh Yeni Istri Dede Solehudin

Cara Wowon Kenal Banyak TKW untuk Ditipu, Dikenalkan oleh Yeni Istri Dede Solehudin

Megapolitan
Jalan Rusak di Pulau Harapan Diperbaiki dengan Alat Seadanya

Jalan Rusak di Pulau Harapan Diperbaiki dengan Alat Seadanya

Megapolitan
Sidang Perdana Kasus Narkoba Teddy Minahasa: Dakwaan Jaksa Langsung Dilawan Eksepsi Hotman Paris

Sidang Perdana Kasus Narkoba Teddy Minahasa: Dakwaan Jaksa Langsung Dilawan Eksepsi Hotman Paris

Megapolitan
Hujan Lebat, 1 RT di Kembangan Terendam Banjir 30 Sentimeter

Hujan Lebat, 1 RT di Kembangan Terendam Banjir 30 Sentimeter

Megapolitan
Pengakuan Dede Solehudin, Ikut Minum Kopi Beracun karena Disuruh Aki Banyu

Pengakuan Dede Solehudin, Ikut Minum Kopi Beracun karena Disuruh Aki Banyu

Megapolitan
Pensiunan Polri Penabrak Hasya Ingin Kasus Kecelakaan Diselesaikan secara Kekeluargaan

Pensiunan Polri Penabrak Hasya Ingin Kasus Kecelakaan Diselesaikan secara Kekeluargaan

Megapolitan
Wowon Mulai Tipu TKW Pakai Modus Gandakan Uang sejak 2016

Wowon Mulai Tipu TKW Pakai Modus Gandakan Uang sejak 2016

Megapolitan
Detik-detik Mahasiswa UI Terjatuh Sebelum Dilindas Mobil Pensiunan Polri: Ada Motor Melambat di Depannya

Detik-detik Mahasiswa UI Terjatuh Sebelum Dilindas Mobil Pensiunan Polri: Ada Motor Melambat di Depannya

Megapolitan
Teddy Minahasa Klaim Ada Oknum Hendak Jatuhkan Kariernya yang Tengah Melejit

Teddy Minahasa Klaim Ada Oknum Hendak Jatuhkan Kariernya yang Tengah Melejit

Megapolitan
Toko Bahan Bangunan di Pondok Labu Terbakar, Diduga karena Korsleting

Toko Bahan Bangunan di Pondok Labu Terbakar, Diduga karena Korsleting

Megapolitan
Dapat Imbalan Rp 100 Juta dari Wowon, Dede Solehudin: Uangnya untuk Memancing

Dapat Imbalan Rp 100 Juta dari Wowon, Dede Solehudin: Uangnya untuk Memancing

Megapolitan
Menengok Pasar Buku Kenari yang Kini Sepi dan Terlupakan...

Menengok Pasar Buku Kenari yang Kini Sepi dan Terlupakan...

Megapolitan
Ditipu Wowon Soal Sosok Aki Banyu, Duloh: Sakit Hati, tapi Enggak Mau Membunuh Lagi

Ditipu Wowon Soal Sosok Aki Banyu, Duloh: Sakit Hati, tapi Enggak Mau Membunuh Lagi

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.