26 Orang Terpapar Covid-19 dari Klaster Pertemuan Ibu-ibu di Posyandu di Depok

Kompas.com - 05/05/2021, 18:06 WIB
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Depok Dadang Wihana menunjukkan kartu vaksinasi Covid-19 setelah disuntik vaksin CoronaVac di RS Universitas Indonesia, Kamis (14/1/2021). KOMPAS.com / VITORIO MANTALEANJuru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Depok Dadang Wihana menunjukkan kartu vaksinasi Covid-19 setelah disuntik vaksin CoronaVac di RS Universitas Indonesia, Kamis (14/1/2021).

DEPOK, KOMPAS.com - Sebanyak 26 orang positif Covid-19 setelah sejumlah ibu melakukan pertemuan di posyandu (pos pelayanan terpadu) di Kecamatan Sukmajaya, Depok, Jawa Barat. Pertemuan dikatakan bukan bagian dari kegiatan posyandu tetapi hanya bertempat di posyandu tersebut.

Juru Bicara Satuan Gugus Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Depok, Dadang Wihana, menjelaskan, puluhan orang tersebut diketahui terpapar setelah menjalani tes Covid-19 dengan Polymerse Chain Reaction (PCR) dalam rangka pelacakan kasus.

"Jadi diawali dari pertemuan ibu-ibu berjumlah 24 orang, dari klaster itu awalnya ada dua orang yang bergejala," kata Dadang sebagaimana dikutip Tribun Jakarta, Rabu (5/5/2021).

Baca juga: Kemenkes: Klaster Tarawih, Bukber, Perkantoran, hingga Mudik Sumbang Kenaikan Kasus Covid-19

Setelah dua orang positif Covid-19, Satgas Covid Depok melakukan pelacakan kasus dengan melakukan tes Covid-19 terhadap para peserta lain. Hasilnya, sebanyak 10 orang lain yang turut hadir dalam pertemuan di posyandu tersebut dinyatakan terpapar Covid-19.

"Dilakukan tes sehingga dari 24 orang ada 10 yang terpapar," ucap Dadang.

Satgas Penanganan Covid-19 kemudian melanjutkan pelacakan kasus baru dan mendapati 11 peserta pertemuan yang terpapar Covid-19.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dari total 23 orang positif Covid-19 itu, petugas lalu melakukan tes PCR terhadap 54 orang yang diketahui melakukan kontak erat. Sebanyak tiga orang di antaranya pun dinyatakan positif Covid-19.

"Pertama 10  dan berkembang menjadi 23 orang, dan bertambah kemarin tiga orang. Jadi per hari ini 26 kasus," kata Dadang.

Saat ini, sebanyak 26 pasien positif Covid-19 itu sudah menjalani perawatan di rumah sakit dan isolasi mandiri.

Baca juga: Cegah Ada Klaster Covid-19 Pasar Tanah Abang, Kemenkes Lakukan Pemantauan

Dadang mengimbau agar warga yang merasa hadir dalam pertemuan di posyandu tersebut dan melakukan kontak erat dengan pasien untuk memeriksakan diri ke puskemas terdekat.

"Puskesmas sudah menfasilitasi dan tidak perlu dipaksakan. Ketika nanti ada undangan dari puskesmas bisa langsung datang," pungkasnya.

(Catatan dari Redaksi: Berita ini telah mengalami perbaikan judul dan penyesuaian isi di beberapa bagian. Judul awalnya adalah: 26 Orang Terpapar Covid-19 pada Klaster Posyandu di Depok. Mohon maaf atas kekeliruan yang terjadi.)

Berita ini telah tayang di TribunJakarta.com dengan judul Pertemuan Ibu-Ibu Posyandu Jadi Klaster Baru di Depok, 26 Orang Positif Covid-19 Perhari Ini.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penimbun Alkes di Jakbar Juga Naikkan Harga Obat Terapi Covid-19 Hampir 19 Kali Lipat

Penimbun Alkes di Jakbar Juga Naikkan Harga Obat Terapi Covid-19 Hampir 19 Kali Lipat

Megapolitan
Demonstran di Balai Kota Tangsel Tuntut agar Satpol PP yang Arogan terhadap Pedagang Ditindak

Demonstran di Balai Kota Tangsel Tuntut agar Satpol PP yang Arogan terhadap Pedagang Ditindak

Megapolitan
Wali Kota Bekasi Klaim Keterisian RS Menurun, Kini di Angka 65,5 Persen

Wali Kota Bekasi Klaim Keterisian RS Menurun, Kini di Angka 65,5 Persen

Megapolitan
UPDATE 26 Juli: Kabupaten Bekasi Catat 281 Kasus Baru Covid-19, 515 Pasien Sembuh

UPDATE 26 Juli: Kabupaten Bekasi Catat 281 Kasus Baru Covid-19, 515 Pasien Sembuh

Megapolitan
Hingga Lusa, Sudah Ada Antrean Jenazah Pasien Covid-19 yang Akan Dikremasi di TPU Tegal Alur

Hingga Lusa, Sudah Ada Antrean Jenazah Pasien Covid-19 yang Akan Dikremasi di TPU Tegal Alur

Megapolitan
Baru Beroperasi, Krematorium di TPU Tegal Alur Layani Banyak Jenazah hingga Antre Berhari-hari

Baru Beroperasi, Krematorium di TPU Tegal Alur Layani Banyak Jenazah hingga Antre Berhari-hari

Megapolitan
Penumpang dari Bandara Soekarno-Hatta Tak Lagi Wajib Bawa STRP, Ini Aturan Terbarunya

Penumpang dari Bandara Soekarno-Hatta Tak Lagi Wajib Bawa STRP, Ini Aturan Terbarunya

Megapolitan
Aturan Makan 20 Menit Dianggap Lucu, Komunitas Warteg: Kalau Tersedak Bagaimana?

Aturan Makan 20 Menit Dianggap Lucu, Komunitas Warteg: Kalau Tersedak Bagaimana?

Megapolitan
Ajak Warga Ikut Vaksinasi Covid-19, Anies: Vaksin Terbukti Turunkan Risiko Kematian

Ajak Warga Ikut Vaksinasi Covid-19, Anies: Vaksin Terbukti Turunkan Risiko Kematian

Megapolitan
Survei Soal Bansos Tunai di Jakarta, Sebagian Besar Bilang Rp 600.000 Hanya Cukup untuk Seminggu

Survei Soal Bansos Tunai di Jakarta, Sebagian Besar Bilang Rp 600.000 Hanya Cukup untuk Seminggu

Megapolitan
Hippindo Berharap Pemerintah Bantu Pedagang Ritel Dapat Pinjaman Lunak

Hippindo Berharap Pemerintah Bantu Pedagang Ritel Dapat Pinjaman Lunak

Megapolitan
Sudinhub Jakarta Timur Tindak 14 Bus AKAP karena Langgar PPKM

Sudinhub Jakarta Timur Tindak 14 Bus AKAP karena Langgar PPKM

Megapolitan
UPDATE 26 Juli: Ada 2.662 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta, 14.666 Pasien Sembuh

UPDATE 26 Juli: Ada 2.662 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta, 14.666 Pasien Sembuh

Megapolitan
Kecelakaan di Kemayoran, Polisi Tetapkan Pengendara Harley sebagai Tersangka

Kecelakaan di Kemayoran, Polisi Tetapkan Pengendara Harley sebagai Tersangka

Megapolitan
Cat Tabung Karbon Dioksida lalu Dijual sebagai Tabung Oksigen, Penimbun Alkes Ditangkap di Jakbar

Cat Tabung Karbon Dioksida lalu Dijual sebagai Tabung Oksigen, Penimbun Alkes Ditangkap di Jakbar

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X