Tertangkap Basah Mau Curi Motor, Maling Ini Kabur, lalu Dikejar dan Dipukul Warga

Kompas.com - 17/06/2021, 16:49 WIB
Tangkapan layar akun @jakinfo_ seorang laki-laki berinisial HS (23) tertangkap basah saat hendak mencuri sebuah motor yang tengah terparkir di Ruko Citra 7, Kalideres, Jakarta Barat, pada Senin (14/6/2021). Instagram.com/@jakinfo_Tangkapan layar akun @jakinfo_ seorang laki-laki berinisial HS (23) tertangkap basah saat hendak mencuri sebuah motor yang tengah terparkir di Ruko Citra 7, Kalideres, Jakarta Barat, pada Senin (14/6/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - Seorang laki-laki berinisial HS (23) tertangkap basah saat hendak mencuri sebuah motor yang diparkir di Ruko Citra 7, Kalideres, Jakarta Barat, pada Senin (14/6/2021).

Video rekaman kamera CCTV yang memperlihatkan aksi HS viral di media sosial.

Dalam rekaman kamera CCTV berdurasi satu menit yang beredar, mula-mula HS yang mengenakan helm terlihat berjalan perlahan mendekati target curiannya.

Ia melihat-lihat keadaan sekitar. Kemudian, HS duduk di atas sebuah motor lalu berupaya memutar kontak motor.

Baca juga: Covid-19 di Jakarta Meledak Lagi, Ada 4.144 Kasus Baru Hari Ini, Kedua Tertinggi sejak Pandemi

Berselang beberapa detik, seorang pria keluar dari bangunan ruko yang berada tepat di depan motor terparkir. Pria tersebut langsung berlari ke arah HS.

Terkejut, HS segera lari ke arah jalan. HS terjatuh, tetapi dia terus berusaha kabur hingga ke tengah jalan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kemudian, beberapa orang yang mengenakan seragam satpam terlihat menangkap HS. Mereka memukul HS sebelum menyeretnya.

HS kemudian diamankan polisi pada hari itu juga.

Baca juga: Kasus Covid-19 Melonjak, Uji Coba Belajar Tatap Muka di Jakarta Dihentikan

Kanit Reskrim Polsek Kalideres Iptu Haris Sanjaya menyatakan, pihaknya tengah mengejar satu orang lagi pelaku yang terlibat dalam pencurian motor (curanmor) tersebut.

"Semalam kami sudah datangi kontrakannya, tapi rekannya (HS) ini tidak ada di lokasi," kata Haris kepada wartawan, Kamis (17/6/2021).

Berdasarkan keterangan HS kepada polisi, kontrakan rekan HS yang terlibat dalam curanmor berada di Pancoran, Jakarta Selatan.

Baca juga: Pernah Sebut Jaksa Dungu dan Pandir, Rizieq Shihab: Jangan Diambil Hati, apalagi Jadi Dendam

Di kontrakan tersebut, polisi mendapati satu unit sepeda motor matic merek Honda.

Sepeda motor tersebut diduga merupakan hasil curian karena tak ditemukan surat-surat resmi kendaraan di kontrakan tersebut.

"Kami amankan dan kami masih dalami pemiliknya siapa," kata Haris.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Vonis Banding Kasus Megamendung dan Petamburan Tidak Berubah, Kuasa Hukum Rizieq: Kami Apresiasi

Vonis Banding Kasus Megamendung dan Petamburan Tidak Berubah, Kuasa Hukum Rizieq: Kami Apresiasi

Megapolitan
Vaksinasi Covid-19 di Masjid KH Hasyim Ashari Sasar 1.600 Warga

Vaksinasi Covid-19 di Masjid KH Hasyim Ashari Sasar 1.600 Warga

Megapolitan
80 Ton Oksigen Bantuan Singapura Dikirim dari Jakarta ke Surabaya

80 Ton Oksigen Bantuan Singapura Dikirim dari Jakarta ke Surabaya

Megapolitan
Dinar Candy Ditangkap Terkait Aksi Pakai Bikini di Jalan untuk Protes PPKM Diperpanjang

Dinar Candy Ditangkap Terkait Aksi Pakai Bikini di Jalan untuk Protes PPKM Diperpanjang

Megapolitan
Restoran Ayam Geprek di Pulogadung Dilalap Api

Restoran Ayam Geprek di Pulogadung Dilalap Api

Megapolitan
UPDATE 5 Agustus: Jumlah Pasien di RS Wisma Atlet Terus Berkurang, Kini Tersisa 2.103 Orang

UPDATE 5 Agustus: Jumlah Pasien di RS Wisma Atlet Terus Berkurang, Kini Tersisa 2.103 Orang

Megapolitan
Pemohon SKCK di Kota Tangerang Wajib Bawa Surat Vaksinasi, Ombudsman Bilang Itu Berpotensi Timbulkan Malaadministrasi

Pemohon SKCK di Kota Tangerang Wajib Bawa Surat Vaksinasi, Ombudsman Bilang Itu Berpotensi Timbulkan Malaadministrasi

Megapolitan
NIK Warga Jakarta Diduga Dipakai Seseorang untuk Vaksin di Tangsel, Polisi Periksa Klinik di Serpong

NIK Warga Jakarta Diduga Dipakai Seseorang untuk Vaksin di Tangsel, Polisi Periksa Klinik di Serpong

Megapolitan
Polisi Usut Dugaan NIK Warga Jakarta Dipakai Orang Lain untuk Vaksinasi Covid-19  di Tangsel

Polisi Usut Dugaan NIK Warga Jakarta Dipakai Orang Lain untuk Vaksinasi Covid-19 di Tangsel

Megapolitan
Satpam GBK yang Pukul Mahasiswa Ingin Damai, Korban Masih Pikir-pikir

Satpam GBK yang Pukul Mahasiswa Ingin Damai, Korban Masih Pikir-pikir

Megapolitan
Bansos Tunai Warga Tapos Depok Dipotong Rp 150.000, untuk Yang Tak Dapat dan buat Agustusan

Bansos Tunai Warga Tapos Depok Dipotong Rp 150.000, untuk Yang Tak Dapat dan buat Agustusan

Megapolitan
Luhut Tinjau Proyek Penanganan Banjir di Jakarta

Luhut Tinjau Proyek Penanganan Banjir di Jakarta

Megapolitan
Terdakwa Kasus Prostitusi Anak Cynthiara Alona Jalani Sidang Perdana Hari Ini

Terdakwa Kasus Prostitusi Anak Cynthiara Alona Jalani Sidang Perdana Hari Ini

Megapolitan
Kowantara Minta Polisi Usut Pungli yang Dialami Pengusaha Warteg di Ciputat

Kowantara Minta Polisi Usut Pungli yang Dialami Pengusaha Warteg di Ciputat

Megapolitan
Anggaran Baju DPRD Kota Tangerang yang Naik 2 Kali Lipat Dinilai Tak Wajar

Anggaran Baju DPRD Kota Tangerang yang Naik 2 Kali Lipat Dinilai Tak Wajar

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X