Kompas.com - 18/08/2022, 22:47 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Kebakaran melanda bangunan ruko yang dijadikan tempat usaha makanan sekaligus rumah kos di Jalan Duri Selatan 1, Duri Selatan, Tambora, Jakarta Barat, pada Rabu (17/8/2022) pagi.

Indekos itu dihuni sekitar 22 penghuni. Saat kejadian beberapa penghuni telah berangkat kerja, tetapi sebagian lainnya masih berada di kamar masing-masing.

Aji (25), salah satu penghuni kos mengatakan saat api muncul, ia tengah tertidur lelap di kamarnya.

Baca juga: 6 Penghuni Indekos di Tambora Tewas Terbakar, Polisi Masih Identifikasi Korban

Tiba-tiba, ia mendengar ramai teriakan orang-orang.

"Saya masih tidur setengah 6. Tapi di sini banyak suara yang teriak2m-teriak, awalnya temen yang pertama dengar di kamar. Tapi tiba-tiba ada kebakaran," kata Aji kepada wartawan usai kebakaran, Rabu.

Teriakan itu juga didengar oleh penghuni bangunan sebelah indekos. Mudira (32) juga mendengar seseorang berteriak.

"Sebenarnya saya bangun karena bau hangus, lalu dengar teriakan dari samping yang ngekos. Suara cowok dua kali," kata Mudira.

Keramaian teriakan itu juga dirasakan Herdi (30) dari kamarnya. Ia sempat santai menanggapi teriakan itu, karena mengira sedang ada perayaan kemerdekaan Indonesia.

"Pokoknya di luar itu ramai. Ada (penghuni) yang belum tidur juga, soalnya di bawah dikiranya lagi 17 Agustusan, kirain ada kegiatan. Pas dibuka pintu ternyata ada kebakaran. Terus kami bangunin orang-orang," kata Herdi.

Dalam peristiwa itu, 3 orang selamat meski mengalami luka bakar.

Baca juga: Kebakaran Ruko di Tambora Tewaskan 6 Penghuni Kos, Api Diduga Berasal dari Korsleting Kipas di Kamar

Namun, 6 penghuni rumah kos meninggal dunia dalam keadaan hangus terbakar di dalam bangunan. Saat ini, tim Forensik RS Kramat Jati masih berusaha mengidentifikasi keenam jenazah korban.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mulai Hari Ini, Bus Transjakarta Rute Summarecon Bekasi-Pancoran dan Ciputat-Kampung Rambutan Kembali Beroperasi

Mulai Hari Ini, Bus Transjakarta Rute Summarecon Bekasi-Pancoran dan Ciputat-Kampung Rambutan Kembali Beroperasi

Megapolitan
Markas Ormas Tak Langsung Dibongkar di Bekasi Berujung Protes dan Alasan di Baliknya

Markas Ormas Tak Langsung Dibongkar di Bekasi Berujung Protes dan Alasan di Baliknya

Megapolitan
Keluh Kesah setelah Harga BBM Naik, Antrean Pertalite di SPBU Mengular hingga Beralih dari Pertamina

Keluh Kesah setelah Harga BBM Naik, Antrean Pertalite di SPBU Mengular hingga Beralih dari Pertamina

Megapolitan
Singgung Suharso Monoarfa Usai Dicopot dari Ketum, Mardiono PPP: Tetap Berbincang dengan Saya

Singgung Suharso Monoarfa Usai Dicopot dari Ketum, Mardiono PPP: Tetap Berbincang dengan Saya

Megapolitan
Survei: Sinyal Panas Pilgub DKI Jakarta 2024, Elektabilitas Anies, Risma, dan RK

Survei: Sinyal Panas Pilgub DKI Jakarta 2024, Elektabilitas Anies, Risma, dan RK

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG: Sebagian Jakarta Diguyur Hujan Malam Hari

Prakiraan Cuaca BMKG: Sebagian Jakarta Diguyur Hujan Malam Hari

Megapolitan
Ganjaran Penumpang yang Gesekkan Alat Kelamain ke Penumpang KRL, Dilarang Naik Kereta hingga Jadi Tersangka

Ganjaran Penumpang yang Gesekkan Alat Kelamain ke Penumpang KRL, Dilarang Naik Kereta hingga Jadi Tersangka

Megapolitan
Polisi Buru Pria yang Serang Tetangga di Cengkareng Pakai Celurit

Polisi Buru Pria yang Serang Tetangga di Cengkareng Pakai Celurit

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Kepuasan Publik terhadap Kinerja Anies Melorot, Keluhan Antrean Peralite di SPBU, Pemprov DKI Janji Tutup Lokasi Prostitusi

[POPULER JABODETABEK] Kepuasan Publik terhadap Kinerja Anies Melorot, Keluhan Antrean Peralite di SPBU, Pemprov DKI Janji Tutup Lokasi Prostitusi

Megapolitan
Direkomendasikan Maju Pilpres 2024 oleh DPC PPP se-Jakarta, Anies: Sebuah Kehormatan

Direkomendasikan Maju Pilpres 2024 oleh DPC PPP se-Jakarta, Anies: Sebuah Kehormatan

Megapolitan
Hasil Muskercab DPC PPP se-Jakarta, Anies Direkomendasikan sebagai Capres 2024

Hasil Muskercab DPC PPP se-Jakarta, Anies Direkomendasikan sebagai Capres 2024

Megapolitan
Diduga Merasa Diejek, Seorang Pria Serang Tetangganya Pakai Celurit di Cengkareng

Diduga Merasa Diejek, Seorang Pria Serang Tetangganya Pakai Celurit di Cengkareng

Megapolitan
Boyband Korea WayV Naik Bus Wisata Transjakarta, Penggemar Histeris dan Ingin Ikutan

Boyband Korea WayV Naik Bus Wisata Transjakarta, Penggemar Histeris dan Ingin Ikutan

Megapolitan
Anies Datangi Muskercab PPP DKI, Disambut Meriah dan Dikalungi Sorban Hijau

Anies Datangi Muskercab PPP DKI, Disambut Meriah dan Dikalungi Sorban Hijau

Megapolitan
Niat Berangkat Kondangan, Pengendara Mobil Lepas Kendali dan Terperosok di Depan Halte Puri Beta

Niat Berangkat Kondangan, Pengendara Mobil Lepas Kendali dan Terperosok di Depan Halte Puri Beta

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.