Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ini Alasan Pemprov DKI Mengapa Upah PJLP Tak Ikuti UMP 2023

Kompas.com - 11/05/2023, 19:25 WIB
Muhammad Naufal,
Irfan Maullana

Tim Redaksi


JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta Maria Qibtya mengungkap alasan mengapa upah pegawai penyedia jasa dan lainnya perorangan (PJLP) saat ini tak mengikuti upah minimum provinsi (UMP) DKI Jakarta 2023.

Kata dia, munculnya angka UMP DKI Jakarta berlangsung setelah penyusunan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) DKI Jakarta tahun anggaran 2023.

"Kan ada prosesnya perubahan UMP dari Rp 4,6 juta (UMP DKI 2022) menjadi Rp 4,9 juta (UMP DKI 2023)," tuturnya di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (11/5/2023).

"Penetapan APBD DKI tahun 2023 itu kan sudah dibahas di pertengahan 2022," lanjut dia.

Baca juga: Belum Naik, Gaji Petugas PJLP Jakarta Masih di Bawah UMP DKI 2023

Sementara itu, angka UMP DKI 2023 muncul pada akhir November 2023 atau sebelum penetapan APBD DKI 2023.

Karena itu, upah pegawai PJLP DKI saat ini tidak menyesuaikan UMP DKI 2023.

Di satu sisi, BKD DKI sendiri belum menentukan apakah upah pegawai PJLP bakal disesuaikan dengan UMP DKI Jakarta 2023.

Sebab, nasib upah pegawai PJLP masih akan dibahas.

"Ya, nanti kami lihat. Pak Sekretaris Daerah (Sekda) DKI kan sudah sampaikan, (upah PJLP) lagi mau dibahas," tutur Maria.

Baca juga: Curhat PJLP DKI yang Belum Terima Kenaikan UMP 2023: Kebutuhan Naik Terus, tetapi Gaji Tidak...

Menurut dia, selisih upah yang kini diterima PJLP dengan nilai UMP DKI 2023 bakal dialokasikan dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) DKI Jakarta tahun anggaran 2023.

Hal ini dilakukan jika upah PJLP memang disesuaikan dengan UMP DKI 2023.

Namun, Maria belum menentukan apakah upah itu akan dialokasikan dari perubahan APBD DKI 2023 atau pergeseran APBD DKI 2023.

"Nanti kami lihat ketersediaan anggaran. Kan ada mekanisme perubahan, pergeseran, dan lainnya," ucapnya.

Baca juga: Cerita PJLP DKI yang Gajinya Masih di Bawah UMP, Dijanjikan Selisih Kenaikan Upah Akan Dirapel

Zaenal Abidin (36), petugas PJLP Sudin Pertamanan Jakarta Selatan, sebelumnya mengatakan kebutuhan hidup semakin hari semakin naik.

Namun, gajinya hingga saat ini belum disesuaikan dengan UMP Jakarta 2023, yakni Rp 4,9 juta.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Beli Uang Palsu Rp 22 Miliar, Pelaku Bakal Tukar dengan Duit Asli yang Akan Dimusnahkan BI

Beli Uang Palsu Rp 22 Miliar, Pelaku Bakal Tukar dengan Duit Asli yang Akan Dimusnahkan BI

Megapolitan
Awalnya Pembeli, Pria di Depok Dimodali Bandar Buat Jadi Peracik dan Pengedar Tembakau Sintetis

Awalnya Pembeli, Pria di Depok Dimodali Bandar Buat Jadi Peracik dan Pengedar Tembakau Sintetis

Megapolitan
Keluarga Berharap Virgoun Bisa Direhabilitasi

Keluarga Berharap Virgoun Bisa Direhabilitasi

Megapolitan
Polisi Periksa 7 Saksi Terkait Kebakaran Jalan Semeru Raya Jakbar

Polisi Periksa 7 Saksi Terkait Kebakaran Jalan Semeru Raya Jakbar

Megapolitan
Polisi Kirim 1.000 Sampel Uang dari Hasil Penggerebekan ke BI, Hasilnya Semua Palsu

Polisi Kirim 1.000 Sampel Uang dari Hasil Penggerebekan ke BI, Hasilnya Semua Palsu

Megapolitan
Ada Mobil Berpelat TNI di Markas Sindikat Uang Palsu di Jakbar, Ini Penjelasan Kapendam Jaya

Ada Mobil Berpelat TNI di Markas Sindikat Uang Palsu di Jakbar, Ini Penjelasan Kapendam Jaya

Megapolitan
Keluarga Akui Virgoun Ditangkap Polisi saat Sedang Bersama Wanita

Keluarga Akui Virgoun Ditangkap Polisi saat Sedang Bersama Wanita

Megapolitan
Polisi Pastikan Kondisi Virgoun Sehat, tapi Masih Positif Narkoba

Polisi Pastikan Kondisi Virgoun Sehat, tapi Masih Positif Narkoba

Megapolitan
Heru Budi Targetkan Penambahan 200 Bus Listrik Transjakarta sampai Akhir 2024

Heru Budi Targetkan Penambahan 200 Bus Listrik Transjakarta sampai Akhir 2024

Megapolitan
Pria yang Tersambar Api akibat Gas Bocor di Bogor Meninggal Setelah 7 Hari Dirawat

Pria yang Tersambar Api akibat Gas Bocor di Bogor Meninggal Setelah 7 Hari Dirawat

Megapolitan
17 Hari Hilang, Remaja Putri di Bogor Pulang Sendiri ke Rumah

17 Hari Hilang, Remaja Putri di Bogor Pulang Sendiri ke Rumah

Megapolitan
Uang Palsu Rp 22 Miliar di Jakbar Semula Hendak Dibeli Seharga Rp 5,5 Miliar

Uang Palsu Rp 22 Miliar di Jakbar Semula Hendak Dibeli Seharga Rp 5,5 Miliar

Megapolitan
Keluarga Sebut Alasan Virgoun Konsumsi Narkoba gara-gara Sedang Stres

Keluarga Sebut Alasan Virgoun Konsumsi Narkoba gara-gara Sedang Stres

Megapolitan
Keluarga Ungkap Kondisi Virgoun usai Ditangkap Polisi Terkait Narkoba

Keluarga Ungkap Kondisi Virgoun usai Ditangkap Polisi Terkait Narkoba

Megapolitan
Progres LRT Jakarta Fase 1B Sudah 15,1 Persen, Warga Antusias Menanti Rampung

Progres LRT Jakarta Fase 1B Sudah 15,1 Persen, Warga Antusias Menanti Rampung

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com