Temuan Prostitusi "Online", Polisi Panggil Pengelola Apartemen Center Point Bekasi - Kompas.com

Temuan Prostitusi "Online", Polisi Panggil Pengelola Apartemen Center Point Bekasi

Kompas.com - 11/10/2018, 08:55 WIB
Tiga muncikari prostitusi online di Apartemen Center Point, Kota Bekasi dibekuk Polisi, Senin (8/10/2018).KOMPAS.com/-DEAN PAHREVI Tiga muncikari prostitusi online di Apartemen Center Point, Kota Bekasi dibekuk Polisi, Senin (8/10/2018).

BEKASI, KOMPAS.com - Wakapolres Metro Bekasi Kota AKBP Wijonarko mengatakan, pihaknya akan memanggil pengelola Apartemen Center Point, Kota Bekasi, Jawa Barat, terkait temuan prostitusi online pada Sabtu (6/10/2018).

"Kami akan memanggil pengelola apartemen tersebu. Kami juga akan berdayakan stakeholder, mulai dari RT dan RW," kata Wijonarko di Mapolres Metro Bekasi Kota, Jawa Barat, Rabu (10/10/2018).

Pihaknya mengakui terdapat beberapa tempat di Kota Bekasi, seperti kos-kosan maupun apartemen yang berpotensi dijadikan sebagai tempat kegiatan prostitusi online.

Baca juga: Muncikari Ini Tega Jual Kekasihnya ke Pria Hidung Belang

"Kami akan perintahkan juga Bhabinkatibmas. Mungkin jajaran polsek untuk selalu mengontrol, mengecek, mengunjungi lokasi-lokasi tersebut (apartemen atau kos-kosan di Kota Bekasi), sehingga secara keseluruhan kami bisa kontrol," ujar dia.

Sebelumnya, Polres Metro Bekasi Kota meringkus tiga muncikari prostitusi online di Apartemen Center Point, Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Sabtu.

Ketiga muncikari tersebut bernama Mustakim, Saputra, dan Jenio. Selain itu, polisi juga mengamankan 20 pekerja seks komersial (PSK) dan seorang saksi.

Baca juga: 3 Muncikari Prostitusi Online di Apartemen Center Point Bekasi Ditangkap


Terkini Lainnya

Rp 2 Miliar dari Jawa Barat untuk Korban Bencana Sulawesi Tengah

Rp 2 Miliar dari Jawa Barat untuk Korban Bencana Sulawesi Tengah

Regional
5 BERITA POPULER NUSANTARA: Aksi Ngedrift Gagal karena Tabrak Toilet hingga Sandiaga Diminta Keluar Emak-emak

5 BERITA POPULER NUSANTARA: Aksi Ngedrift Gagal karena Tabrak Toilet hingga Sandiaga Diminta Keluar Emak-emak

Regional
Komnas HAM: Perhatian Pemerintah terhadap Kelompok Minoritas Masih Minim

Komnas HAM: Perhatian Pemerintah terhadap Kelompok Minoritas Masih Minim

Nasional
Hujan Disertai Angin dan Petir Diprediksi Melanda Jaktim dan Jaksel Sore Ini

Hujan Disertai Angin dan Petir Diprediksi Melanda Jaktim dan Jaksel Sore Ini

Megapolitan
Kapal-kapal Nelayan di Muara Angke Tak Melaut karena Terkendala Izin

Kapal-kapal Nelayan di Muara Angke Tak Melaut karena Terkendala Izin

Megapolitan
Ketua RT dan RW Diingatkan Tak Pungut Uang Warga yang Buat Sertifikat

Ketua RT dan RW Diingatkan Tak Pungut Uang Warga yang Buat Sertifikat

Megapolitan
Video Dukungan Pasangan Capres Beredar, Bawaslu Panggil Bupati

Video Dukungan Pasangan Capres Beredar, Bawaslu Panggil Bupati

Regional
Salahi Aturan, Bawaslu  Sapu Bersih Alat Peraga Kampanye

Salahi Aturan, Bawaslu Sapu Bersih Alat Peraga Kampanye

Regional
Pencuri Spesialis Sepeda Motor di Mesjid Dilumpuhkan Polisi

Pencuri Spesialis Sepeda Motor di Mesjid Dilumpuhkan Polisi

Regional
Porprov Jateng XV 2018 Dibuka di Solo, Ganjar Ajak Bangun Olahraga

Porprov Jateng XV 2018 Dibuka di Solo, Ganjar Ajak Bangun Olahraga

Regional
Baru 10 Hari Keluar Penjara, Residivis Kembali Ditangkap Kasus Begal

Baru 10 Hari Keluar Penjara, Residivis Kembali Ditangkap Kasus Begal

Regional
Kereta Api Tabrak Kerumunan Pengunjung Festival di India, 50 Tewas

Kereta Api Tabrak Kerumunan Pengunjung Festival di India, 50 Tewas

Internasional
Tak Terpantau X-Ray Bandara, 2 Kurir Simpan Sabu dalam Anus

Tak Terpantau X-Ray Bandara, 2 Kurir Simpan Sabu dalam Anus

Regional
 Jokowi Akan Beri Perhatian kepada  Pesantren dan Santri

Jokowi Akan Beri Perhatian kepada Pesantren dan Santri

Regional
Wali Kota: Dampak yang Diterima Bekasi Tak Seimbang Dana Kompensasi

Wali Kota: Dampak yang Diterima Bekasi Tak Seimbang Dana Kompensasi

Megapolitan

Close Ads X