Operasi Patuh Jaya, Pengendara Motor Dominasi Pelanggaran di Jakarta Timur

Kompas.com - 05/08/2020, 15:23 WIB
operasi Patuh Jaya depan BKN , Jakarta Timur, Kamis (23/7/2020) KOMPAS.COM/WALDA MARISONoperasi Patuh Jaya depan BKN , Jakarta Timur, Kamis (23/7/2020)
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Pengendara sepeda motor menjadi pelanggar terbanyak dalam Operasi Patuh Jaya yang digelar jajaran Polda Metro Jaya di kawasan Jakarta Timur.

Pengendara motor masih mendominasi jumlah pelanggaran, bahkan hingga hari terakhir Operasi Patuh Jaya, Rabu (5/8/2020).

Hal tersebut dikatakan Wakasat Lantas Polres Metro Jakarta Timur Kompol Maulana Karepesina saat dikonfirmasi.

"Kalau persentasenya 70 persen pelanggar motor, 30 persen pelanggar mobil," kata dia.

Pelanggaran yang dimaksud di antaranya tidak memakai helm, berboncengan tiga orang, tidak menyalakan lampu, dan pelanggaran kasat mata lainnya.

Baca juga: Operasi Patuh Jaya 2020, Depok Sumbang Pelanggar Lalu Lintas Terbanyak

Namun, Maulana belum bisa menyebutkan angka pasti jumlah pelanggar selama digelarnya Operasi Patuh Jaya sejak 23 Juli 2020.

Lebih lanjut, dia menyebutkan, pelanggaran terbanyak terjadi di kawasan Pasar Klender. Pasalnya, banyak pengendara motor yang mencoba lawan arus untuk memutar jalan di lokasi tersebut.

"Karena di putaran stasiun pasar Klender sudah ditutup, jadi putarnya jauh, terpaksa mereka melawan arah," ucap dia.

Tidak hanya itu, pihaknya juga mendapati banyak pengendara yang tidak memakai masker. Namun, penindakan itu dilakukan oleh pihak Satpol PP dengan penerapan sanksi sosial.

Baca juga: 10 Hari Operasi Patuh Jaya, Polda Metro Tilang 23.000 Pelanggar



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

3 Begal Ponsel di Kemayoran Ditangkap, Mereka Awalnya Ingin Tawuran

3 Begal Ponsel di Kemayoran Ditangkap, Mereka Awalnya Ingin Tawuran

Megapolitan
Pencuri Burung Murai di Kemayoran, Selalu Incar dan Buntuti Burung-burung Pemenang Kontes

Pencuri Burung Murai di Kemayoran, Selalu Incar dan Buntuti Burung-burung Pemenang Kontes

Megapolitan
Razia di Indekos Bekasi, 5 Pasangan Tepergok Berbuat Mesum

Razia di Indekos Bekasi, 5 Pasangan Tepergok Berbuat Mesum

Megapolitan
Rombongan Pemotor Bawa Celurit di Pondok Aren, Polisi Tangkap Dua Pemuda

Rombongan Pemotor Bawa Celurit di Pondok Aren, Polisi Tangkap Dua Pemuda

Megapolitan
Kasus Positif Capai 1.206, Kota Bogor Kembali Masuk Zona Merah Covid-19

Kasus Positif Capai 1.206, Kota Bogor Kembali Masuk Zona Merah Covid-19

Megapolitan
Pemkot dan DPRD Kota Bekasi Susun Perda soal Covid-19 untuk Perkuat Penerapan Sanksi

Pemkot dan DPRD Kota Bekasi Susun Perda soal Covid-19 untuk Perkuat Penerapan Sanksi

Megapolitan
Temukan APK Dirinya dan Muhamad Terpasang di Pohon, Rahayu Saraswati Minta Maaf

Temukan APK Dirinya dan Muhamad Terpasang di Pohon, Rahayu Saraswati Minta Maaf

Megapolitan
6 Pedagang Positif Covid-19, Pasar Ciplak Setiabudi Ditutup 3 Hari

6 Pedagang Positif Covid-19, Pasar Ciplak Setiabudi Ditutup 3 Hari

Megapolitan
14 Hari Operasi Yustisi di Jakarta, 82.884 Pelanggar Ditindak

14 Hari Operasi Yustisi di Jakarta, 82.884 Pelanggar Ditindak

Megapolitan
Blusukan di Wilayah Pamulang, Siti Nur Azizah Ajak Warga Perbanyak Konsumsi Tanaman Ini

Blusukan di Wilayah Pamulang, Siti Nur Azizah Ajak Warga Perbanyak Konsumsi Tanaman Ini

Megapolitan
Ahok Cabut Laporan, Polda Metro Akan Hentikan Kasus 2 Tersangka Pencemaran Nama Baik

Ahok Cabut Laporan, Polda Metro Akan Hentikan Kasus 2 Tersangka Pencemaran Nama Baik

Megapolitan
2 Hektar Lahan di TPU Rorotan Disiapkan Khusus Jenazah Covid-19

2 Hektar Lahan di TPU Rorotan Disiapkan Khusus Jenazah Covid-19

Megapolitan
Langgar PSBB, 19 Perusahaan di Jaksel Ditutup Sementara

Langgar PSBB, 19 Perusahaan di Jaksel Ditutup Sementara

Megapolitan
Klaster Keluarga Terus Melonjak, Kini Kasus Covid-19 di Kota Bekasi Capai 3.237

Klaster Keluarga Terus Melonjak, Kini Kasus Covid-19 di Kota Bekasi Capai 3.237

Megapolitan
Minggu Ke-2 PSBB, Jumlah Pelanggar Masker Hanya Berkurang 9 Orang

Minggu Ke-2 PSBB, Jumlah Pelanggar Masker Hanya Berkurang 9 Orang

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X