Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Persiapan Susanto Mudik ke Pemalang Pakai Motor, Servis dan Bawa Anak ke Puskesmas

Kompas.com - 09/04/2024, 20:51 WIB
Nabilla Ramadhian,
Novianti Setuningsih

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Beragam persiapan dilakukan oleh Susanto (38) sebelum kembali ke kampung halamannya di Pemalang, Jawa Tengah, menggunakan sepeda motor.

Susanto mengaku, persiapan sudah dimulai sejak sepekan lalu, dimulai dari servis motor.

"Persiapan mudik dari Cipondoh ke Pemalang dari seminggu yang lalu. Saya mulai dengan servis motor, lalu persiapan-persiapan lainnya," kata dia kepada Kompas.com di Duren Sawit, Jakarta Timur, Senin (8/4/2024).

Susanto sendiri berdomisili di Cipondoh, Tangerang. Selama tiga tahun belakangan, dia rutin mudik ke Pemalang naik motor.

Jarak menuju kampung halamannya adalah 368 kilometer dengan waktu tempuh belasan jam.

Baca juga: Hindari Kemacetan, Ayu Mudik Naik Perahu dari Dermaga Nelayan Clincing Jakut

Susanto mudik naik motor bersama istri dan kedua anaknya. Oleh karena itu, dia rutin servis motor, termasuk sepekan sebelum lebaran.

"Persiapan mudik naik motor yang paling dan lebih diutamakan ya servis motor. Bisa ditambah cek v-belt (motor matik) atau rantai (motor gigi)," ujar Susanto.

Namun, persiapan yang tidak kalah penting adalah menjaga kesehatan keluarganya.

Susanto sekeluarga menjadi lebih menjaga asupan makanan agar sehat sepanjang perjalanan mudik.

Baca juga: Polisi Patroli Rumah Kosong yang Ditinggal Mudik Lebaran di Cakung

Khusus untuk dua anaknya, Susanto sampai membawa mereka ke puskesmas untuk memeriksakan kesehatan jelang mudik.

"Sebelum berangkat juga periksa dulu ke puskesmas. Kalau agak demam dikit, diperiksa," katanya.

Beberapa hari sebelumnya, salah satu anak Susanto sempat sakit. Beruntung, kondisinya membaik dan semakin sehat.

"Alhamdulillah walau sempat begitu (sakit) tapi pulih, jadi lanjut mudik. Kalau enggak pulih, ya enggak jadi mudik. Khusus anak, yang terpenting vitamin dan makanannya lebih dijaga," ujar Susanto.

Sementara persiapan lainnya adalah mengemas pakaian tiga hari sebelum berangkat mudik menuju Pemalang.

Baca juga: Jumlah Penumpang Bus pada Mudik Lebaran 2024 Menurun dari Tahun Lalu

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Baca tentang


Terkini Lainnya

3.772 Kendaraan Ditilang karena Lawan Arah di 17 Lokasi di Jakarta

3.772 Kendaraan Ditilang karena Lawan Arah di 17 Lokasi di Jakarta

Megapolitan
Polisi Sebut Pengunjung di Tebet Eco Park Tertimpa Dahan Pohon Flamboyan

Polisi Sebut Pengunjung di Tebet Eco Park Tertimpa Dahan Pohon Flamboyan

Megapolitan
Supian Suri Dilaporkan Terkait Dugaan Pelanggaran Netralitas ASN, Bawaslu Teruskan ke KASN

Supian Suri Dilaporkan Terkait Dugaan Pelanggaran Netralitas ASN, Bawaslu Teruskan ke KASN

Megapolitan
Supian Suri Dilaporkan ke Bawaslu Depok Terkait Dugaan Pelanggaran Netralitas ASN

Supian Suri Dilaporkan ke Bawaslu Depok Terkait Dugaan Pelanggaran Netralitas ASN

Megapolitan
Pengamat : Ahok Punya Kelebihan Buat Maju Pilkada DKI 2024

Pengamat : Ahok Punya Kelebihan Buat Maju Pilkada DKI 2024

Megapolitan
Pohon Tumbang Timpa Seorang Pengunjung Tebet Eco Park, Korban Dilarikan ke Rumah Sakit

Pohon Tumbang Timpa Seorang Pengunjung Tebet Eco Park, Korban Dilarikan ke Rumah Sakit

Megapolitan
Kecelakaan Tewaskan Pengendara Motor di Basura Jaktim, Polisi Masih Selidiki

Kecelakaan Tewaskan Pengendara Motor di Basura Jaktim, Polisi Masih Selidiki

Megapolitan
3 ASN Pemkot Ternate Ditetapkan sebagai Tersangka Kasus Narkoba di Jakarta

3 ASN Pemkot Ternate Ditetapkan sebagai Tersangka Kasus Narkoba di Jakarta

Megapolitan
Kronologi Mobil Tabrakan dengan Pikap dan Motor di Depok, Pengemudi Hilang Kendali

Kronologi Mobil Tabrakan dengan Pikap dan Motor di Depok, Pengemudi Hilang Kendali

Megapolitan
Tembak Kaki Pembunuh Imam Mushala, Polisi: Ada Indikasi Melarikan Diri

Tembak Kaki Pembunuh Imam Mushala, Polisi: Ada Indikasi Melarikan Diri

Megapolitan
Toyota Yaris Tabrak Mobil Pikap dan Motor di Depok, 5 Orang Luka-luka

Toyota Yaris Tabrak Mobil Pikap dan Motor di Depok, 5 Orang Luka-luka

Megapolitan
Demi Kelabui Polisi, Galang Cukur Kumis dan Potong Rambut Usai Bunuh Imam Mushala di Kebon Jeruk

Demi Kelabui Polisi, Galang Cukur Kumis dan Potong Rambut Usai Bunuh Imam Mushala di Kebon Jeruk

Megapolitan
Ditusuk Sedalam 19 Cm, Imam Mushala di Kebon Jeruk Meninggal Saat Dirawat di RS

Ditusuk Sedalam 19 Cm, Imam Mushala di Kebon Jeruk Meninggal Saat Dirawat di RS

Megapolitan
Dharma Pongrekun Ikut Pilkada DKI Jalur Independen, Pengamat : Harus Dapat Simpati Warga Buat Menang

Dharma Pongrekun Ikut Pilkada DKI Jalur Independen, Pengamat : Harus Dapat Simpati Warga Buat Menang

Megapolitan
Polisi Periksa 4 Saksi Kasus Tewasnya Rojali, Korban Penganiayaan di Bogor

Polisi Periksa 4 Saksi Kasus Tewasnya Rojali, Korban Penganiayaan di Bogor

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com