BPRD DKI dan TKN Jokowi-Ma'ruf Absen Pemeriksaan Kasus Videotron

Kompas.com - 24/10/2018, 16:46 WIB
Suasana sidang pemeriksaan pihak terkait dugaan pelanggaran kampanye Jokowi-Maruf di Kantor Bawaslu DKI Jakarta, Rabu (24/10/2018). KOMPAS.com/Ardito Ramadhan DSuasana sidang pemeriksaan pihak terkait dugaan pelanggaran kampanye Jokowi-Maruf di Kantor Bawaslu DKI Jakarta, Rabu (24/10/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) DKI Jakarta batal memeriksa Badan Pajak dan Retribusi Daerah (BPRD) DKI Jakarta dan Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin dalam sidang pemasangan tayangan videotron kampanye Jokowi-Ma'ruf di Kantor Bawaslu DKI Jakarta, Jakarta Utara, Rabu (24/10/2018) siang.

Penyebabnya, kedua pihak tersebut tidak hadir hingga pukul 13.50, meski sidang diagendakan dimulai pada pukul 10.00.

"Diundang pukul 10.00 sampai kesempatan pada pukul 14.00 bahwa terkait dari tim kampanye dan dinas pajak tidak hadir. Saya kira sudah cukup untuk agenda pada kesempatan kali ini," kata Komisioner Bawaslu DKI Puadi, sesaat sebelum menyudahi sidang.

Baca juga: KPU DKI Sebut Pemasangan Videotron Jokowi-Maruf di Jalan Protokol Langgar Aturan


Ditemui seusai sidang, Puadi menuturkan hasil pemeriksaan terhadap saksi yang diajukan pelapor yakni Dinas Kominfotik DKI Jakarta dan KPU DKI Jakarta sudah cukup dijadikan bahan pembuatan amar putusan.

"Saya kira sudah cukup, tinggal nanti menunggu kesimpulan dari pelapor seperti apa. Kemudian kami nanti akan melakukan pleno terkait putusannya seperti apa," ujar Puadi.

Sidang berikutnya akan dilaksanakan pada Kamis (25/10/2018) dengan agenda pembacaan kesimpulan oleh pelapor.

Baca juga: Periksa Dinas Kominfotik DKI, Bawaslu Belum Temukan Pemasang Tayangan Videotron Jokowi-Maruf

Adapun amar putusan akan dibacakan pada Jumat (26/10/2018).

Jokowi-Ma'ruf dilaporkan seorang warga bernama Sahroni ke Bawaslu karena diduga memasang tayangan kampanye di sejumlah videotron yang berada di jalan protokol yang semestinya steril dari alat peraga kampanye.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Setelah Jadi Sorotan, PKL di Depan Pos Damkar Tanah Abang Ditertibkan

Setelah Jadi Sorotan, PKL di Depan Pos Damkar Tanah Abang Ditertibkan

Megapolitan
Subsidi Dipangkas, Dirut MRT Akan Gencarkan Bisnis Non-Tiket Kereta

Subsidi Dipangkas, Dirut MRT Akan Gencarkan Bisnis Non-Tiket Kereta

Megapolitan
5 Fakta Tuduhan Politikus PDI-P terhadap Politikus PSI soal Penyebaran Materi Rapat

5 Fakta Tuduhan Politikus PDI-P terhadap Politikus PSI soal Penyebaran Materi Rapat

Megapolitan
BMKG: Mayoritas Wilayah Jabodetabek Berawan Hari Ini

BMKG: Mayoritas Wilayah Jabodetabek Berawan Hari Ini

Megapolitan
Keberangkatan KRL Rute Bekasi Ditambah Lagi Setelah Perubahan Jadwal Bikin Penumpang Menumpuk di Stasiun

Keberangkatan KRL Rute Bekasi Ditambah Lagi Setelah Perubahan Jadwal Bikin Penumpang Menumpuk di Stasiun

Megapolitan
Tunggak Pajak 4 Tahun, Mobil Bergambar Macan Juga Kelabui Petugas dengan Pelat Nomor Palsu

Tunggak Pajak 4 Tahun, Mobil Bergambar Macan Juga Kelabui Petugas dengan Pelat Nomor Palsu

Megapolitan
Sumber Api yang Bakar 4 Lantai di Mal Lokasari Berasal dari Bekas Diskotek Miles

Sumber Api yang Bakar 4 Lantai di Mal Lokasari Berasal dari Bekas Diskotek Miles

Megapolitan
Masih Ada 168 Mobil Mewah Lagi yang Belum Bayar Pajak di Jakarta Utara

Masih Ada 168 Mobil Mewah Lagi yang Belum Bayar Pajak di Jakarta Utara

Megapolitan
Setelah Putri Ma'ruf Amin, Benyamin Juga Kembalikan Formulir Penjaringan ke Hanura

Setelah Putri Ma'ruf Amin, Benyamin Juga Kembalikan Formulir Penjaringan ke Hanura

Megapolitan
Kesadaran PNS Jakarta Timur Dinilai Masih Kurang soal Larangan Bawa Kendaraan Tiap Jumat Pekan Pertama

Kesadaran PNS Jakarta Timur Dinilai Masih Kurang soal Larangan Bawa Kendaraan Tiap Jumat Pekan Pertama

Megapolitan
Komisi B DPRD DKI Duga Ada Anggaran Ganda untuk Pembangunan LRT Jakarta

Komisi B DPRD DKI Duga Ada Anggaran Ganda untuk Pembangunan LRT Jakarta

Megapolitan
Malam Ini hingga Besok, Wilayah Kalideres dan Pegadungan Alami Gangguan Suplai Air

Malam Ini hingga Besok, Wilayah Kalideres dan Pegadungan Alami Gangguan Suplai Air

Megapolitan
19 Mobil Mewah di Apartemen Regata Dipasangi Stiker Belum Bayar Pajak

19 Mobil Mewah di Apartemen Regata Dipasangi Stiker Belum Bayar Pajak

Megapolitan
Ruang UKM di Universitas Pancasila Masih Digunakan Pascapenggerebekan

Ruang UKM di Universitas Pancasila Masih Digunakan Pascapenggerebekan

Megapolitan
Tol Serpong-Cinere Ditargetkan Beroperasi Tahun Depan, Airin: Semoga Tercapai Target

Tol Serpong-Cinere Ditargetkan Beroperasi Tahun Depan, Airin: Semoga Tercapai Target

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X