Kompas.com - 18/06/2020, 11:28 WIB
Penulis Nursita Sari
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Calon peserta didik baru bisa beberapa kali mendaftarkan diri pada penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun ajaran 2020/2021 di DKI Jakarta.

Kepala Bidang Perencanaan dan Penganggaran Dinas Pendidikan DKI Jakarta Ellis Rachmayani mengatakan, calon siswa bisa mendaftar pada PPDB jalur berikutnya jika yang bersangkutan tidak diterima pada suatu jalur.

Pemprov DKI Jakarta diketahui membuka beberapa jalur PPDB secara bertahap.

Baca juga: Jalur Zonasi PPDB Jakarta Dibuka untuk SD, SMP, SMA, Ini Ketentuannya

Ketentuan lainnya, calon siswa juga bisa kembali mendaftar di sekolah lain jika tidak diterima di sekolah pilihan, selama proses pendaftaran masih berlangsung.

"Selama belum diterima di sekolah pilihan, calon peserta didik baru bisa mengajukan pilihan kembali selama masa pendaftaran dalam jalurnya berlangsung," ujar Ellis saat dihubungi Kompas.com, Kamis (18/6/2020).

Ellis mencontohkan, pendaftaran PPDB jalur zonasi akan dibuka pada 25-27 Juni 2020. Seorang calon siswa kemudian memilih tiga sekolah saat mendaftar di jalur tersebut.

"Pada tanggal 26, calon peserta didik baru melihat proses seleksi dan terlempar dari tiga sekolah yang dipilih, dia masih bisa mengajukan lagi pilih sekolah lain yang ada dalam zonasinya sampai tanggal 27," kata Ellis.

Baca juga: Ini Syarat dan Ketentuan Lengkap Jalur Afirmasi PPDB DKI 2020

Proses seleksi tersebut bisa dilihat langsung di situs web ppdb.jakarta.go.id setelah calon siswa log in dengan memasukkan nomor peserta dan password.

Berikut ketentuan lengkap soal calon siswa bisa beberapa kali mendaftar PPDB sesuai ketentuan surat Keputusan (SK) Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Nomor 501 Tahun 2020 tentang Petunjuk Teknis PPDB Tahun Pelajaran 2020/2021.

Baca juga: Pemprov DKI Buka Jalur Inklusi PPDB 2020 untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Ini Ketentuan Lengkapnya...

PPDB PAUD

  1. Calon peserta didik baru memilih satu PAUD pilihan.
  2. Jika tidak diterima di sekolah pilihan, maka calon peserta didik baru dapat mendaftar di sekolah lain selama jadwal pendaftaran masih berlangsung.
  3. Pendaftaran, verifikasi berkas, dan proses seleksi PPDB PAUD berlangsung pada 22 Juni - 4 Juli 2020.

Baca juga: Ada Jalur Perpindahan Orangtua dalam PPDB DKI, Bagaimana Syarat dan Ketentuannya?

PPDB SD

PPDB SD dilaksanakan dengan lima tahap, yakni:

  1. Tahap 1, PPDB jalur inklusi: calon siswa yang belum diterima di sekolah pilihan, dapat mendaftar ke sekolah lain selama waktu pendaftaran masih berlangsung.
  2. Tahap 2, PPDB jalur afirmasi:
    1. Apabila calon siswa tidak diterima di sekolah tujuan, dapat mengikuti proses PPDB jalur lain.
    2. Apabila calon siswa diterima di sekolah tujuan tetapi tidak lapor diri sesuai jadwal yang ditentukan, hanya dapat mengikuti seleksi PPDB tahap akhir.
    3. Apabila calon siswa diterima di sekolah tujuan tetapi mengundurkan diri, maka tidak dapat lagi mengikuti proses PPDB di sekolah negeri.
  3. Tahap 3, PPDB jalur zonasi:
    1. Zonasi berbasis kelurahan: apabila calon siswa diterima tetapi tidak lapor diri, bisa mengikuti seleksi PPDB tahap akhir selama masih tersedia bangku kosong; apabila calon siswa tidak diterima, bisa mengikuti PPDB jalur zonasi berbasis provinsi.
    2. Zonasi berbasis provinsi dan luar Jakarta: apabila calon siswa diterima tetapi tidak lapor diri, bisa mengikuti seleksi PPDB tahap akhir selama masih tersedia bangku kosong.
  4. Tahap 4, PPDB jalur pindah tugas orangtua dan anak guru.
  5. Tahap 5, PPDB tahap akhir: dilaksanakan apabila masih ada sisa kuota setelah pelaksanaan PPDB; hanya diperuntukkan bagi calon siswa berdomisili di Jakarta yang tidak diterima di semua jalur, diterima tetapi tidak lapor diri pada semua jalur, atau belum pernah mendaftar PPDB pada semua jalur.

Baca juga: PPDB Online Jakarta 2020, Ada Jalur untuk Peraih Kejuaraan Olahraga hingga Seni

PPDB SMP dan SMA

PPDB SMP dan SMA dilaksanakan dengan enam tahap, yakni:

  1. Tahap 1, PPDB jalur inklusi (ketentuan seperti PPDB SD).
  2. Tahap 2, PPDB jalur afirmasi (ketentuan seperti PPDB SD).
  3. Tahap 3, PPDB jalur zonasi: apabila calon siswa diterima tetapi tidak lapor diri, bisa mengikuti seleksi PPDB tahap akhir selama masih tersedia bangku kosong.
  4. Tahap 4, PPDB jalur prestasi:
    1. Prestasi non-akademik: calon siswa yang diterima tetapi tidak lapor diri pada sekolah tujuan, dinyatakan mengundurkan diri dan dapat mengikuti proses PPDB Jalur lainnya.
    2. Prestasi akademik: 
      • Jika calon siswa tidak diterima di sekolah tujuan, maka calon siswa dapat mendaftar di sekolah lain selama jadwal pendaftaran masih berlangsung.
      • Calon siswa asal Jakarta yang sudah diterima tetapi tidak lapor diri, hanya dapat mengikuti PPDB jalur akhir.
      • Calon siswa asal luar Jakarta yang sudah diterima tetapi tidak lapor diri, maka tidak dapat memgikuti proses PPDB jalur selanjutnya.
  5. Tahap 5, PPDB jalur pindah tugas orangtua dan anak guru.
  6. Tahap 6, PPDB tahap akhir: dilaksanakan apabila masih ada sisa kuota setelah pelaksanaan PPDB; hanya diperuntukkan bagi calon siswa berdomisili di Jakarta yang tidak diterima di jalur sebelumnya, diterima tetapi tidak lapor diri pada jalur sebelumnya, atau belum pernah mendaftar PPDB pada semua jalur.

Baca juga: Simak, Cara Mendapatkan Token PPDB Online Jakarta 2020

PPDB SMK

PPDB SMK dilaksanakan dengan lima tahap, yakni:

  1. Tahap 1, PPDB jalur inklusi (ketentuan seperti PPDB SD).
  2. Tahap 2, PPDB jalur afirmasi (ketentuan seperti PPDB SD).
  3. Tahap 3, PPDB jalur prestasi (ketentuan seperti PPDB SMP dan SMA).
  4. Tahap 4, PPDB jalur pindah tugas orangtua dan anak guru.
  5. Tahap 5, PPDB tahap akhir: dilaksanakan apabila masih ada sisa kuota setelah pelaksanaan PPDB; hanya diperuntukkan bagi calon siswa berdomisili di Jakarta yang tidak diterima di jalur sebelumnya, diterima tetapi tidak lapor diri pada jalur sebelumnya, atau belum pernah mendaftar PPDB pada semua jalur.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Semarak Malam Puncak Jakarnaval 2022, Lyodra Ajak Penonton Nyanyi di Atas Panggung

Semarak Malam Puncak Jakarnaval 2022, Lyodra Ajak Penonton Nyanyi di Atas Panggung

Megapolitan
PKL Tebet Eco Park Ditempatkan di Dekat Rusun Harum agar Tak Jualan di Trotoar

PKL Tebet Eco Park Ditempatkan di Dekat Rusun Harum agar Tak Jualan di Trotoar

Megapolitan
Update 14 Agustus: Tambah 242 Kasus Covid-19 di Tangsel, Totalnya Kini 98.265

Update 14 Agustus: Tambah 242 Kasus Covid-19 di Tangsel, Totalnya Kini 98.265

Megapolitan
Pemprov DKI Gelontorkan Dana Rp 5,4 Miliar untuk Gelar Jakarnaval 2022

Pemprov DKI Gelontorkan Dana Rp 5,4 Miliar untuk Gelar Jakarnaval 2022

Megapolitan
Update 14 Agustus: Tambah 2.109 Kasus Covid-19 di Jakarta, 19.195 Pasien Dirawat

Update 14 Agustus: Tambah 2.109 Kasus Covid-19 di Jakarta, 19.195 Pasien Dirawat

Megapolitan
Wagub DKI Bantah Wajibkan Pegawai Pemprov Nonton Jakarnaval 2022

Wagub DKI Bantah Wajibkan Pegawai Pemprov Nonton Jakarnaval 2022

Megapolitan
Kebakaran Mobil Karnaval Saat Jakarnaval 2022 Diduga akibat Percikan dari Kembang Api

Kebakaran Mobil Karnaval Saat Jakarnaval 2022 Diduga akibat Percikan dari Kembang Api

Megapolitan
Mobil Karnaval Jakarnaval 2022 Terbakar, Wagub DKI: Kebakaran Sedikit Saja, Tak Masalah

Mobil Karnaval Jakarnaval 2022 Terbakar, Wagub DKI: Kebakaran Sedikit Saja, Tak Masalah

Megapolitan
Bendung Katulampa Siaga 2, Waspada Banjir di Bantaran Kali Ciliwung Jakarta

Bendung Katulampa Siaga 2, Waspada Banjir di Bantaran Kali Ciliwung Jakarta

Megapolitan
Tebet Eco Park Kembali Dibuka Besok, Pemkot Jaksel Siapkan Lahan Parkir Kendaraan

Tebet Eco Park Kembali Dibuka Besok, Pemkot Jaksel Siapkan Lahan Parkir Kendaraan

Megapolitan
Mobil Karnaval Jakarnaval 2022 Tiba-tiba Terbakar, Sebelumnya Ada Nyala Petasan

Mobil Karnaval Jakarnaval 2022 Tiba-tiba Terbakar, Sebelumnya Ada Nyala Petasan

Megapolitan
Pegawai Pemprov DKI Mengaku Diwajibkan Nonton Jakarnaval 2022: Ada Surat Tugasnya

Pegawai Pemprov DKI Mengaku Diwajibkan Nonton Jakarnaval 2022: Ada Surat Tugasnya

Megapolitan
Cara Daftar Masuk Tebet Eco Park melalui Aplikasi JAKI

Cara Daftar Masuk Tebet Eco Park melalui Aplikasi JAKI

Megapolitan
Ruko di Depok Kebakaran Diduga akibat Korsleting, Tumpukan Uang Ikut Terbakar

Ruko di Depok Kebakaran Diduga akibat Korsleting, Tumpukan Uang Ikut Terbakar

Megapolitan
Jakarnaval 2022, Motor dan Mobil Dishub DKI Jajal Sirkuit Formula E

Jakarnaval 2022, Motor dan Mobil Dishub DKI Jajal Sirkuit Formula E

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.