Bawa Tiga Paket Sabu Dalam Karung, Kakak Adik Ditangkap Polisi

Kompas.com - 04/11/2020, 12:36 WIB
Pelaku Pemilik Tiga Paket Narkoba di Palembang ditangkap oleh Polres Jakarta Barat, Selasa (3/11/2020) Dok. Humas Polres Metro Jakarta BaratPelaku Pemilik Tiga Paket Narkoba di Palembang ditangkap oleh Polres Jakarta Barat, Selasa (3/11/2020)

JAKARTA, KOMPAS.com - Kakak adik pemilik tiga paket sabu, AY (40) dan M (39), ditangkap Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat di kawasan Banyuasin, Palembang, Sumatera Selatan, Selasa (3/11/2020).

Tiga paket sabu itu disimpan di dalam karung.

"Dari penangkapan kedua pelaku, anggota menemukan serbuk putih yang diduga narkotika jenis sabu-sabu di dalam karung yang dibawa pelaku," ungkap Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat Kompol Ronaldo Maradona, Rabu (4/11/2020).

Baca juga: Seorang Pencari Suaka asal Iran Ditangkap Polisi karena Beli Sabu-sabu

Ronaldo belum merinci berat tiga paket sabu itu.

Ronaldo berujar, kedua tersangka ditangkap oleh timnya karena sejak awal kasus tersebut ditangani Polres Metro Jakarta Barat.

"Penyelidikannya sejak awal dilakukan oleh tim dari Polres Jakbar," ungkap Ronaldo.

Baca juga: BNN Amankan 118,9 Kg Sabu-sabu dan 80.960 Pil Ekstasi dari 3 Lokasi

Penangkapan tersangka bermula ketika polisi menerima informasi terkait transaksi pengiriman barang haram tersebut.

Menindaklanjuti informasi tersebut, polisi segera menyelidikinya dan bekerja sama dengan Bea Cukai Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Polisi kemudian menangkap tersangka saat keduanya mengendarai sepeda motor dengan membawa sebuah karung besar.

Baca juga: Remaja yang Terlibat Tawuran Geng Romusha Vs Pesing Gunakan Obat Penenang dan Sabu-sabu

Saat itu, kedua tersangka berhenti di depan ruko di Tanjung Api-Api, Banyuasin, Palembang.

Karung besar tersebut ternyata berisi tiga paket sabu.

Ketika ditangkap, tersangka berusaha melarikan diri, tetapi gagal karena polisi telah mengepung lokasi.

Ronaldo belum menjelaskan lebih lanjut perihal kasus tersebut karena masih dalam pengembangan.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hujan Deras, Motor Pengemudi Ojol Rusak Berat Tertimpa Pohon Tumbang

Hujan Deras, Motor Pengemudi Ojol Rusak Berat Tertimpa Pohon Tumbang

Megapolitan
M Taufik Desak Anies Segera Tunjuk Pejabat sebagai Wali Kota Jaksel

M Taufik Desak Anies Segera Tunjuk Pejabat sebagai Wali Kota Jaksel

Megapolitan
Jalan Falatehan Tergenang 50 Cm, Camat: Beban dan Kapasitas Saluran Tak Imbang, Jadi Antre Airnya

Jalan Falatehan Tergenang 50 Cm, Camat: Beban dan Kapasitas Saluran Tak Imbang, Jadi Antre Airnya

Megapolitan
Polisi: Pembuat Hasil PCR Palsu Beraksi Sejak November 2020, Sudah Jual 11 Surat

Polisi: Pembuat Hasil PCR Palsu Beraksi Sejak November 2020, Sudah Jual 11 Surat

Megapolitan
Polisi Mediasi Ormas yang Terlibat Penganiayaan di Bekasi, tapi Proses Hukum Tetap Berjalan

Polisi Mediasi Ormas yang Terlibat Penganiayaan di Bekasi, tapi Proses Hukum Tetap Berjalan

Megapolitan
Tertinggi, 2.121 Jenazah di Jakarta Dimakamkan dengan Protap Covid-19 Sepanjang Januari

Tertinggi, 2.121 Jenazah di Jakarta Dimakamkan dengan Protap Covid-19 Sepanjang Januari

Megapolitan
Pemprov DKI Sebut 100 Jenazah Dimakamkan dengan Protap Covid-19 dalam Sehari

Pemprov DKI Sebut 100 Jenazah Dimakamkan dengan Protap Covid-19 dalam Sehari

Megapolitan
Jalan Falatehan Kebayoran Baru Tergenang Air hingga 50 Sentimeter, Lalu Lintas Sempat Macet

Jalan Falatehan Kebayoran Baru Tergenang Air hingga 50 Sentimeter, Lalu Lintas Sempat Macet

Megapolitan
Ketika Grafik Kasus Positif Covid-19 Harian di DKI Jakarta Melonjak Selama PPKM Jilid Pertama

Ketika Grafik Kasus Positif Covid-19 Harian di DKI Jakarta Melonjak Selama PPKM Jilid Pertama

Megapolitan
Asosiasi RS Swasta: Pemerintah Belum Bayar Uang Perawatan Pasien Covid-19 Puluhan Miliar Rupiah

Asosiasi RS Swasta: Pemerintah Belum Bayar Uang Perawatan Pasien Covid-19 Puluhan Miliar Rupiah

Megapolitan
KPU Tangsel Nyatakan Siap Hadapi Sidang Sengketa Hasil Pilkada 2020

KPU Tangsel Nyatakan Siap Hadapi Sidang Sengketa Hasil Pilkada 2020

Megapolitan
Pemprov DKI Akan Tambah 1.941 Tempat Tidur Isolasi Pasien Covid-19

Pemprov DKI Akan Tambah 1.941 Tempat Tidur Isolasi Pasien Covid-19

Megapolitan
Polisi: Beberapa Pembuat Surat PCR Palsu adalah Pegawai Lab dan Klinik

Polisi: Beberapa Pembuat Surat PCR Palsu adalah Pegawai Lab dan Klinik

Megapolitan
Perempuan Mesum di Halte Senen Tertangkap, Pelaku Pria Masih Diburu

Perempuan Mesum di Halte Senen Tertangkap, Pelaku Pria Masih Diburu

Megapolitan
Dua Anggota Ormas Dianiaya karena Sering Memalak di Kafe Bekasi, Seorang Tewas

Dua Anggota Ormas Dianiaya karena Sering Memalak di Kafe Bekasi, Seorang Tewas

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X